• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Lilur

Gus Lilur: Saya Pilih Perang Pidana Jika Diserang

September 29, 2026
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

Wafat! Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

October 17, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 17, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

October 16, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Pentingnya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal

October 16, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Saturday, October 17, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gus Lilur: Saya Pilih Perang Pidana Jika Diserang

liputan9news by liputan9news
September 29, 2026
in Nasional
A A
0
Gus Lilur

Gus Lilur: Saya Pilih Perang Pidana Jika Diserang (Foto: Ist./MSn)

578
SHARES
1.7k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur kembali menyampaikan sikap keras terkait dinamika Nahdlatul Ulama (NU) pasca-Muktamar ke-35 NU. Pernyataan tersebut disampaikan setelah sebelumnya ia merilis tulisan berjudul “NU, Gus Dur, dan Bromocorah Politik” pada 27 September 2026, Seperti dilansir Liputan9news sebelumnya.

Dalam pernyataan terbarunya, Gus Lilur mengatakan sejumlah hal yang menurutnya perlu disampaikan, dijelaskan, dan disuarakan telah ia lakukan. Ia menyebut hanya satu langkah yang belum ditempuh, yakni “memidanakan” pihak yang menurutnya perlu dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

“Apa yang harus disampaikan sudah saya sampaikan. Apa yang harus dijelaskan sudah saya jelaskan. Apa yang harus disuarakan sudah saya suarakan. Selesai,” ujar Gus Lilur dalam pernyataannya pada Liptan9news, Selasa (29/09/2026).

Ia kemudian menjelaskan alasan belum menempuh langkah pidana. Menurut Gus Lilur, persoalan tersebut menyangkut orang yang disebutnya memiliki hubungan darah dengan gurunya, KH Bisri Syansuri.

BeritaTerkait:

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Hormati Guru dan Keluarganya

Mengenai hal tersebut, Gus Lilur mengaitkan sikapnya dengan nasihat ayahnya yang disebutnya seorang petani dusun sekaligus Rais Syuriah MWC NU. Menurut dia, ayahnya mengajarkan pentingnya menghormati guru beserta keluarganya.

Ia menyebut dirinya pernah menimba ilmu di Pesantren Denanyar Jombang, yang didirikan KH Bisri Syansuri.

“Bapak saya mengajari saya begini: menghormati guru itu seperti membaca shalawat kepada Rasulullah. Menghormati guru juga harus menghormati keluarga guru,” terangnya.

Karena alasan tersebut, Gus Lilur mengatakan dirinya masih menahan diri untuk menempuh langkah hukum terhadap pihak yang disebutnya memiliki hubungan keluarga dengan KH Bisri Syansuri.

Namun, ia menegaskan bahwa sikap tersebut menurutnya bukan berarti dirinya takut menghadapi proses hukum.

Klaim Ada Empat Tokoh Berkomunikasi

Lebih lanjut, Gus Lilur juga mengungkapkan bahwa dalam tiga hari terakhir terdapat empat orang yang disebutnya intens berkomunikasi dengannya dengan agenda yang sama, yakni menjaga NU.

Menurut Gus Lilur, keempat orang tersebut meminta dirinya menjaga sikap agar kritik yang disampaikan tidak justru berdampak pada keretakan organisasi.

Pengusaha Nahdliyin asal Situbondo itu, juga menyatakan bahwa keempat tokoh tersebut, menurut versinya, memiliki pandangan bahwa dugaan suap dan jual beli suara dalam Muktamar ke-35 NU perlu diungkap.

Klaim mengenai adanya suap dan jual beli suara tersebut merupakan pernyataan Gus Lilur dan belum dapat diperlakukan sebagai fakta hukum tanpa bukti serta proses pemeriksaan oleh aparat berwenang. Di sisi lain, Ketua OC Muktamar ke-35 NU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebelumnya menyatakan proses muktamar berlangsung berdasarkan aturan organisasi, sebagaimana dilansir Muktamar.nu.id.

Selain itu NU Online juga merilis bahwa PBNU juga menyatakan proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU dalam Muktamar ke-35 berlangsung transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tiga Syarat Gus Lilur

Selanjutnya, Gus Lilur mengatakan dirinya bersedia “menepi” dengan tiga syarat.

Pertama, ia meminta Rais Aam yang disebutnya “awam” mengundurkan diri.

Kedua, ia meminta PCNU, PWNU dan AHWA yang menurutnya menerima suap mengembalikan uang tersebut kepada KPK.

Dan, Ketiga, ia meminta pihak yang disebutnya sebagai “Ipul (Gus Ipul) dan kawan-kawan” tidak membawa persoalan tersebut ke ranah pidana.

Gus Lilur menegaskan, apabila dirinya lebih dahulu dipidanakan, ia menyatakan siap menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menurutnya terkait.

“Sekalipun saya dibenci oleh seluruh kiai NU, saya akan memilih berperang dan memidanakan,” tegasnya.

Mengusung Semangat PAMANGKAR

Dalam pernyataannya, Gus Lilur juga memperkenalkan istilah PAMANGKAR, yang ia artikan sebagai Pejuang Amar Makruf Nahi Mungkar.

Menurutnya, perjuangan tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan prinsip amar makruf nahi mungkar sebagaimana yang ia pahami dari Al-Qur’an dan ajaran Rasulullah.

“Saya lebih memilih dicintai Allah dan Rasulullah daripada dipuji para kiai,” tuturnya tegas.

Gus Lilur kemudian menutup pernyataannya dengan seruan agar dirinya tidak dianggap mudah diintimidasi.

“Tidak semua santri NU bisa diintimidasi. Tidak semua kiai NU bisa ditakut-takuti.” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kritik Gus Lilur terhadap dinamika pasca-Muktamar ke-35 NU. Sebelumnya, dalam tulisan “NU, Gus Dur dan Bromocorah Politik”, ia menyoroti pentingnya menjaga kemandirian jam’iyyah dan mengkritik dugaan masuknya kepentingan politik serta transaksi dalam proses organisasi.

Sebagai disclaimer, sejumlah ungkapan dalam pernyataan Gus Lilur, termasuk dugaan suap, jual beli suara, dan keterlibatan pihak tertentu, merupakan klaim yang disampaikan oleh Gus Lilur. Artikel ini tidak menyimpulkan tudingan tersebut sebagai fakta hukum. Verifikasi melalui bukti dan proses hukum tetap diperlukan.

(Abd/MSn)

Tags: Gus LilurHRM. Khalilur R Abdullah SahlawiyPerangPidana
Share231Tweet145SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU
Nasional

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

by liputan9news
October 17, 2026
0

Gus Lilur menyoroti dugaan penerimaan uang oleh peserta Muktamar ke-35 NU. Ia menyebut laporan ke KPK memuat kronologi, lokasi, nominal,...

Read more
Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

October 15, 2026
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

October 13, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In