• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Alam

Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Alam

September 28, 2022
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 8, 2026
Silaturrahmi Gus Yusuf Chudlari dengan KH Imam Jazuli pengasuh ponpes Bina Insan Mulia Cirebon (Foto: Dok. Kiai Imjaz)

Kiai Imam Jazuli Ungkap Gus Yusuf Chudlari Figur Kuat Bursa Ketum PBNU pada Muktamar NU ke-35

February 8, 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta izin minum kopi di Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (Foto: Dok. YouTube Setpres)

Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Diwarnai Jeda Minum Kopi Saat Pidato

February 8, 2026
Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

Peran Pemerintahan Prabowo Subianto Mengatasi Dampak Konflik dan Perang Dagang Global

February 8, 2026
Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

Gus Yusuf Chudlori: Sosok Santri Tulen, Magnet Massa, dan Harapan Baru PBNU di Muktamar ke-35

February 7, 2026
FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

FBR Turut Amankan Pengukuhan Pengurus MUI Pusat di Masjid Istiqlal

February 8, 2026
Presiden Prabowo Hadir dalam Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal

Presiden Prabowo Hadir dalam Pengukuhan Pengurus MUI di Masjid Istiqlal

February 7, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Monday, February 9, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Alam

Oleh : Muhammad Rafly Setiawan

liputan9news by liputan9news
September 28, 2022
in Uncategorized
A A
0
Pentingnya Menjaga Lingkungan dan Alam

(Ketua PMII Kota Palopo 2020-2021)

496
SHARES
1.4k
VIEWS

“Jika bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi? Dan jika tidak sekarang memulainya, lantas kapan lagi?”

Lingkungan adalah bagian dari bumi tempat makhluk hidup seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan benda-benda lainnya yakni air, tanah, udara, atau sumber energi yang berkumpul dan satu-kesatuan.

Lingkungan hidup yang baik dapat tercipta ketika makhluk hidup berada dalam keseimbangan satu sama lain dan dengan zat lain seperti air, tanah, udara, pembawa energi. Tetapi perkembangan teknologi yang pesat, memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaannya dapat melalui inovasi. Perkembangan inovasi tersebut tidak seimbang dengan hasil yang dihasilkannya.

Dapat diketahui pada fenomena pemanasan global yang diakibatkan oleh manusia, pencemaran air, tanah maupun udara. Hal tersebut terjadi karena fluktuasi karbon monoksida (CO), metana (CH4), dan lain sebagainya dikenal sebagai efek dari gas rumah kaca.

BeritaTerkait:

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Gas rumah kaca dapat menyerap panas dari matahari, sehingga panas dari sinar matahari tertahan di bumi, sehingga meningkatkan suhu bumi. Produksi gas rumah kaca dapat berasal dari knalpot kendaraan, knalpot pabrik, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dan kebakaran rawa. Produksi gas dari kegiatan ini menjebak sejumlah besar gas di atmosfer dan meningkatkan suhu Bumi. Meningkatnya suhu global akan mempengaruhi alam dengan mencairkan es di kutub dan meningkatkan volume air laut.

Secara khusus, gas rumah kaca industri dan otomotif dapat menyebabkan polusi berupa gas buang beracun, yang juga menyebabkan produksi gas rumah kaca seperti SOx. Besarnya kontribusi gas rumah kaca terhadap pemanasan global bukan satu-satunya masalah polusi.

Fenomena lain juga kerap ditemui. Seperti fenomena sampah merupakan masalah klasik yang kurang mendapat perhatian di sebagian masyarakat. Produksi wadah makanan, elektronik, kosmetik, pakaian yang kita pakai, dll menjadi sampah ketika tidak digunakan lagi. Limbah makanan masih tinggi dan banyak makanan dan minuman yang dibuang begitu saja. Peningkatan sampah juga menjadi masalah global, karena beberapa jenis sampah sulit terurai, seperti sampah plastik dan sampah elektronik.

