• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Sikap Politik Warga NU

Sikap Politik Warga NU

February 7, 2023
KPK resmi menahan eks staf khusus mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. (Foto: Kurniawan/detikcom)

Gus Yaqut dan Gus Alex Keduanya Resmi Ditahan KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

March 17, 2026
KHM. Hamdan Suhaemi

Niat dan Talaffudh Niat

March 17, 2026
Gus Alex

KPK Tahan Gus Alex Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 17, 2026
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial

March 17, 2026
Foto: Ilustrasi Rukyatul Hilal

Hilal Belum Imkanur Rukyah, PBNU Minta Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS

March 16, 2026
Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

Ketua KPTIK Dukung Arah Presiden Lakukan Efisiensi Lewat WFH, Melalui Warung Digital dan Maestro Teacher

March 16, 2026
Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

Ramadan sebagai Spirit Perdamaian dan Momentum Perkuat Solidaritas Sesama Anak Bangsa

March 16, 2026
KH. Lutfi Hakim, Imam Besar Forum Betawi Rempug (FBR)

Andilan Kebo Lebaran: Ulama, Jawara, dan Pemerintah untuk Jakarta

March 16, 2026
Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Barong Grup Konsultasi ke KBRI di Kuala Lumpur

Akan Akuisisi Pabrik Rokok di Malaysia, Barong Grup Konsultasi ke KBRI di Kuala Lumpur

March 16, 2026
Sepuluh Tahun Konsisten, NU Sidorejo Batang Kembali Santuni Anak Yatim Piatu

Sepuluh Tahun Konsisten, NU Sidorejo Batang Kembali Santuni Anak Yatim Piatu

March 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, March 17, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Sikap Politik Warga NU

Oleh: Dr. KH. Zakky Mubarak, MA

Moh. Faisal Asadi by Moh. Faisal Asadi
February 7, 2023
in Uncategorized
A A
1
Sikap Politik Warga NU

Dr. KH. Zakky Mubarok, MA., Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Bingakai Tweebon 1 Abad NU

494
SHARES
1.4k
VIEWS

Dalam merespon perkembangan politik, NU memberikan petunjuk kepada warganya agar tetap menggunakan hak politik secara benar dan bertanggung jawab. Karena itu, pada muktamar NU di pesantren al-Munawwir, Krapyak, Yogyakarta pada tahun 1989, NU merumuskan pedoman berpolitik bagi warganya dengan menegakkan al-Akhlak al-Karimah (akhlak yang mulia), baik berupa etika sosial, maupun norma politik.

Dengan pedoman ini, keterlibatan warga NU dengan partai politik bersifat individual, tidak atas nama organisasi. Hal ini ditetapkan karena NU telah kembali menjadi organisasi sosial keagamaan yang mengurusi masalah pendidikan, kemasyarakatan, sosial, dan dakwah. NU mengarahkan kepada warganya agar melakukan aktivitas politik secara benar dan bertanggung jawab. Perilaku politik warga NU dan perilaku lainnya harus berprinsip pada keluhuran akhlak.

Pedoman berpolitik warga NU dirumuskan dalam sembilan pedoman, yaitu: Pertama berpolitik bagi NU mengandung arti keterlibatan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara secara menyeluruh, sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Kedua, politik bagi NU adalah politik yang berwawasan kebangsaan menuju integritas bangsa dengan langkah-langkah yang senantiasa menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan untuk mencapai cita-cita bersama, yaitu terwujudnya masyarakat adil dan makmur, lahir batin, dan dilakukan sebagai amal ibadah dari kehidupan dunia menuju kehidupan di akhirat.

