• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Islah Bahrawi: DNA Islam Bukan Politik, Melainkan Akhlak dan Rahmat

Islah Bahrawi: DNA Islam Bukan Politik, Melainkan Akhlak dan Rahmat

May 25, 2023
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
Bahar bin Smith. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

Bahar Smith Tersangka Kasus Penganiayaan, Polisi Gunakan Pasal Pencurian dengan Kekerasan

February 2, 2026
Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

Komunikasi Transendental dan Sejarah Leluhur Melalui Tawasul

February 1, 2026
Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

Ekonom Salamuddin Daeng: BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA sebagai Amanat Pasal 33 UUD 1945

February 1, 2026
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 2, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Islah Bahrawi: DNA Islam Bukan Politik, Melainkan Akhlak dan Rahmat

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
May 25, 2023
in Uncategorized
A A
0
Islah Bahrawi: DNA Islam Bukan Politik, Melainkan Akhlak dan Rahmat

Gus Islah Bahrawi (kanan), dan Dr. Zakky Mubarok, MA (kiri) dalam kajian LADISNU yang diselenggarakan di Resto dan Cafe Dapurempa Kantor LADISNU Jalan Antara No. 12 Pasar Baru Jakarta Pusat, Rabu (24/05/2023).

511
SHARES
1.5k
VIEWS

Jakarta, Liputan9.id –  Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) menggelar acara kajian rutin bulanan dengan topik Radikalisme dan Ancaman Kebangsaan di Indonesia Pasca Pemilu 2024, sebagai narasumber Gus Islah Bahrawi. Kegiatan serial LADISNU tersebut diselenggarakan di Resto dan Cafe Dapurempa Kantor LADISNU Jalan Antara No. 12 Pasar Baru Jakarta Pusat, Rabu (24/05/2023).

Gus Islah Bahrawi sebagai narasumber utama menyebut bahwa DNA Islam bukan politik, melainkan akhlak dan rahmat.

“Mengutip pernyataan Imam As-Suyuthi yang mengatakan kitab tentang Rasulullah mewariskan suksesi adalah berbohong karena sanadnya tidak jelas”. Ujar Direktur Ekskutif Jaringan Moderat Indonesia (JMI) tersebut.

BeritaTerkait:

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

BEM PTNU Se-Nusantara Tegas Menolak Wacana Pilkada dipilih oleh DPRD.

“Rasulullah tidak pernah mewariskan penggantinya dengan isyarat Rasulullah tidak akan mewariskan Islam untuk politik. Terbukti kemudian ketika politik digandeng paksa dalam Islam yang terjadi adalah konflik sesama orang Islam,” tambahnya.

Hal itu bisa dipertegas dengan tulisannya Gus Islah di Twitter mengenai pembunuhan demi pembunuhan di eropa yang terjadi karena intrik politik.

“Politik memecah belah kita, kemudian mengajari kita mengkafirkan sesama orang Islam. Sunni, Syiah bermusuhan 1.400 tahun lebih karena politik, kemudian melahirkan firqah firqah dan fiqih sendiri,” jelas Ketua Yayasan Sinergi Moderasi Nusantara (SMN) itu.

Maka dari itulah Gus Islah menolak politisasi agama, karena dirinya berkeyakinan yang memecah agama apapun adalah politik.

Sedari itu, yang namanya politisasi agama di Indonesia menurutnya sudah berkembang sejak lama dari 2014 hingga 2019.

“Angka perceraian dari 2014 sampai hari ini gara-gara pilihan politik berberda adalah 1.321. Kelompok kelompok politik menarik  menjadikan agama sebagai tunggangan, karena agama berbasis dogma. Karena politik ingin membangun dogma didalam partai politik, dan berbagai harokah harokah untuk siasah mereka,” terang Gus Islah.

Pada akhirnya dalam penuturan Gus Islah mereka menemukan agama yang sudah ada dogmanya didalam. Kemudian dogma ini ditempelkan kepada kepentingan politik sehingga orang beranggapan kalau mendukungnya, berarti mendukung agama tersebut.

Hal serupa bukan hanya terjadi di Islam atau Pilkada 2017 DKI Jakarta, melainkan itu juga terjadi juga di Hungaria, Brazil, Mexico, dan bahkan Amerika.

