• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Foto: Ilustrasi

Kaffah Tanpa Khilafah: Kritik Atas Imajinasi HTI

June 11, 2026
Foto: KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam)

Lima Pilar Kembalikan Wibawa dan Kehormatan PBNU

June 10, 2026
PNIB Minta Pemerintah Usut Tuntas Mega Skandal BGN

PNIB Minta Pemerintah Usut Tuntas Mega Skandal BGN

June 10, 2026
Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

June 10, 2026
Zakky Mubarok

Gundah dan Gelisah

June 10, 2026
Syafrudin Budiman SIP, Ketua Umum DPP Perhimpunan UKM Indonesia.

Pengaruh Perspektif dan Kepercayaan Terhadap Valuasi Investasi

June 10, 2026
Daniel E. Lunesi Kepala BPN Labuan Bajo Manggarai Barat Diduga Bermain Kotor, Putusan MA Dilawan

Daniel E. Lunesi Kepala BPN Labuan Bajo Manggarai Barat Diduga Bermain Kotor, Putusan MA Dilawan

June 10, 2026
BEM PTNU DIY Desak Evaluasi Total MBG, Dorong Transparansi dan Pengawasan Publik

BEM PTNU DIY Desak Evaluasi Total MBG, Dorong Transparansi dan Pengawasan Publik

June 10, 2026
KPK Nyatakan Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Perkara Uuap impor Barang KW

KPK Nyatakan Nama Raffi Ahmad Muncul dalam Perkara Suap Impor Barang KW

June 9, 2026
Relawan Emak-Emak Prabowo Apresiasi Pengangkatan Ibu Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, Dorong Program Gizi Tepat Sasaran

Relawan Emak-Emak Prabowo Apresiasi Pengangkatan Ibu Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

June 8, 2026
Soliditas NU Bengkulu, Gus Salam; Teladan Khidmah Demi Kemashlahatan Umat

Soliditas NU Bengkulu, Gus Salam: Teladan Khidmah Demi Kemaslahatan Umat

June 8, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, June 11, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Kaffah Tanpa Khilafah: Kritik Atas Imajinasi HTI

Oleh: Ayik Heriansyah

liputan9news by liputan9news
June 11, 2026
in Opini
A A
0
Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

492
SHARES
1.4k
VIEWS

BANDUNG | LIPUTAN9NEWS

Di antara slogan yang paling sering diulang dalam propaganda politik Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah seruan untuk menerapkan “Islam secara kaffah”. Bagi HTI, frasa tersebut lebih dari sekadar ajakan beragama secara sungguh-sungguh, melainkan landasan normatif untuk menegakkan sistem politik Islam dalam bentuk khilafah.

Dengan konstruksi argumentasi bahwa Islam harus diterapkan secara kaffah, penerapan kaffah harus berbentuk sistem Islam, sistem Islam harus berupa khilafah, dan karena itu sistem selain khilafah bukan sistem Islam. Apakah benar demikian?

Ayat yang menjadi sandaran utama adalah QS. Al-Baqarah [2]: 208:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ادْخُلُوْا فِى السِّلْمِ كَاۤفَّةً ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan dan jangan mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia musuh yang nyata bagimu.”

BeritaTerkait:

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

Rekam Jejak Kudeta Hizbut Tahrir

Thalabun Nushrah dan Kekerasan Laten Hizbut Tahrir

Ayat ini ayat Madaniah, ayat yang turun ketika Rasulullah Saw tinggal di Madinah dalam naungan Daulah Nabawiyah. Ketika ayat ini turun Daulah Islam (Daulah Nabawiyah) sudah tegak. Sehingga dapat dipastikan ayat ini bukan perintah untuk mendirikan daulah (negara).

Ayat ini juga tidak ada hubungannya dengan sistem Khilafah. Dapat dipahami dari asbabun nuzul ayatnya. Dalam riwayat yang dinisbatkan kepada Ibnu Abbas dan dikutip oleh Imam Al-Nasafi, ayat ini turun berkaitan dengan masuk Islamnya Abdullah bin Salam dan beberapa orang Yahudi yang menerima Nabi Muhammad SAW tetapi masih mempertahankan sebagian praktik syariat Nabi Musa AS.

Di antaranya tetap mengagungkan hari Sabtu dan menghindari makanan tertentu seperti daging dan susu unta. Mereka meminta agar tetap diperbolehkan menjalankan sebagian tradisi lama dengan alasan karena Taurat juga berasal dari Allah. (Imam Al-Nasafi, Tafsir Al-Nasafi / Madārik al-Tanzīl wa Haqā’iq al-Ta`wīl, Juz I, hlm.112).