BeritaTerkait:

BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

NU dan Tantangan Abad Kedua: Menjadikan Kesehatan Sebagai Program Prioritas

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

Ketiga, politik bagi NU adalah pengembangan nilai-nilai kemerdekaan yang hakiki dan demokratis. Mendidik kedewasaan untuk menyadari hak, kewajiban, dan tanggung jawab untuk mencapai kemaslahatan bersama. Keempat, berpolitik bagi NU haruslah dilakukan dengan moral, etika, dan budaya yang berketuhanan Yang Maha Esa, berprikemanusiaan yang adil dan beradab, menjunjung tinggi persatuan Indonesia, dan bekerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Serta berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kelima, politik bagi NU haruslah dilakukan dengan kejujuran nurani dan moral agama, konstitusional, dan adil sesuai dengan peraturan dan norma-norma yang disepakati. Serta dapat mengembangkan mekanisme musyawarah dalam memecahkan masalah bersama. Keenam, berpolitik bagi NU dilakukan untuk memperkokoh konsensus-konsensus Nasional yang dilaksanakan sesuai dengan Akhlakul Karimah sebagai pengamalan ajaran Agama Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Ketujuh, berpolitik bagi NU dengan dalih apapun tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kepentingan bersama dan memecah belah persatuan. Kedelapan, perbedaan pandangan di antara aspirasi-aspirasi politik warga NU, harus tetap berjalan dalam suasana persaudaraan, tawadhu’, dan saling menghargai satu sama lain. Sehingga dijaga persatuan dan kesatuan di lingkungan NU.

Kesembilan, berpolitik bagi NU menuntut adanya komunikasi kemasyarakatan, timbal balik dalam pembangunan nasional untuk menciptakan iklim yang memungkinkan, perkembangan organisasi kemasyarakatan yang lebih mandiri dan mampu melaksanakan fungsinya sebagai sarana masyarakat untuk bersyerikat, menyerukan aspirasi, serta berpartisipasi dalam pembangunan. (Zamakhsyari Abdul Majid, 2018:16-19).

Dari sembilan pedoman tersebut, dapat dipahami bahwa sikap politik warga NU lebih mulia dan lebih agung dari politik praktis yang berorientasi pada kekuasaan. Kekuasaan memiliki jangka waktu tertentu atau periodisasi, sedangkan politik kebangsaan yang dikembangkan oleh NU adalah dalam rangka mewujudkan kemaslahatan umat secara menyeluruh.

Yang penting bagi NU adalah bisa melestarikan kedaulatan NKRI dari kelompok yang merongrong dan merusak negeri dengan ideologi-ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. Sebagai organisasi sosial keagamaan, NU tetap berupaya menjaga eksistensi dan menjaga marwah negeri ini dengan tidak memandang siapapun yang sedang menjadi pemimpin negara.

Selamat Memperingati Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU).

Dr. KH. Zakky Mubarok, MA., Dewan Pakar Lajnah Dakwah Islam Nusantara (LADISNU) dan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Tags: Dr. KH. Zakky MubarakNahdlatul UlamaPolitikWarga NU
Share198Tweet124SendShare
Moh. Faisal Asadi

Moh. Faisal Asadi

Aktual, Faktual, Kompeten, Konsisten dan Terpercaya

BeritaTerkait

BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia
Nasional

BEM PTNU DIY Gelar Ramadan Incubation Camp, Gelorakan Mahasiswa Kritis dengan Semangat Jaga Indonesia

by liputan9news
March 11, 2026
0

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (BEM PTNU DIY) menggelar kegiatan Ramadan Incubation...

Read more
KH Imam Jazuli

Merevitalisasi Dakwah NU: Menuju Substansi, Meninggalkan Gebyar Seremonial

March 2, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA., Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.

NU dan Tantangan Abad Kedua: Menjadikan Kesehatan Sebagai Program Prioritas

March 2, 2026
KH. Imam Jazuli, Lc., MA.

Merawat Rahim, Menjaga Aset: Mewujudkan Relasi Harmonis NU dan PKB

March 12, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    4 weeks ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2537
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KPK resmi menahan eks staf khusus mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. (Foto: Kurniawan/detikcom)

Gus Yaqut dan Gus Alex Keduanya Resmi Ditahan KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

March 17, 2026
KHM. Hamdan Suhaemi

Niat dan Talaffudh Niat

March 17, 2026
Gus Alex

KPK Tahan Gus Alex Tersangka Korupsi Kuota Haji

March 17, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In