• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

Wafat! Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

October 17, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 17, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

October 16, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Pentingnya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal

October 16, 2026
Ade Muzaini Aziz

Khutbah Jumat: Hari Santri dan Cinta Negeri

October 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Saturday, October 17, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

liputan9news by liputan9news
October 17, 2026
in Nasional
A A
0
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi (Foto: Dok. PNIB)

491
SHARES
1.4k
VIEWS

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS
Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menjadikan momentum Oktober sebagai ajang refleksi untuk memperkuat Pancasila, persatuan bangsa, dan toleransi. Ketua Umum PNIB, Abdur Rozaq Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, juga menyerukan agar Indonesia kembali menggunakan UUD 1945 asli.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (17/10/2026), Gus Wal mengaitkan peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober, Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, dan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober dengan pentingnya menjaga ideologi negara serta keutuhan NKRI.

Menurut Gus Wal, Pancasila merupakan dasar negara yang harus dipertahankan dari berbagai paham yang dinilainya bertentangan dengan ideologi kebangsaan.

“PKI, FPI, HTI, Khilafah Terorisme yang berupaya merongrong Pancasila secara fakta sudah habis. Namun bukan berarti mereka sudah hilang. Mereka yang anti Pancasila tidak pernah menang melawan para santri dan komitmen Sumpah Pemuda. Tugas kita bukan sekedar melarang ideologi mereka untuk berkembang, tapi memperbanyak pemahaman kepada masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai rujukan perilaku dan hukum di NKRI ini dan membumikan Toleransi yang merupakan Akar dan Jatidiri bangsa Indonesia yang selama ini terkikis”, ujar Gus Wal dalam keterangan kepada Liputan9.id.

BeritaTerkait:

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Salurkan 30.000 Liter Air Bersih

PNIB Desak Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Mundur

PNIB Apresiasi Densus 88, 11 Tersangka Terorisme Ditangkap di Enam Provinsi

Pernyataan tersebut merupakan pandangan Gus Wal mengenai tantangan ideologi kebangsaan dan upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap Pancasila.

Selanjutnya, Gus Wal secara khusus menyoroti tindakan intoleransi yang berkaitan dengan kebebasan beribadah. Ia menilai, sila pertama Pancasila tidak boleh ditafsirkan sebagai pembenaran untuk membatasi hak kelompok yang berbeda keyakinan.

“Ketuhanan Yang Maha Esa itu pengakuan satu Pencipta dengan berbagai cara beribadah. Mayoritas keyakinan beragama bukan menjadi penjajah bagi keyakinan minoritas lain yang hidup bersama dalam nilai sosial. Intoleransi muncul karena ego individu dan kelompok yang tidak ada dalam ajaran agama dan cara beribadahnya” terang Gus Wal.

Melalui pernyataan itu, Gus Wal menegaskan pandangannya bahwa mayoritas agama tidak boleh menjadi alasan untuk menekan kelompok minoritas. Ia mendorong penghormatan terhadap perbedaan keyakinan dan kebebasan beribadah sebagai bagian dari pengamalan Pancasila.

Gus Wal Kritik Dampak Amandemen UUD 1945

Selain menyoroti toleransi, Gus Wal mengkritisi perubahan sejumlah pasal dalam UUD 1945. Menurut dia, perubahan konstitusi tersebut turut memengaruhi kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, pengelolaan kekayaan alam, dan keadilan ekonomi.

“Aturan hukum di Indonesia rujukannya dari Pancasila dan UUD 45. Para pendiri bangsa sudah merangkum dengan nilai keadilan dan kesejahteraan bersama. Monopoli sumber kekayaan alam, ekonomi yang tidak berpihak kepada rakyat diakibatkan oleh amandemen UUD 45 yang dibuat dengan mengabaikan nilai Pancasila” jelas Gus Wal.

Gus Wal berpandangan bahwa konstitusi harus menjadi landasan untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat. Ia menilai, pelaksanaan hukum dan kebijakan negara perlu dikembalikan pada nilai-nilai Pancasila sebagaimana yang ia pahami.

Atas dasar pandangan tersebut, Gus Wal secara terbuka menyerukan pengembalian UUD 1945 sebelum amandemen.

“Mari kita kembali kepada Pancasila. Kembalikan UUD 45 yang asli sebagai rujukan tertinggi hukum di Indonesia. Bukan UUD 45 hasil perubahan kepentingan politik” tambah Gus Wal.

Seruan kembali ke UUD 1945 asli tersebut merupakan sikap dan tuntutan politik konstitusional yang disampaikan Gus Wal atas nama pandangannya sebagai Ketua Umum PNIB.

Menutup pernyataannya, Gus Wal mengajak masyarakat menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri Nasional, dan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat komitmen kebangsaan.

Ia menyatakan PNIB ingin mendorong terwujudnya Indonesia yang aman, makmur, dan damai, tanpa intoleransi, khilafah, terorisme, radikalisme, anarkisme, premanisme, maupun korupsi.

Menurut Gus Wal, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui penghormatan terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara, termasuk kebebasan menjalankan ibadah dan mendirikan rumah ibadah sesuai ketentuan hukum.

Bagi PNIB, lanjut Gus Wal, Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, bukan sekadar slogan dalam peringatan hari besar nasional.

(Ai/Wly)

Tags: Gus WalPancasilaPNIB
Share196Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka
Nasional

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

by liputan9news
October 16, 2026
0

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

Read more
Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Salurkan 30.000 Liter Air Bersih

Sambut Hari Santri dan Sumpah Pemuda, PNIB Salurkan 30.000 Liter Air Bersih

October 15, 2026
PNIB Desak Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Mundur

PNIB Desak Menteri ESDM dan Dirut Pertamina Mundur

October 13, 2026
PNIB Apresiasi Densus 88, 11 Tersangka Terorisme Ditangkap di Enam Provinsi

PNIB Apresiasi Densus 88, 11 Tersangka Terorisme Ditangkap di Enam Provinsi

October 10, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila, Hari Santri, dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Soroti Intoleransi hingga Dampak Amandemen Konstitusi

PNIB Serukan Kembali ke Pancasila dan UUD 1945 Asli

October 17, 2026
Surat Terbuka untuk Prabowo, BEM PTNU Soroti Nasib Petani

BEM PTNU: BBM Langka, MBG Membengkak Ke Mana Arah Prioritas Anggaran Negara?

October 17, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In