Penting kita menjaga dan mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan atas segala fasilitas dan ketersediaan kebutuhan hidup manusia dan makhluk lainnya dari alam. Ini termuat jelas dalam Al-Qur’an Surah Al-A’raf ayat 10 yang artinya ialah “sesungguhnya kami telah menempatkan kamu sekalian di muka bumi, dan kami adakan bagimu di muka bumi (sumber) penghidupan. Oleh sebab itu, amat sedikitlah kamu bersyukur”.

Dengan demikian, kita sebagai penerus dan pemimpin kelak perlu mengambil peran dalam mencegah kerusakan lingkungan agar menghindari dampak yang lebih parah lagi kedepannya. Mengambil peran untuk menjaga lingkungan hidup dan keseimbangan alam merupakan upaya penyelamatan bagi kehidupan anak dan cucu.

Tindakan lain yang perlu dilakukan dengan mendorong masyarakat di sekitar kita untuk mengubah pola pikir dan gaya hidup akan pentingnya kesadaran terhadap lingkungan hidup yang sehat dari polusi, sampah, dan lain sebagainya. Kemudian mengurangi penggunaan material yang tidak ramah lingkungan seperti bahan-bahan yang terbuat dari plastik karena proses pelapukannya memakan waktu hingga ratusan tahun lebih, dan beralih dengan menggunakan material yang ramah terhadap lingkungan.

Hal-hal tersebut memang nampak sangat sederhana, namun tidak semua dapat melakukannya. Oleh sebab itu, mari kita memulai dari diri sendiri untuk selanjutnya mempengaruhi kerabat dan masyarakat untuk pentingnya kesadaran terhadap lingkungan dan alam.

Di Indonesia utamanya telah menetapkan beragam regulasi terkait dengan lingkungan dan alam yang patut dijaga dan dirawat. Negara mendorong masyarakatnya belajar dan terbiasa untuk lebih mempedulikan lingkungannya seperti mengurangi penggunaan kantong kresek. Hal itu dapat membuat kita bijak memperhatikan benda atau barang yang digunakan agar lebih ramah terhadap lingkungan dan alam.

Dengan hal tersebut, kita mempunyai perspektif tentang antisipasi masa depan kerusakan lingkungan dan alam, pola pikir sesuai dengan ciri berkeadilan sosial, dan wawasan implementatif berkeadilan ekologis. Kita patut mewariskan kepada generasi mendatang lingkungan yang sehat dan keadaan alam indah.

Namun demikian, tanpa kesadaran yang tinggi terhadap lingkungan dan pentingnya menjaga keseimbangan alam, maka dapat dipastikan bencana akan semakin silih berganti dari generasi ke generasi. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama dalam partisipasi dan edukasi ekologi yang kian terasa dampak krisisnya di masa sekarang.

Kita tidak perlu menunggu Pramoedya Ananta Toer bangkit dari kuburnya untuk menjaga serta merawat alam dan lingkungan.

Penulis : Muhammad Rafly Setiawan (Ketua PMII Kota Palopo 2020-2021)

Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah
Nasional

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

by liputan9news
February 9, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS — Perubahan nama sebuah tempat sering kali dianggap sekadar urusan administratif. Namun bagi masyarakat Cilangkap, Jakarta Timur,...

Read more
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

Hermenutika Tradisi dalam Reinterpretasi Budaya

February 8, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2524
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
Gelar Munas Konbes PBNU, Kiai Lukman Paparkan Kesiapan Pesanten Al-Hamid sebagai Tuan Rumah

Di Balik Perubahan Nama Giri Kencana Menjadi Waduk Batu Licin Cilangkap

February 9, 2026
KH. MH. Bahaudin atau Gus Baha

Gus Baha: Indonesia Masuk BoP, Tapi Jangan Jadi Penonton Penjajahan

February 9, 2026
Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU  Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

Prabowo: 100 Tahun Kiprah NU Jadi Pilar Kebesaran Bangsa Indonesia

February 8, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In