• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

December 30, 2025
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

liputan9news by liputan9news
December 30, 2025
in Nasional
A A
0
BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan

BEM PTNU: Cermin Kegagalan Tata Kelola Lingkungan dan Urgensi Evaluasi Kebijakan Berbasis Lahan (Foto: WLY/GD/MSN)

497
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Banjir yang kembali melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam beberapa hari terakhir mempertegas krisis tata kelola lingkungan yang masih membayangi wilayah ini. Ribuan warga terdampak, aktivitas ekonomi lumpuh, dan fasilitas publik terendam di sejumlah kabupaten/kota seperti Banjar, Hulu Sungai Selatan, hingga Balangan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, puluhan ribu penduduk terpaksa mengungsi, dengan ketinggian air di sejumlah titik tercatat melebihi satu meter. Sejumlah akses jalan utama dan fasilitas pendidikan pun tidak dapat berfungsi akibat genangan yang meluas (BPBD Kalsel, 2024).

Fenomena banjir yang berulang ini jelas bukan sekadar peristiwa alam yang tidak terelakkan, melainkan hasil dari serangkaian kebijakan pembangunan yang abai terhadap daya dukung dan keseimbangan lingkungan. Wakil Bendahara Nasional BEM PTNU, Ahmad Rizki Setiawan, menegaskan bahwa cuaca ekstrem seharusnya tidak dijadikan kambing hitam tunggal atas bencana yang terus berulang ini.

“Banjir di Kalsel bukan peristiwa alam semata, melainkan akumulasi dari kebijakan pembangunan yang mengabaikan daya dukung lingkungan,” tegas Rizki.

BeritaTerkait:

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

Sidang Bahtsul Masail Maudluiyah: Muktamirin Perdebatkan Arah Kebijakan Pajak dan Integrasi Zakat

Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

Salah satu akar masalah utama adalah maraknya alih fungsi lahan, masifnya aktivitas pertambangan dan perkebunan skala besar di wilayah hulu sungai, serta minimnya pengawasan dan penegakan hukum lingkungan. Data Auriga Nusantara menunjukkan, sejak 2015 hingga 2023, lebih dari 150 ribu hektare lahan hutan di Kalsel beralih fungsi untuk kepentingan industri ekstraktif dan perkebunan (Auriga, 2024). Kondisi ini diperparah dengan penerbitan izin usaha yang tidak diiringi evaluasi ekologis yang memadai, sehingga daerah tangkapan air semakin terdegradasi dan kehilangan fungsi alaminya sebagai penyangga banjir (KLHK, 2023).

“Ketika izin usaha terus dikeluarkan tanpa evaluasi ekologis yang ketat, maka risiko bencana akan selalu ditanggung masyarakat,” lanjut Rizki.

Respons pemerintah, menurut Rizki, selama ini masih bersifat reaktif dan lebih menitikberatkan pada penanganan pascabencana dibandingkan upaya pencegahan yang bersifat struktural dan sistemik. Padahal, akar persoalan banjir justru terletak pada lemahnya pengelolaan tata ruang dan pengabaian prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Bantuan darurat memang penting, tetapi tidak cukup. Pemerintah harus berani mengambil langkah korektif terhadap kebijakan yang menjadi penyebab utama banjir,” imbuhnya.

Untuk itu, BEM PTNU mendorong pemerintah pusat dan daerah segera melakukan audit menyeluruh terhadap izin pertambangan dan perkebunan di kawasan-kawasan rawan banjir di Kalimantan Selatan. Evaluasi tata ruang, rehabilitasi daerah aliran sungai, serta pelibatan publik dan perguruan tinggi dalam pengawasan lingkungan merupakan langkah krusial yang tidak bisa lagi ditunda.

“Negara harus hadir sebelum bencana terjadi, melalui kebijakan pencegahan yang transparan dan berpihak pada keselamatan warga,” tegas Rizki.

Tanpa perubahan mendasar dalam arah kebijakan pembangunan dan tata kelola lingkungan, banjir akan terus menjadi ancaman tahunan yang mengorbankan masyarakat. Banjir yang berulang di Kalimantan Selatan adalah peringatan keras bahwa penanganan dampak saja tidak cukup; yang dibutuhkan adalah keberanian politik untuk menata ulang kebijakan berbasis lahan dan menegakkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

(WLY)

Tags: Banjir BandangBEM PTNUBencana AlamEvaluasiKebijakanLahanLingkungan
Share199Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi
Nasional

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

by liputan9news
September 25, 2026
0

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

Read more
Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

Tapal Kuda Youth Summit: Generasi Muda NU Didorong Perkuat Gerakan Kritis Kawal Isu HAM

September 9, 2026
Para muktamirin saat mengikuti sidang Komisi Bahtsul Masail Maudluiyah di Aula MAN 3 Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Selasa, 28 Agustus 2026.

Sidang Bahtsul Masail Maudluiyah: Muktamirin Perdebatkan Arah Kebijakan Pajak dan Integrasi Zakat

August 29, 2026
Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

Kualitas Udara Di Provinsi Jambi Memburuk, Korwil Bem PTNU Jambi Segera Bentuk Tim Satgas Desak Pemerintah Tanggapi Serius

August 24, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In