Dari asbābun nuzūl ayat ini memang berbicara tentang syariah yang berhubungan dengan masalah hari ritual, makanan dan minuman. Kesemuanya merupakan amal-amal fardiyah (pribadi) yang tidak ada kaitannya dengan daulah (negara) dan nizhamul hukmi (sistem pemerintahan).

Kewajiban menjalankan syariah secara kaffah (menyeluruh) dalam ayat tersebut dalam konteks pribadi. Seorang muslim tidak dibenarkan menerima sebagian ajaran lalu menolak sebagian lainnya berdasarkan selera pribadi.

Penjelasan ini sejalan dengan tafsir klasik. Imam Al-Tabari memilih makna as-silmi sebagai Islam, bukan perdamaian. Menurut beliau, sasaran ayat adalah orang beriman agar masuk ke dalam Islam secara utuh. Al-Tabari juga menjelaskan bahwa kaffah bermakna jamī‘an (keseluruhan).

Ada dua kemungkinan secara gramatikal: menjelaskan hal (keadaan) kaum muslimin atau menjelaskan keseluruhan ajaran Islam. Pendapat yang lebih kuat menurut beliau adalah yang kedua. (Imam Al-Thabari, Tafsir Al-Thabari, Juz III, hlm. 598).

Jika pendapat Al-Tabari diikuti secara konsisten, maka kesimpulannya, yang diperintahkan adalah masuk ke dalam seluruh ajaran Islam, bukan masuk ke dalam satu model sistem politik tertentu (khilafah). Artinya, fokus ayat tetap berada pada komitmen keberislaman individu, bukan pada bentuk negara dan sistem pemerintahan.

Muncul persoalan dalam imajinasi HTI. Mereka menerima asbābun nuzūl dan menerima bahwa objek ayat adalah syariah, tetapi kemudian memperluas makna syariah menjadi kewajiban membangun satu bentuk sistem politik tunggal (khilafah). Imajinasi ini menggeser makna kaffah dari hal fardiyah (individu) menjadi hal nizhamiyah (sistem).

Padahal, menjalankan syariah secara menyeluruh tidak identik secara otomatis dengan bentuk negara dan sistem pemerintahan. Salat adalah syariah, tetapi tidak memerlukan kementerian salat. Akhlak adalah syariah, tetapi tidak memerlukan negara akhlak. Keadilan adalah syariah, tetapi bentuk institusinya dapat beragam sesuai konteks sejarah dan masyarakat.

Kesalahan berikutnya adalah menjadikan ayat normatif sebagai cetak biru politik. Dari ayat yang berbicara tentang konsistensi individu dalam beragama, kemudian ditarik menjadi narasi tentang delegitimasi negara-bangsa modern. Akibatnya muncul ilusi bahwa umat Islam yang hidup di luar sistem khilafah belum menjalankan Islam secara kaffah.

Karena itu, Islam kaffah lebih tepat dipahami sebagai totalitas iman, ibadah, akhlak, muamalah, ilmu, dan tanggung jawab sosial yang dijalankan secara konsisten oleh seorang individu. Sistem politik dapat menjadi sarana mewujudkan ajaran, nilai dan norma Islam, tetapi bukan definisi dari Islam kaffah itu sendiri.

Ayik Heriansyah, Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat.

Tags: Ayik HeriansyahHTIImajinasiKffahKhilafah
Share197Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Ibnu Saud di Arab saudi pada 1911.(Getty Images)
Opini

Take Down Wahabi dari Muka Bumi

by liputan9news
October 18, 2025
0

BANDUNG | LIPUTAN9NEWS Apa yang disarankan oleh Kiai Said Aqil Siraj agar pemerintah menghapus media online dan akun-akun media yang...

Read more
PNIB

PNIB Minta Waspadai HTI Pengusung Khilafah, Sasar Medsos sebagai Alat Propaganda Generasi Muda

October 8, 2025
Hizbut Tahrir

Rekam Jejak Kudeta Hizbut Tahrir

October 3, 2025
Thalabun Nushrah dan Kekerasan Laten Hizbut Tahrir

Thalabun Nushrah dan Kekerasan Laten Hizbut Tahrir

October 1, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2585
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Foto: Ilustrasi

Kaffah Tanpa Khilafah: Kritik Atas Imajinasi HTI

June 11, 2026
Foto: KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam)

Lima Pilar Kembalikan Wibawa dan Kehormatan PBNU

June 10, 2026
PNIB Minta Pemerintah Usut Tuntas Mega Skandal BGN

PNIB Minta Pemerintah Usut Tuntas Mega Skandal BGN

June 10, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In