• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Kartini

Selamat Hari Kartini 2025: Karakter Etos Kewirausahaan Perempuan

April 22, 2025
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Selamat Hari Kartini 2025: Karakter Etos Kewirausahaan Perempuan

Menggugat Makna Cantik (Cantik + Giat Usaha + Berani Kotor Itu = Hebat)

liputan9news by liputan9news
April 22, 2025
in Opini
A A
1
Kartini

Kartini

511
SHARES
1.5k
VIEWS

Oleh: A. Hanief Saha Ghafur

Lets the beauty of what you love, be what you do.
The beauty you see me is reflection of you.
(Jalaluddin Rumi)

Karakter etos sejatinya lahir dari sosok kepribadian seseorang ataupun kepribadian kolektif suatu bangsa. Karakter etos adalah elan vital dan ikon kuat yang dijalani secara konsisten dalam sikap dan perilaku. Setiap orang dan bangsa memiliki karakter etos dan kepribadiannya sendiri yang bisa dibedakan dengan orang lain. Jika ada semilyar manusia, maka dipastikan ada semilyar pula karakter kepribadiannya.

Dalam tulisan ini saya menampilkan dua pola kepribadian, namun ada dalam satu sosok seorang perempuan. Dua pola kepribadian ini pada umumnya menjadi karakter terpisah dan berbeda antara kepribadian satu dengan yang lain, yaitu kepribadian perempuan cantik dan kepribadian pegiat wirausaha. Khususnya perempuan wirausaha yang baru memulai bisnisnya.

BeritaTerkait:

Semangat Kartini 2026: KOWANI Galang Kekuatan Organisasi Perempuan Nasional untuk Kawal “Kebaya Goes to UNESCO”

KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km

Menembus Tembok Marginalitas: Transformasi Pendidikan Pesantren di Abad Kedua NU

Songsong Harlah ke-40 Pagar Nusa, Lingpasraga dan PNIB Gelar Workshop Kewirausahaan dan Leadership Rintis BUPN

Perempuan cantik biasanya enggan kotor, pesolek, dan selalu menjaga penampilan. Berbeda dengan perempuan wirausaha yang baru memulai debut bisnisnya. Mereka biasanya harus siap kotor, kerja keras, dan tak kenal menyerah. Tulisan ini ingin menyodorkan sosok perempuan cantik, muda, dan sukses, dengan karakter etos kewirausahaan yang kuat, siap kotor, gigih, giat kerja, dan tak kenal menyerah.

Sosok karakter etos perempuan cantik yang berwirausaha saling menyokong untuk menghidupi ekonomi keluarga. Sosok anak perempuan dari keluarga Betawi. Anak dari ayah blantik sapi dan kambing. Dagangannya diserahkan penuh ke anak gadisnya yang sedang ambil kuliah di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Si anak bekerja bekerja berbagi waktu antara tugas kuliah dan melayani para pembeli dengan ramah. Cantik si gadis, namun berani kotor dan tanpa risih dan canggung melayani. Cantik sejati tak semata jadi etalase dan pamer di rumah kaca. Tetapi gigih dan giat bekerja untuk sukses mengabdi pada kehidupan. Teladan kegigihan, keteguhan, dan kerja keras.

Sejatinya cantik itu relatif dan tidak bisa indikator universal. Bahkan cantik itu bersifat parokialistik dan lokalistik milik subyektiftas suku dan ras tertentu. Namun semakin kencangnya hembusan globalisasi, memberi kesan seolah gambaran cantik itu semakin kuat mengarah kepada perempuan Berbie berkulit putih dari Eropa dan Amerika. Secara tidak sadar, menjadikan cantik khas wanita Barat menjadi referensi kecantikan dunia. Referensi itu semakin diperkuat oleh kekuatan ekonomi, teknologi, & pasar yg telah menglobalisasikan budayanya. Menjadikan cantik itu diperdagangkan & persaingkan. Seolah bagi yg kalah & tidak mampu bersaing tidak berhak untuk disebut cantik atau tidak boleh menjadi referensi cantik.

Sejatinya orang Afrika dan Afro-Americans juga punya definisi dan gambaran tersendiri tentang cantik, berbeda dengan orang Eropa dan Amerika kulit putih. Orang Afrika berkulit hitam tidak bisa dipaksa punya gambaran yg sama dengan orang kulit putih. Oleh karena itu, kita jangan pernah mau didekkte untuk mendefinisikan cantik menurut orang lain. Jadilah diri kita sendiri dan dimulailah dari dalam diri kita sendiri.

