• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
GUs Ipul

Gus Ipul Dukung KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

October 23, 2026
Pelantikan PBNU 2026-2031 di Pesantren Al-Hamid Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)

Resmi Dilantik, PBNU 2026–2031 Dipimpin Kiai Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

October 24, 2026
PCNU Kepulauan Seribu Hadiri Pengukuhan PBNU, Teguhkan Semangat Kembali ke Pesantren

PCNU Kepulauan Seribu Hadiri Pengukuhan PBNU, Teguhkan Semangat Kembali ke Pesantren

October 24, 2026
KH Abdul Muiz Ali

Ketua Bidang Keagamaan IKAMA Usul Lahan Wakaf Kuburan untuk Warga Jakarta

October 24, 2026
Pengukuhan Pengurus DPP IKAMA, Abah Rawi Tekankan Lima Pilar Program Utama

Pengukuhan Pengurus DPP IKAMA, Abah Rawi Tekankan Lima Pilar Program Utama

October 24, 2026
Wakil Rais Aam PBNU KH Musthofa Aqil Siroj (tengah) dalam Rapat Koordinasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Hotel Trans Cibubur, Kota Depok, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)

Wakil Rais Aam PBNU Kiai Musthofa Aqil Siroj: NU Pikul Tanggung Jawab Bangsa

October 24, 2026
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar

Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar: NU Harus Jadi Miniatur Islam yang Memuliakan Manusia

October 24, 2026
BEM PTNU DIY Salurkan 75.000 Liter Air Bersih di Gunungkidul

BEM PTNU DIY Salurkan 75.000 Liter Air Bersih di Gunungkidul

October 23, 2026
Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU

Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU

October 23, 2026
Hari Santri 2026: Kiai Imam Jazuli dan Wajah Baru Pesantren Transformatif

Hari Santri 2026: Kiai Imam Jazuli dan Wajah Baru Pesantren Transformatif

October 23, 2026
Implementasi Qanun Asasi dalam Gerakan Dakwah NU: Gus Kikin dan Wajah Nahdlatul Ulama Abad Kedua

Implementasi Qanun Asasi dalam Gerakan Dakwah NU: Gus Kikin dan Wajah Nahdlatul Ulama Abad Kedua

October 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, October 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gus Ipul Dukung KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

PBNU mendukung pengusutan KPK, tetapi Gus Ipul menyatakan akan menyeret pelapor ke pengadilan jika tuduhannya tidak terbukti.

liputan9news by liputan9news
October 23, 2026
in Nasional
A A
0
GUs Ipul

Menteri Sosial sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Foto: Binti Mufarida/SindoNews)

505
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Menteri Sosial sekaligus Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan dukungannya terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.

Gus Ipul mengaku mencermati laporan sejumlah pengurus cabang NU kepada KPK terkait dugaan praktik suap atau risywah, termasuk pengembalian uang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Saya mencermati ya, laporan-laporan dari beberapa ketua cabang, beberapa pengurus cabang ke KPK, terkait dengan isu Muktamar, yang mana di sana ada laporan dari pengurus cabang ke KPK,” ujar Gus Ipul kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Bahkan ada yang mengembalikan uang yang ditengarai dari hasil korupsi,” sambungnya.

BeritaTerkait:

Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU

Khalid Basalamah Akui Setor USD554.500 ke KPK dalam Sidang Korupsi Haji

KPK Sita Pengembalian Rp250 Juta dari PCNU Nias, Ada Jejak ke Muktamar ke-35 NU?

Nusron Pulang ke Jakarta, MAKI Desak KPK Bergerak Tangkap di Bandara!

Ia menegaskan, PBNU mendukung proses penegakan hukum agar dugaan tersebut menjadi terang berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan KPK.

“Saya ingin menegaskan bahwa kita mendukung penegakan hukum oleh KPK, kita mendukung KPK mengusut tuntas, ya, sebagaimana yang diisukan dan dilaporkan,” terangnya.

Namun, Gus Ipul juga mengingatkan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum apabila laporan yang disampaikan pengurus cabang tersebut nantinya tidak terbukti.

“Namun demikian, jika nanti tidak terbukti, ya, apa yang dilaporkan itu, kami akan menyeret pengurus cabang Nahdlatul Ulama yang melaporkan ke KPK itu, akan menyeret ke pengadilan,” tegasnya.

PCNU Sekadau dan Nias Kembalikan Uang

Sebelumnya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, mendatangi Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2026). Mereka melaporkan dugaan politik uang terkait pengondisian dukungan Rais Aam PBNU dalam Muktamar ke-35 NU.

Ketua PCNU Sekadau, Bagus Fitrianto, menyatakan pihaknya menyerahkan bukti sekaligus mengembalikan dana yang pernah diterima. Menurut dia, langkah tersebut merupakan komitmen moral untuk menjaga integritas organisasi dari praktik suap.

“Kami menyerahkan seluruh bukti dan mengembalikan dana yang pernah kami terima. Ini bukan kasus tunggal, setidaknya ada sekitar 27 Pengurus Cabang (PC) lain yang juga siap melakukan langkah serupa untuk mengembalikan uang yang mereka terima,” kata Bagus.

Laporan serupa juga disampaikan tokoh muda NU, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur, yang mendatangi KPK pada Senin (12/10/2026).

