• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

June 10, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

September 23, 2026
Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

September 23, 2026
Gus Lilur

Viral! Gus Lilur Ungkap Dugaan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Disebut

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

Oleh: Muhammad Rifai. S.Pd., M.Pd. 

liputan9news by liputan9news
June 10, 2026
in Opini
A A
0
Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya

Pesan Spiritual dan Estafet Pusaka Kabudhanan dari KH. Imam Jazuli untuk Gus Yahya (Foto: Dok. Ponpes BIMA)

516
SHARES
1.5k
VIEWS

CIREBON | LIPUTAN9NEWS

Menjadi saksi dan penjaga peradaban masa lalu melalui benda-benda pusaka warisan Ayahanda, KH. Imam Jazuli, adalah sebuah amanah yang sarat akan makna spiritual dan sejarah bagi saya. Di balik sosoknya yang progresif, welas asih, dan lekat dengan dunia otomotif, Ayahanda adalah seorang pengamal tirakat Dalailul Khairat yang begitu tekun.

Rutinitas spiritual itu tidak hanya membentuk ketukan batin beliau, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian yang luar biasa terhadap peninggalan leluhur.

Kepercayaan beliau kepada saya untuk menyimpan dan merawat benda-benda bersejarah ini adalah sebuah kehormatan besar. Di antara deretan keris, tombak, tongkat, tasbih, pedang, batu permata, uang kuno, peti dan golok-golok tua yang dikumpulkan beliau dari berbagai warisan leluhur maupun hasil lelang, ada satu pusaka yang memiliki tempat sangat istimewa di hati kami.

Pusaka itu adalah sebuah golok yang menurut cerita tutur dari para arkeolog, diyakini sebagai warisan Gunung Kidul-Cirebon yang berasal dari Era Kabudhanan pada Tahun 822 Masehi. Usianya yang mencapai ribuan tahun membuat golok ini bukan sekadar senjata, melainkan saksi bisu perjalanan panjang peradaban nusantara.

BeritaTerkait:

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Kiai Anwar Iskandar dan Kiai Imjaz Pacu 680 Pesantren Rintisan

Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua

Dari Nol Menuju 10 Ribu Pesantren Rintisan yang Adaptif

Aura keteduhan dan ketegasan seolah memancar dari besi sepuhan masa lalu tersebut, mengingatkan kita pada kebesaran para empu dan leluhur di masa silam.

Bagi saya, merawat pusaka-pusaka ini adalah sebuah bentuk penghormatan terhadap akar budaya dan spiritualitas bangsa. Benda-benda ini memuat nilai filosofis yang dalam, tentang bagaimana masa lalu dibangun dengan ketelitian, doa, dan kesabaran.

Setiap kali saya membersihkan bilah demi bilah pusaka, ada dialog batin yang tersambung antara saya, Ayahanda, dan sang pencipta peradaban di zaman dahulu.

Bukti kecintaan dan totalitas Ayahanda terhadap pusaka ini terlihat jelas saat beliau menghadiahkan pusaka berharga kepada Gus Yahya. Hadiah itu bukan sekadar benda antik yang memiliki nilai tinggi, melainkan simbol estafet nilai, sejarah, dan kasih sayang yang tulus.

Melihat bagaimana Ayahanda dengan mantap memberikan pusaka yang begitu berharga kepada Gus Yahya adalah cerminan dari betapa mulia dan tingginya kedudukan sang penerima di mata beliau. Sebuah pusaka peninggalan Era Kabudhanan tidak akan jatuh ke tangan yang salah. Ia harus diberikan kepada seseorang yang memiliki kapasitas, jiwa kepemimpinan, dan kecintaan yang sama terhadap warisan leluhur.

Bagi saya, peristiwa tersebut adalah sebuah refleksi. Bahwa pusaka sejati tidak hanya terletak pada ketajaman atau nilai historis sebuah besi dan baja, melainkan pada kemurnian niat dan seberapa besar manfaat sang penerima bagi umat. Dan di mata Ayahanda, Gus Yahya adalah sosok yang tepat untuk menjaga amanah peradaban tersebut.

