JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI), KH Said Aqil Siroj menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan, Jumat (17/04/2026).
Dalam pertemuan yang dihadiri ratusan santri tersebut, Kiai Said secara simbolis menyerahkan keris pusaka kepada Dubes Iran sebagai tanda persahabatan dan solidaritas.
Kiai Said menegaskan dukungan penuh terhadap Iran dalam menghadapi Israel dan Amerika Serikat (AS). Buya panggilan akrab Kiai Said menyebut dukungan tersebut datang dari 14 organisasi kemasyarakatan Islam yang tergabung dalam LPOI.
“Alhamdulillah pada malam hari ini Pesantren Al-Tsaqafa kedatangan tamu mulia, Dubes Iran. Dengan sikap yang sangat ramah, penuh dengan persaudaraan kita semua mendukung Iran, mendukung bangsa Iran dalam melawan kebatilan, melawan kejahatan, melawan kezaliman Israel dan Amerika,” ujar Kiai Said dalam pertemuan pada Jumat malam.

Lebih lanjut, Kiai Said mengungkapkan bahwa LPOI telah mengirimkan surat terbuka kepada pemimpin Iran, Mojtaba Khamenei, sebagai bentuk dukungan moral dan doa bagi kemenangan Iran.
“Kita mendukung Iran sepenuhnya dengan doa, dengan moral. Berdoa mudah-mudahan bangsa Iran diberi kekutan lahir batin dan kemenangan. Karena musuh di dunia adalah Israel dan Yahudi,” terang Ketua Umum PBNU masa khidmat 2010-2021 itu.
Menurut Kiai Said, Menteri Perang AS, Pete Hegseth juga sempat melontarkan pernyataan kontroversial yang menyatakan bahwa musuh mereka adalah Islam, baik Sunni maupun Syiah. Karena itu, menurutnya, zionisme juga merupakan musuh Islam.
“Dikatakan oleh Menteri Perang Amerika musuh itu adalah Islam, Sunni atau Syiah. Tidak pandang bulu kan? Maka kita boleh menganggap musuh kita adalah Zionis,” ucap Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah ini.
Di tempat yang sama, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Kiai Said dan 14 ormas Islam di Indonesia.
“Saya ucapkan terimakasih kepada Prof KH Said Aqil Siradj atas undangan beliau dan 14 ormas Islam di sini. Dan juga apresiasi kepada beliau yang memberikan dukungan kepada bangsa Iran dan pemerintah Iran dalam menghadapi perang tidak seimbang yang dihadapi negara kami,” katanya.
Ia menyebut dukungan tersebut sangat berarti bagi Iran yang tengah menghadapi tekanan internasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, dikarenakan menyampaikan dukungannya kepada kami. Dikarenakan selama ini telah menunjukkan bahwa Indonesia selalu hadir di sisi yang benar dari sejarah,” utaranya.
Boroujerdi juga mengungkapkan bahwa surat dukungan dari LPOI telah ditujukan kepada pemimpin tertinggi Iran, termasuk Masoud Pezeshkian, sebagai bentuk solidaritas terhadap pemerintah dan rakyat Iran.
Terkait peluang perdamaian, Boroujerdi menyebut bahwa negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat masih berlangsung. Ia berharap adanya perubahan sikap dari pihak AS agar kesepakatan dapat tercapai.
“Negosiasi kami dengan Amerika masih berlanjut. Jika mereka menerima syarat-syarat kami dan belajar dari kesalahan, maka kesepakatan bisa dicapai,” pungkasnya.

