Hanya karena kesadaran kita dibombardir terus menerus oleh media, khususnya media Barat sehingga kita punya imaji cantik itu identik dengan kulit putih. Bedak dan bonekapun harus putih. Memberi kesan seolah hitam itu gelap, dan kotor. Cantik itu seperti wanita Barbie berkulit putih dari Paris, New York, London dan terutama dari pusat-pusat mode dunia. Hitam itu identik dengan jelek, kotor, dan gelap.

Sekarang coba kita berandai-andai kemajuan peradaban dunia itu ada di Afrika. Pusat mode dan industri kecantikan dunia itu ada di Afrika. Pasti kita semua berlomba-lomba meniru wajah Afrika. Bedak kita bukan putih, tetapi hitam. Bahkan itu bagi orang desa tidak perlu sulit mencari bedak, cukup pantat wajan-pun juga jadi.

Sekarang pada diri orang-orang tertentu justeru gambaran cantik itu telah bergeser dari bermakna indah menjadikan kita rasis tanpa sadar. Kesadaran rasis berdasarkan warna kulit dan orientasi cantik. Menerima begitu saja kesan dan gambaran monolitik tentang cantik berdasarkan warna kulit. Apa yang salah ?? Yang salah adalah kesadaran diri kita sendiri yg reseptif, tidak kritis, dan menerima kebudayaan begitu saja. Terutama kosmopolitanisme budaya kaum urban melalui marketing & tebaran media promosi dan iklan komersial. Budaya inilah yg diglobalisasikan ke seluruh penjuru dunia. Diglobalisasikan dari pusat-pusat metropolis dunia ke daerah-daerah pinggiran (peripherals) di kampung-kampung kita.

Oleh karena itu, buatlah definisi cantik itu selalu relatif dan subyektif. Tak semata cantik lahir, tapi juga cantik batin. Tak semata kata benda, tetapi juga kata kerja. Tak semata suka bersolek. Tetapi juga mau bercermin. Seperti kalam hikmah dari Jalaluddin Rumi : Biarkan keindahan dari apa yang kamu cintai itu menjadi apa yang kamu lakukan. Walaupun tidak mudah untuk menggeser semua kepribadian itu. Apalagi jika sudah dimapankan menjadi perilaku dan kebiasaan.

Saat ini banyak para Kartini Indonesia yang sudah maju, mandiri, dan sejahtera. Namun nun jauh di pelosok desa kita masih banyak perempuan yg perlu diberdayakan & disejahterakan. Mereka berani kotor, berkeringat, dan kerja keras sekedar mengais rezeki untuk keluarganya. Namun mereka tetap tegar dan berani bertaruh untuk kehidupan dan kesejahteraan keluarganya. SELAMAT HARI KARTINI 2025. Salam dari Kartiyem, Karsiyem, & Kartinem di pelosok desa untuk kita & Anda semua. Salam HSG.

Depok 21 April 2025.
Prof. A. Hanief Saha Ghafur, Ketua Umum Pengurus Pusat Majelis Kridatama Pancasila (PP- MKP);
Dosen SKSG, Universitas Indonesia.

Tags: etos kerjaHari KartiniKarakterKartiniKewirausahaanPendidikanPerempuan
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Semangat Kartini 2026: KOWANI Galang Kekuatan Organisasi Perempuan Nasional untuk Kawal "Kebaya Goes to UNESCO"
Nasional

Semangat Kartini 2026: KOWANI Galang Kekuatan Organisasi Perempuan Nasional untuk Kawal “Kebaya Goes to UNESCO”

by liputan9news
May 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Tepat Peringatan Hari Kartini 21 April 2026, Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mengukuhkan posisi strategisnya sebagai lokomotif diplomasi...

Read more
KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km

KOWANI Peringati Hari Kartini, Gelar Gerakan Nasional Wanita Berkebaya dan Fun Walk 1,2 km

May 1, 2026
KH Imam Jazuli

Menembus Tembok Marginalitas: Transformasi Pendidikan Pesantren di Abad Kedua NU

March 2, 2026
Songsong Harlah ke-40 Pagar Nusa, Lingpasraga dan PNIB Gelar Workshop Kewirausahaan dan Leadership Rintis BUPN

Songsong Harlah ke-40 Pagar Nusa, Lingpasraga dan PNIB Gelar Workshop Kewirausahaan dan Leadership Rintis BUPN

December 29, 2025
Load More

Comments 1

  1. herpafend says:
    3 months ago

    **herpafend**

    herpafend is a natural wellness formula developed for individuals experiencing symptoms related to the herpes simplex virus.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In