“Praktek praktek ini menjadi trend belakangan ini karena murah dan instan. Hal itu akan berlaku di 2024, apalagi nanti 100 tahun tumbangnya Khilafah dan dihubungkan dengan hadits yang akan melahirkan seorang Mujaddin,” kata Tenaga Ahli Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme dan Terorisme Mabes Polri itu.

Politisasi agama menurutnya tidak bisa dibendung karena merupakan kebebasan dari demokrasi. Mereka mengharamkan demokrasi tapi memanfaatkan kebaikan kebaikan demokrasi.

“Kedua, poltik sangat tertarik terhada agama yaitu adanya kemartiran. Dalam artian kalau orang yang memperjuangkan agama, secara otomatis akan masuk surga. Ketiga adalah messianic believe dalam artian membuat kekuasaan di akhir zaman,” jelas Gus Islah.

Tiga hal dalam agama itu menurutnya bisa ditunggangi untuk kepentingan politik. Karena secara faktual, perbedaan itu bisa menciptakan kubu atau klaster dalam Islam maupun agama lain yang ujung-ujungnya adalah saling menyalahkan dan saling mengkafirkan satu sama lain.

“Makanya terorisme itu tidak ada agamanya,” menurut Gus Islah dalam diskusi yang diselenggarakan oleh LADISNU.

“Politisasi agama menurut saya terlepas dari itu menurut para alim ulama menganggap terdapat maslahat atau mudharat, tetapi setiap politisasi agama berujung kepada penghalalan setiap kejahatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut secara historis menurut Gus Islah itu bisa dibuktikan, setiap kejahatan yang mengatasnamakan agama akan terlihat terhormat.

“Hal itu yang menjadi pakem oleh kelompok kelompok politik di negara manapun, terlebih khusus di Indonesia yang menunggangi Islam akan menggunakan kendaraan kendaraan agama sebagai alat untuk menjaring kekuatan elektoral,” ucap alumni Pondok Pesantren Syaikhona Moh Cholil Bangkalan ini.

“Hanya satu yang memajukan agama Islam yaitu ilmu pengetahuan, secara historis dan empiris sudah terbukti dan inilah yang harus kita gelorakan. Kalau lewat politik kita selalu gagal, maka formula yang paling tepat adalah ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Karena dengan itu, warisan nabi bisa terjaga (akhlak dan rahmat) dengan cara digandeng ilmu pengerahuan.

Kajian aktual tersebut di moderatori oleh Dr. KH. Ulil Abshar, dan Dr. Zakky Mubarok, MA sebagai pemateri pembanding.

Kegiatan ini pula dihadiri oleh para pengurus LADISNU, HISMINU, P2MI. Disempurnakan dengan doa penutup majelis oleh KH. Abdul Manan, S.Ag., M.M. (MFA)

Tags: Islah BahrawiIslamPemilu 2024PolitikPolitisasi AgamaRadikalisme
Share204Tweet128SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme
Nasional

PNIB: Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih dari Konten Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme

by liputan9news
January 21, 2026
0

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS - Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menyoroti semakin masifnya penyebaran konten intoleransi, radikalisme, Khilafah dan terorisme di...

Read more
Prof. Ali Mochtar Ngabalin

Beratnya Beban Kerja Panitia Pilkada, Ali Mochtar Ngabalin: E-Voting sebagai Solusi Bijak

January 20, 2026
Islah Bahrawi (Gus Islah)

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

January 17, 2026
Achmad Baha’ur Rifqi, Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara (Foto: WLY/GW/MSN)

BEM PTNU Se-Nusantara Tegas Menolak Wacana Pilkada dipilih oleh DPRD.

December 30, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Foto: Ilustrasi

Doa Aulia Allah Khusus untuk Malam Nisfu Sya’ban Lengkap dengan Latin dan Artinya

February 2, 2026
BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

BEM PTNU Lampung Apresiasi Sikap Kapolri

February 2, 2026
HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy, Founder Owner Rokok Bintang Sembilan

Rokok Rakyat dan Konglomerat dalam Paradoks Kebijakan Cukai

February 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In