• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Tugas Terbesar Gus Kikin: Merajut Kembali Nahdliyin yang Sempat Terbelah

Fajar Abad Kedua NU: Rekonsiliasi, Konsolidasi SDM, dan Pentingnya Persatuan

September 2, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

September 23, 2026
Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

September 23, 2026
Gus Lilur

Viral! Gus Lilur Ungkap Dugaan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Disebut

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Fajar Abad Kedua NU: Rekonsiliasi, Konsolidasi SDM, dan Pentingnya Persatuan

KH. Imam Jazuli, Lc. MA. by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
September 2, 2026
in Opini
A A
0
Tugas Terbesar Gus Kikin: Merajut Kembali Nahdliyin yang Sempat Terbelah

Tugas Terbesar Gus Kikin: Merajut Kembali Nahdliyin yang Sempat Terbelah (Foto: Hamdi Zatnika)

517
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Selamat dan tahniah atas amanah besar yang diemban oleh KH. Miftachul Akhyar dan KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dalam memimpin Nahdlatul Ulama periode 2026-2031. Terpilihnya beliau berdua membawa harapan segar sekaligus tanggung jawab peradaban yang amat berat.

Memasuki fajar abad kedua jam’iyah, tugas primordial yang terbentang di hadapan PBNU baru bukanlah sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan melakukan rekonsiliasi total dan meletakkan peta jalan penataan organisasi yang berorientasi ke depan.

Secara historis, kekuatan utama NU sejak dirintis pada tahun 1926 terletak pada daya rekat antara jam’iyah (organisasi) dan jama’ah (warga). Pendiri NU, Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, dalam Muqaddimah Qanun Asasi menegaskan bahwa persatuan (al-ittihad) adalah poros keselamatan dan syarat mutlak bagi kejayaan umat.

Sejarah mencatat bahwa setiap kali energi sosial NU “terhisab” ke dalam polemik internal dan faksionalisme (firqoh), peran strategis keumatan dan kebangsaan NU cenderung meredup. Harga yang harus dibayar untuk sebuah perselisihan internal terlalu mahal. Belajar dari dinamika pasca-Muktamar dari masa ke masa, residu politik dan benturan kepentingan sering kali meninggalkan luka sosial yang melambatkan laju organisasi.

BeritaTerkait:

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Di tengah ketidakpastian global dan pergeseran lanskap sosial-ekonomi nasional, fragmentasi adalah kemewahan yang tidak boleh lagi ditoleransi. Rekonsiliasi (islah) harus menjadi langkah nol PBNU—sebuah ikhtiar sadar untuk menyembuhkan faksionalisme dan meletakkan kembali keutuhan jam’iyah di atas segala kepentingan kelompok.

Penataan NU ke depan menuntut kepengurusan baru untuk berdiri sebagai pengayom yang merangkul seluruh spektrum Nahdliyin tanpa sekat-sekat historis maupun faksional. PBNU harus meretas kembali komunikasi yang sempat tersumbat dan menghimpun kembali potensi-potensi yang berceceran.

Kebesaran NU tidak dibangun di atas prinsip penyeragaman yang kaku, melainkan pada keahlian mengarsitekturi keberagaman kader menjadi sebuah simfoni perjuangan yang harmonis. Potensi sumber daya manusia (SDM) NU saat ini berada pada titik puncak historisnya.

Struktur kepengurusan baru perlu menjadi rumah besar yang merekatkan seluruh keahlian unggul—mulai dari kedalaman ilmu kiai pesantren, keparipurnaan akademisi, kepiawaian teknokrat, hingga mobilitas aktivis muda. Mengonsolidasikan seluruh potensi SDM ini secara inklusif dan meritokratis akan mengubah potensi kuantitatif NU yang masif menjadi kekuatan kualitatif yang nyata dan diperhitungkan di tingkat global.

Langkah ini mendesak karena tantangan abad kedua NU jauh lebih kompleks ketimbang abad pertama. NU kini berhadapan dengan disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, perubahan iklim, serta pergeseran peta geopolitik dunia yang berpotensi memicu krisis kemanusiaan. Tanpa konsolidasi internal yang solid dan tata kelola organisasi modern (tanzhim), NU akan kesulitan merespons dinamika zaman yang bergerak cepat dan sporadis.

Transformasi kelembagaan NU tidak boleh lagi bertumpu pada pola patronase personal semata, melainkan pada penguatan sistem yang akuntabel dan profesional. PBNU baru perlu membangun tata kelola berbasis data (data-driven governance), memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui jejaring usaha berbasis pesantren, serta menegaskan kembali peran kebudayaan NU sebagai pengawal moderasi beragama di ranah domestik maupun internasional.

Khidmah NU pada abad kedua pada akhirnya menuntut kualifikasi kader yang berbeda. Rekonsiliasi dan penataan struktur organisasi harus bermuara pada satu tujuan: penyiapan kader-kader terbaik yang militan, adaptif, dan berwawasan luas. Militansi abad kedua tidak hanya berakar pada keteguhan akidah Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, tetapi juga pada penguasaan sains, teknologi, serta tata kelola publik yang berintegritas.

Kaderisasi yang militan dan terstruktur adalah kunci untuk memastikan sanad keilmuan dan perjuangan para pendiri NU tetap menyala di tengah arus modernitas. Kader abad kedua harus mampu menjadi penerjemah ajaran Islam Nusantara ke dalam bahasa-bahasa peradaban modern, baik di panggung kebijakan publik, laboratorium penelitian, hingga forum-forum diplomasi internasional.

Dengan kepemimpinan KH. Miftachul Akhyar dan Gus Kikin yang mengedepankan nilai-nilai keteladanan, kebersamaan, dan ketegasan visi, PBNU memiliki momentum emas untuk merapatkan kembali barisan. Mengakhiri polemik, merangkul semua elemen terbaik, dan melangkah bersama dalam satu derap napas adalah cara terbaik menghormati warisan para muassis, demi mewujudkan NU sebagai jangkar stabilitas kebangsaan dan Rahmatan lil ‘Alamin bagi dunia. Wallahu’alam.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA., Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

Share207Tweet129SendShare
KH. Imam Jazuli, Lc. MA.

KH. Imam Jazuli, Lc. MA.

Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

BeritaTerkait

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 
Agenda

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

by liputan9news
September 24, 2026
0

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Read more
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In