• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Diskusi Budaya

Merajut Nilai di Tengah Perbedaan: Refleksi Budaya Sulawesi Tengah di Palu

January 12, 2026
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Merajut Nilai di Tengah Perbedaan: Refleksi Budaya Sulawesi Tengah di Palu

liputan9news by liputan9news
January 12, 2026
in Nasional
A A
0
Diskusi Budaya

Merajut Nilai di Tengah Perbedaan: Refleksi Budaya Sulawesi Tengah di Palu (Foto: MS/MSN)

515
SHARES
1.5k
VIEWS

PALU | LIPUTAN9NEWS
Diskusi Ngaji Budaya yang digelar pada Sabtu malam (10/01/2026) di Jalan Diponegoro, Kota Palu, mengangkat tema “Merajut Nilai-Nilai Luhur di Sulawesi Tengah”. Kegiatan ini menghadirkan Kandidat Doktor Muhammad Nur Ahsan, pakar sejarah, sebagai pemantik diskusi.

Dalam pemaparannya, Muhammad Nur Ahsan menekankan pentingnya memahami perubahan generasi dalam konteks budaya. Ia menjelaskan bahwa generasi saat ini berada pada persimpangan antara Generasi X, Z, hingga Alpha, yang masing-masing tumbuh dalam kondisi sosial dan teknologi yang berbeda.

“Generasi X masih merasakan telepon koin, wartel, dan istilah interlokal. Sementara generasi Z lahir sudah memegang handphone. Sekarang saya bahkan main Mobile Legends dengan generasi Alpha, anak saya sendiri,” ujar Nur Ahsan.

Ia juga menyinggung peran pendidik dalam menghadapi perubahan tersebut, dengan membedakan tugas guru dan dosen. Menurutnya, dosen tidak hanya mengajar, tetapi juga dituntut melakukan penelitian, publikasi ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.

BeritaTerkait:

Resonara Podcast Ungkap Strategi Baru Bapenda Palu, dari Tapping Box hingga Pengawasan “Jaragasi”

Lewat Resonara Podcast, Prof Saefudin Gaungkan Konsep Edu-Ekologis Islam

Dukungan Tokoh Muda Alkhairaat Menguat, Helmi Kwarta Siap Menjadi Kapolda Sulteng

Peringati Hari Penyiaran Nasional, Resonara Gelar Diskusi Publik Tantangan Era Digital

Masuk ke pokok pembahasan, Nur Ahsan menegaskan bahwa diskusi kebudayaan tidak bisa dilepaskan dari pemahaman tentang perbedaan antara budaya dan peradaban. Ia menjelaskan bahwa budaya (culture) bersifat komunal dan terbatas pada kebiasaan suatu kelompok, sementara peradaban (civilization) mencakup kesamaan nilai dalam komunitas yang jauh lebih luas.

“Budaya anak UIN dengan anak Untad bisa berbeda. Itu budaya. Tapi kesamaan besar yang menghubungkan banyak komunitas itulah peradaban,” terangnya.

Lebih lanjut, Nur Ahsan mencontohkan adanya berbagai peradaban besar seperti Barat, Cina, India, Timur Tengah, hingga dunia Melayu atau Malay World. Menurutnya, peradaban Timur Tengah tidak selalu identik dengan peradaban Islam, karena keduanya memiliki konteks yang berbeda.

Terkait Sulawesi Tengah, Nur Ahsan mengingatkan agar tidak menyamaratakan identitas budaya masyarakatnya. Ia menolak anggapan bahwa seluruh masyarakat Sulawesi Tengah dapat disatukan dalam satu budaya Kaili.

“Budaya orang Kaili berbeda dengan budaya orang Pantai Timur seperti Lauje. Bahasanya beda jauh. Bahasa itu indikator paling mudah untuk melihat perbedaan kebudayaan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa di Sulawesi Tengah sendiri terdapat banyak sub-suku dan bahasa, termasuk berbagai dialek Kaili seperti Kaili Ledo, Kaili Baado, Kaili Kunde, hingga Kaili Tara. Keberagaman tersebut, menurutnya, menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah bukan satu budaya tunggal, melainkan kumpulan budaya yang beragam.

Selain itu, Nur Ahsan mengajak peserta diskusi untuk memahami kondisi geografis Sulawesi Tengah dengan melihat peta secara utuh. Menurutnya, wilayah ini memiliki tiga pintu laut utama yang memengaruhi karakter budaya masyarakatnya.

“Sulawesi Tengah menghadap ke Laut Maluku, Laut Sulawesi, Selat Makassar, dan Teluk Tomini. Orang yang hidup menghadap laut yang berbeda, tidak bisa disamakan budayanya,” ajaknya.

Ia mencontohkan perbedaan karakter masyarakat Banggai, Bungku, Parigi, Palu, hingga Donggala yang terbentuk dari orientasi laut dan jalur interaksi yang berbeda-beda sejak lama.

Diskusi Ngaji Budaya ini menjadi ruang reflektif bagi peserta untuk memahami keberagaman Sulawesi Tengah secara lebih adil dan mendalam, sekaligus mengajak generasi muda agar tidak menyederhanakan identitas budaya hanya dalam satu label.

(MS/MSN)

Tags: DiskusiDoktor Muhammad Nur AhsanNgaji BudayaPakar SejarahPaluRefleksi Budaya Sulawesi Tengah
Share206Tweet129SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Resonara Podcast Ungkap Strategi Baru Bapenda Palu, dari Tapping Box hingga Pengawasan “Jaragasi”
Nasional

Resonara Podcast Ungkap Strategi Baru Bapenda Palu, dari Tapping Box hingga Pengawasan “Jaragasi”

by liputan9news
May 11, 2026
0

PALU | LIPUTAN9NEWS Podcast Resonara episode ke 9 menghadirkan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Pendapatan Daerah Kota Palu, Sahdin S.H.,...

Read more
Lewat Resonara Podcast, Prof Saefudin Gaungkan Konsep Edu-Ekologis Islam

Lewat Resonara Podcast, Prof Saefudin Gaungkan Konsep Edu-Ekologis Islam

May 4, 2026

Dukungan Tokoh Muda Alkhairaat Menguat, Helmi Kwarta Siap Menjadi Kapolda Sulteng

April 13, 2026
Peringati Hari Penyiaran Nasional, Resonara Gelar Diskusi Publik Tantangan Era Digital

Peringati Hari Penyiaran Nasional, Resonara Gelar Diskusi Publik Tantangan Era Digital

April 7, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In