JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Sejumlah pengasuh pesantren di Jakarta mengharapkan KH. Said Aqil Siroj berkenan menjadi Rais Aam PBNU. Salah satunya disampaikan KH Mir’an Syamsuri yang menyebut NU butuh sosok ulama berpengatahuan luas dan pengayom umat seperti Kiai Said di tengah dinamika kebangsaan.
Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk support moral kepada PBNU menjelang Muktamar NU ke-35 di Tambakberas, Jombang. Sebagai pengelola pondok pesantren dan menjadi bagian bagian dari PBNU, kami berharap PBNU dipimpin sosok ulama seperti Kiai Said.

“Kami dari kalangan pesantren mengharapkan Kiai Said berkenan untuk menjadi Rais Aam PBNU pada Muktamar akhir bulan Agustus nanti. Beliau figur pemimpin yang keilmuannya luas dan seorang yang berkarakter santri,” ujar Kiai Mir’an saat ditemui di Jakarta, Kamis (06/08/2026).
Pengasun Pesantren Al-Ibar ini menilai kepemimpinan KH. Said Aqil selama dua periode sebelumnya membawa banyak kemajuan untuk NU. Banyak program pendidikan langsung bisa dirasakan di pesantren-pesantren, bahkan juga beberapa universitas NU didirikan sebagai wadah pengembangan dari pesantren.
Kiai Mi’an juga menyebut NU butuh sosok yang memiliki kedalaman ilmu sekaligus jejaring global.
“Di era sekarang ini kita butuh Rais Aam yang tidak hanya alim, tapi juga bisa merawat dan mengayomi jam’iyah dengan segala kompleksitasnya. Kiai Said sudah membuktikan itu,” tambahnya.
PBNU dijadwalkan menggelar Muktamar ke-35 pada akhir tahun 2026 di Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang Jawa Timur.
Sejumlah pengasuh pesantren di beberapa daerah menaruh harapan yang serupa agar Kiai Said bersedia memimpin jajaran syuriah PBNU. Muktamar NU sendiri merupakan forum tertinggi untuk memilih Rais Aam dan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031.

