Hari Sabtu, tanggal 6 Juni 2026 siang, saat jemari Ayahanda melepaskan golok berusia seribu tahun itu untuk berpindah ke tangan Gus Yahya, atmosfer di sekeliling kami seolah melambat, diselimuti keheningan yang menggetarkan sanubari.

Ada rasa haru yang begitu mendalam mencuat ke permukaan; menyaksikan bagaimana sebuah benda yang selama ini dirawat dengan titisan doa malam dan tirakat panjang, kini harus dilepaskan. Keikhlasan Ayahanda saat itu bukan sekadar tentang merelakan sebuah logam mulia peninggalan sejarah, melainkan tentang menyerahkan sepotong denyut nadi spiritualitasnya demi sebuah penghormatan yang lebih tinggi.

Di tangan Gus Yahya, besi sepuhan Era Kabudhanan itu seolah menemukan pelabuhan takdirnya yang sejati. Menyaksikan momen perpindahan tersebut, dada saya bergemuruh oleh perpaduan rasa bangga dan keharuan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata—ada keselarasan yang tak kasat mata antara wibawa kuno sang pusaka dan keteduhan jiwa sang penerima.

Pertemuan dua tokoh itu menegaskan sebuah kebenaran spiritual: bahwa pusaka luhur tidak akan pernah salah memilih tuannya, ia akan selalu bergerak mencari resonansi jiwa yang sama-sama berjuang demi tegaknya nilai-nilai kemanusiaan.

Peristiwa bersejarah ini menitipkan pesan inspiratif yang begitu kuat bagi kita semua, bahwa warisan terbaik tidak pernah dimaksudkan untuk disimpan secara egois dalam kesunyian lemari kaca, melainkan untuk mengawal perubahan dan membawa kemaslahatan yang lebih luas.

Ayahanda mengajarkan arti dari sebuah keikhlasan radikal—bahwa bentuk cinta tertinggi terhadap sebuah mahakarya adalah ketika kita mampu mempercayakannya kepada sosok yang tepat untuk meneruskan api perjuangannya. Keberanian untuk melepas dan keluhuran untuk menerima tanggung jawab adalah fondasi kokoh tempat sebuah peradaban mulia dibangun kembali.

Kini, setiap kali saya memandang ruang kosong tempat golok itu dulu tersimpan, tidak ada lagi rasa kehilangan di hati saya, melainkan rasa damai dan keyakinan yang membuncah.

Saya tahu, di bawah dekapan hangat dan penjagaan Gus Yahya, pusaka tersebut tidak sekadar menjadi pajangan masa lalu, melainkan energi spiritual yang menyertai langkah-langkah besar beliau dalam memimpin dan mengayomi umat. Melalui estafet mulia ini, ruh perjuangan, welas asih, dan keteguhan batin Ayahanda akan terus hidup, abadi melintasi zaman, mengawal masa depan Nusantara yang gemilang.

Muhammad Rifai, S.Pd., M.Pd., Dewan guru di Pesantren Bina Insan Mulia, Perawat koleksi benda-benda Pusaka di Pesantren Insan Mulia

Kreteria Calon Rais Aam Ideal: Pemimpin Spiritual dan Penentu Kebijakan Strategis PBNU

Tags: Imam JazuliPesanPesantrenSpiritual
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?
Pendidikan

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

by KH. Imam Jazuli, Lc. MA.
September 24, 2026
0

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Read more
Kiai Anwar Iskandar dan Kiai Imjaz Pacu 680 Pesantren Rintisan

Kiai Anwar Iskandar dan Kiai Imjaz Pacu 680 Pesantren Rintisan

September 23, 2026
Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua

Kiai Miftah dan Tantangan NU Memasuki Abad Kedua

September 22, 2026
Dari Nol Menuju 10 Ribu Pesantren Rintisan yang Adaptif

Dari Nol Menuju 10 Ribu Pesantren Rintisan yang Adaptif

September 19, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In