Perkembangan teknologi di era digital membuat penggunaan jaringan computer semakin meningkat dan menuntut koneksi yang cepat dan stabil. Jaringan computer ini sangat berperan penting dalam mendukung berbagai aktivitas, seperti pembelajaran daring, system informasi, dan komunikasi data. Namun, masih banyak jaringan yang belum bekerja secara optimal sehingga menyebabkan gangguan koneksi dan keterlambatan pengiriman data.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja jaringan komputer dan melakukan upaya optimalisasi agar kinerjanya lebih baik. Metode penelitian yang kami lakukan ini menggunakan motode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pengukuran parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan konfigurasi jaringan komputer. Oleh karena itu, optimalisasi jaringan komputer sangat diperlukan untuk mendukung kebutuhan teknologi di era digital.
Kata kunci : jaringan komputer, kinerja jaringan, QoS, optimasi jaringan, era digital
Perkembangan teknologi informasi di era digital membuat penggunaan jaringan komputer semakin luas. Hampir semua aktivitas , baik di bidang pendidikan, bisnis, bahkan pemerintahan, semuanya bergantung pada jaringan komputer. Oleh karena itu, kinerja jaringan yang baik sangat dibutuhkan agar proses pertukaran data bisa berjalan dengan lancar.
Namun, pada kenyataannya masih banyak komputer yang mengalami berbagai kendala, seperti koneksi yang tidak stabil, akses internet yang lambat, dan gangguan jaringan lainnya. Permasalahan ini umumnya disebabkan oleh pengaturan konfigurasi jaringan yang kurang tepat, pengelolaan bandwidth yang belum maksimal, atau penggunaan perangkat jaringan yang tidak sesuai dengan kebutuhan.
Karena permasalahan tersebut, penelitian ini membahas bagaimana cara mengoptimalkan kinerja jaringan komputer agar bisa mendukung kebuutuhan pengguna, Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja jaringan komputer dan bisa menerapkan teknik optimalisasi yang dapat meningkatkan performa jaringan. Manfaat dari ini diharapkan dapat menambah pemahaman mahasiswa mengenai manajemen jaringan komputer dan bisa menjadi referensi praktis dalam pengelolaan jaringan.
Metode penelitian yang kami gunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan ini dipilih karena dapat menggambarkan kondisi jaringan komputer.
Objek penelitian dalam penelitian ini adalah jaringan komputer pada lingkungan tertentu, seperti laboratorium komputer atau jaringan kampus. Pengumpulan data ini dilakukan dengan cara observasi langsung dan juga melakukan pengukuran kinerja jaringan menggunakan parameter Quality of Service (QoS)
Analisis data dilakukan dengan membandingan hasil pengukuran jaringan sebelum dan sesudah dilakukan, Parameter yang dianalisis meliputi throughput, delay, dan packet loss. Selain itu, penelitian ini juga memanfaatkan perangkat jaringan seperti router dan switch, dan juga perangkat lunak monitoring jaringan sebagai alat bantu dalam proses analisis.
Penelitian ini menghasilkan penemuan terkait kinerja jaringan komputer berdasarkan hasil pengukuran parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, dan packet loss. Pengukuran dilakukan melalui observasi langsung terhadap kondisi jaringan komputer pada lingkungan penelitian.
Hasil pengukuran menunjukkan adanya perbedaan kinerja jaringan sebelum dan sesudah dilakukan optimalisasi jaringan. Secara umum, setelah dilakukan pengaturan konfigurasi jaringan komputer, nilai throughput mengalami peningkatan, sedangkan nilai delay dan packet loss mengalami penurunan.
Data hasil penelitian disajikan dalam bentuk tabel dan grafik yang menggambarkan perbandingan kinerja jaringan sebelum dan sesudah optimalisasi. Penyajian data ini bertujuan untuk memberikan gambaran kondisi jaringan secara objektif berdasarkan hasil pengukuran QoS, tanpa disertai interpretasi yang mendalam.
Berdasarkan hasil pengukuran Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, dan packet loss, dapat diketahui bahwa pengaturan konfigurasi jaringan komputer berpengaruh terhadap kinerja jaringan. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran sebelum dan sesudah dilakukan optimalisasi jaringan, sesuai dengan metode deskriptif dan pendekatan studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi jaringan komputer mampu memperbaiki kinerja jaringan. Peningkatan throughput menunjukkan bahwa kemampuan jaringan dalam menyalurkan data menjadi lebih baik, sementara penurunan delay dan packet loss menunjukkan bahwa kualitas layanan jaringan mengalami perbaikan.
Proses analisis juga didukung oleh penggunaan perangkat jaringan seperti router dan switch, serta perangkat lunak monitoring jaringan untuk membantu pengamatan dan pengukuran kinerja jaringan. Dengan adanya pendekatan ini, kondisi jaringan komputer dapat digambarkan secara nyata berdasarkan data hasil pengukuran.
Dampak dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi jaringan komputer sangat diperlukan untuk mendukung kebutuhan teknologi di era digital, khususnya pada lingkungan yang bergantung pada koneksi jaringan yang stabil. Namun, penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya dilakukan pada lingkungan jaringan tertentu, sehingga hasil penelitian belum tentu mewakili kondisi jaringan pada cakupan yang lebih luas.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengaturan dan optimalisasi konfigurasi jaringan komputer berpengaruh terhadap peningkatan kinerja jaringan. Hal ini dibuktikan melalui hasil pengukuran parameter QoS yang menunjukkan peningkatan troughput serta penurunan delay dan packet loss setelah dilakukan optimalisasi jaringan. Dengan demikian, tujuan penelitian untuk menggambarkan dan menganalisis kinerja jaringan komputer telah tercapai.
Pengelola jaringan disarankan untuk melakukan pengaturan konfigurasi jaringan secara tepat dan melakukan pemantauan kinerja jaringan secara berkala menggunakan parameter QoS, agar kinerja jaringan komputer tetap optimal sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Disarankan juga agar cakupan penelitian selanjutnya diperluas pada lingkungan jaringan yang lebih besar dan beragam, serta menggunakan parameter dan metode pengukuran yang lebih mendalam agar hasil penelitian dapat menggambarkan kinerja jaringan yang lebih komprehen.
- I. Sofana, Jaringan Komputer Berbasis Mikrotik. Bandung: Informatika, 2017.
- A. Nugroho, “Analisis Quality of Service (QoS) pada Jaringan Komputer,” Jurnal Teknologi Informasi, vol. 10, no 2, pp. 45-52, 2018
- Khaulah Aidilan Affah (251552010013)
- Alesha Ezzahtanissa (251552010006)
PROGRAM STUDI : Teknik Informatika

