Gus Lilur menyebut kedatangannya bertujuan melaporkan dugaan suap dalam Muktamar NU sekaligus mengoordinasikan pengembalian dana yang diduga berkaitan dengan praktik risywah atau jual beli suara.

“Agar beberapa PCNU yang mau mengembalikan dana riswah bisa langsung diterima penyidik KPK, dan uang riswahnya bisa langsung disita oleh penyidik KPK,” ujar Gus Lilur kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, laporan awal tersebut belum secara khusus menetapkan individu tertentu sebagai pelaku tindak pidana. Laporan itu, menurutnya, memuat dugaan rangkaian peristiwa, pola transaksi, pihak-pihak yang disebut terlibat, serta sejumlah lokasi penyerahan uang.

Dalam keterangannya, Gus Lilur juga menduga adanya pertemuan sejumlah pengurus cabang di beberapa ibu kota provinsi yang membahas dukungan terhadap paket sembilan nama calon anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA). Dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian oleh aparat penegak hukum.

Sementara itu, PCNU Kabupaten Nias, Sumatera Utara, menyerahkan uang sebesar Rp250 juta kepada KPK. Uang tersebut kemudian disita penyidik untuk kepentingan penanganan perkara.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya pengembalian uang tersebut.

“Memang ada pengembalian dari salah satu ormas ya dan pengembalian uang tersebut juga telah dilakukan penyitaan oleh penyidik, salah satunya pengembalian uang senilai Rp250 juta,” kata Budi kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).

Budi menjelaskan, penyidik masih akan menganalisis keterkaitan uang yang dikembalikan dengan dugaan tindak pidana korupsi.

“Dari pengembalian uang itu, tentu nanti penyidik akan melakukan analisis lebih lanjut bagaimana keterkaitan dengan perkara,” ujarnya.

Menurut Budi, apabila hasil analisis menemukan keterkaitan dengan dugaan praktik korupsi, uang tersebut akan digunakan sebagai barang bukti. Sebaliknya, jika tidak ditemukan keterkaitan, uang itu akan dikembalikan.

Hingga tahap ini, dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 NU masih memerlukan pendalaman dan pembuktian oleh KPK. Dukungan terhadap penegakan hukum serta pengembalian uang oleh sejumlah pengurus cabang menjadi bagian dari perkembangan laporan yang kini menunggu analisis aparat penegak hukum.

Terbaru hari ini Jumat (23/10/2026) Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, diduga terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU. Pengembalian tersebut dilakukan seorang pengacara yang mengaku kuasa hukum Kiai PCNU tertentu. Kuasa hukum tersebut menyebut kliennya menerima total Rp66 juta. Pengembalian dilakukan karena khawatir sumber dana tersebut bermasalah, sementara penelusuran lebih lanjut diserahkan kepada KPK.

Kuasa hukum kiai tersebut bernama Abdul Hakim. Ia menjelaskan bahwa kliennya menerima uang dengan total Rp66 juta. Dana itu terdiri atas Rp40 juta yang diterima secara tunai dan sisanya melalui transfer.

“Kenapa kemudian kami klien kami ini ingin mengembalikan uang tersebut? Pertama, khawatir uang tersebut adalah hasil korupsi,” ujar Abdul Hakim kepada wartawan, dilansir Kompas.tv, Jumat.

Ia menegaskan, kliennya meminta bantuan hukum untuk mengembalikan uang tersebut kepada KPK agar lembaga antirasuah itu dapat menelusuri dan menganalisis asal-usul dana tersebut.

Menurut penelusuran Liputan9.id sudah ada 3 PCNU yang mengembalikan uang terkait Muktamar Ke-35 NU Tambakbras,jombang.

(Ai/MSn)

Tags: Gus IpulGus LilurKembalikan UangKPKMuktamar ke-35PCNU NiasPCNU SekadauPemilihan AHWA
Share202Tweet126SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU
Nasional

Kiai PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU

by liputan9news
October 23, 2026
0

Kiai Pengurus PCNU Kembalikan Rp40 Juta ke KPK, Diduga Terkait Pemilihan AHWA Muktamar NU

Read more
Khalid Basalamah jadi saksi dalam sidang kasus korupsi kuota haji (Foto: Mulia/detikcom)

Khalid Basalamah Akui Setor USD554.500 ke KPK dalam Sidang Korupsi Haji

October 21, 2026
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK (Foto: Dok Liputan9news/MSN)

KPK Sita Pengembalian Rp250 Juta dari PCNU Nias, Ada Jejak ke Muktamar ke-35 NU?

October 21, 2026
Nusron Pulang ke Jakarta, MAKI Desak KPK Bergerak Tangkap di Bandara!

Nusron Pulang ke Jakarta, MAKI Desak KPK Bergerak Tangkap di Bandara!

October 20, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Pelantikan PBNU 2026-2031 di Pesantren Al-Hamid Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: NU Online/Suwitno)

Resmi Dilantik, PBNU 2026–2031 Dipimpin Kiai Miftachul Akhyar dan Gus Kikin

October 24, 2026
PCNU Kepulauan Seribu Hadiri Pengukuhan PBNU, Teguhkan Semangat Kembali ke Pesantren

PCNU Kepulauan Seribu Hadiri Pengukuhan PBNU, Teguhkan Semangat Kembali ke Pesantren

October 24, 2026
KH Abdul Muiz Ali

Ketua Bidang Keagamaan IKAMA Usul Lahan Wakaf Kuburan untuk Warga Jakarta

October 24, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In