• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Ma'ruf Amin-KH Said Aqil Siroj

Wacana Duet Kiai Ma’ruf Amin–Kiai Said Aqil Mencuat, Bagaimana Peluangnya?

December 30, 2025
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Kongkalikong Tender Gedung BTN Sulampua? Logis 08 Desak BTN dan Danantara Buka-bukaan

Logis 08 Soroti Danantara, Proyek Perkampungan Haji di Mekkah Belum Tunjukkan Progres Nyata

May 16, 2026
Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

Fatayat NU dan Ratusan Jamaah Semarakkan Cahaya Hati Indonesia di Masjid Al-Hijrah Bekasi Utara

May 16, 2026
DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

DPD PPNI Kabupaten Bekasi Sukses Jadi Tuan Rumah International Nurses Day 2026 Tingkat Jabar

May 16, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Jamaah Haji 2026 Diizinkan Kemenhaj Bayar Dam di Tanah Air, Inilah Respon Kiai Cholil Nafis

May 16, 2026
SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

SDIT Atssurayya Luncurkan Kelas Talenta dan Tahfidz untuk Jawab Tantangan Pendidikan Modern

May 16, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, May 19, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Wacana Duet Kiai Ma’ruf Amin–Kiai Said Aqil Mencuat, Bagaimana Peluangnya?

Oleh: Yusuf Mars

liputan9news by liputan9news
December 30, 2025
in Opini
A A
0
KH Ma'ruf Amin-KH Said Aqil Siroj

KH Ma'ruf Amin-KH Said Aqil Siroj (Foto: Ist/MSN)

636
SHARES
1.8k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Wacana duet KH Ma’ruf Amin sebagai Rais Aam PBNU dan KH Said Aqil Siroj sebagai Ketua Umum PBNU mencuat di tengah ikhtiar Nahdlatul Ulama keluar dari konflik internal yang telah menguras energi organisasi. Meski belum menjadi keputusan resmi, wacana ini layak dibaca bukan sekadar sebagai kompromi elite, melainkan sebagai opsi serius untuk menata ulang arah NU di abad kedua.

Konflik PBNU memberi pelajaran penting: NU tidak cukup dipimpin oleh figur yang kuat secara struktural atau administratif semata. NU membutuhkan kepemimpinan yang memiliki otoritas moral, legitimasi keulamaan, serta kemampuan merangkul lintas faksi dan generasi. Di titik inilah relevansi duet ini mulai menemukan pijakannya.

KH Ma’ruf Amin membawa modal otoritas keulamaan yang nyaris tanpa tanding. Pengalamannya sebagai Rais Aam PBNU, Ketua Umum MUI, hingga Wakil Presiden RI membentuk karakter kepemimpinan yang matang, sabar, dan cenderung meneduhkan. Ia terbiasa menjadi penentu terakhir dalam situasi pelik, bukan aktor yang memperuncing konflik.

Keputusan Kiai Ma’ruf untuk mundur dari jabatan Ketua Dewan Syura PKB dan Ketua Wantim MUI mempertegas satu pesan penting: menjaga marwah dan jarak Rais Aam dari politik praktis. Bagi NU, ini krusial. Rais Aam bukan sekadar posisi struktural, melainkan simbol kebijaksanaan kolektif, pengayom jam’iyah, dan penjamin adab organisasi.

BeritaTerkait:

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Sementara itu, KH Said Aqil Siroj menawarkan kapasitas manajerial, jejaring global, dan pengalaman organisatoris yang teruji. Sepuluh tahun memimpin PBNU membuatnya memahami NU bukan hanya sebagai organisasi keagamaan, tetapi sebagai kekuatan sosial-budaya dan geopolitik. Di bawah kepemimpinannya, NU tampil lebih percaya diri di panggung nasional dan internasional sebagai representasi Islam moderat, inklusif, dan berpengaruh.

Jika Kiai Ma’ruf adalah jangkar moral dan simbol persatuan, maka Kiai Said adalah mesin penggerak organisasi. Yang satu menenangkan dan mengislahkan, yang lain mengakselerasi dan mengeksekusi.

Duet ini bukan sekadar pembagian peran, melainkan potensi sinergi strategis: stabilitas di pucuk syuriah dan daya dorong kuat di tanfidziyah.

Dalam konteks NU abad kedua, kombinasi ini berpotensi membawa NU bukan hanya pulih dari konflik, tetapi melesat—mengonsolidasikan internal, memperkuat peran global, sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang lebih tertata.

Duet ini dapat menjadi jembatan transisi: meredam ketegangan hari ini sambil menyiapkan NU untuk fase kepemimpinan berikutnya.

Namun, perlu ditegaskan: figur besar tidak otomatis menang. Dalam tradisi NU, penentu akhir tetap berada di tangan muktamirin. Mereka membawa mandat cabang dan wilayah, dengan pertimbangan yang sering kali lebih pragmatis: keseimbangan internal, aspirasi daerah, serta kebutuhan regenerasi.

Karena itu, wacana duet Kiai Ma’ruf–Kiai Said hanya akan menemukan bentuk nyata jika mampu meyakinkan muktamirin bahwa pasangan ini bukan nostalgia masa lalu, melainkan solusi realistis untuk masa transisi NU. Tanpa dukungan akar struktural, duet ini akan berhenti sebagai diskursus elite.

Pada akhirnya, perdebatan tentang duet ini bukan semata soal siapa menjadi Rais Aam dan siapa menjadi Ketua Umum PBNU. Ini adalah ujian kedewasaan NU dalam mengelola perbedaan dan ego kekuasaan. NU di abad kedua tidak kekurangan tokoh. Yang diuji justru kemampuannya menempatkan persatuan di atas ambisi. Jika gagal, siapa pun yang terpilih, konflik hanya akan berganti wajah—bukan selesai.

Yusuf Mars, CEO @PadasukaTV, CEO Lembaga Kajian Strategis Islam Nusantara dan Asia Tenggara (LEKSINAT), Mahasiswa Doktoral Sejarah Peradaban Islam UNUSIA

Tags: Ketum PBNUKH. Ma'ruf AminKH. Said Aqil SirojPBNURais Aam PBNU
Share254Tweet159SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta
Nasional

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

by Yuzep Ahmad
May 18, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta, KH. Muzaki Kholish, menegaskan bahwa pernyataan KH. Said Aqil Siroj terkait...

Read more
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Gus Rosikh : KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

Gus Rosikh: KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid, Gus Yusuf Chudlori dan Gus Miftah, Kyai Muda NU Progresif Visioner Yang Ahli Tirakat

May 15, 2026
Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

Sinyal Kuat Regenerasi PBNU: Gus Yusuf, KH Imam Jazuli, Gus Ipang Wahid dan Gus Miftah ‘Satu Shaf’ di PMKNU Cirebon

May 14, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2561
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Muzaki Kholish Wakil Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta

KH. Muzaki Kholish Sebut Pernyataan Kiai Said Cerminkan Kedewasaan dan Adab Kepemimpinan NU

May 18, 2026
KH Said Aqil siroj

KH Said Aqil Siroj Konfirmasi Tidak akan Maju pada Perhelatan Muktamar NU ke-35

May 18, 2026
Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kemenag Jl. MH. Thamrin Jakarta, Ahad (17/05/2026).

Gelar Sidang Isbat, Pemerintah Tetapkan Idul Adha 27 Mei 2026

May 18, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In