KOTA BEKASI | LIPUTAN9NEWS
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Bekasi Utara bersama PC Pagar Nusa Kota Bekasi dan Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menggelar kirab Merah Putih dalam puncak tasyakuran Hari Santri Nasional (HSN) 2026 dan peringatan Sumpah Pemuda, Ahad (1/11/2026).
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan di kawasan Danau Duta Harapan–Telaga Mas, Bekasi Utara, pukul 07.00 hingga 12.45 WIB.
Kirab Merah Putih sepanjang 300 meter dan bendera NU menjadi daya tarik utama. Marching Band Pesantren Darut Taubah Harapanjaya turut mengiringi longmarch yang diikuti ulama, santri, aparat TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta berbagai komunitas warga.
Ketua MWC NU Bekasi Utara, Kiai Supriyatno Ikhwanudin, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat persatuan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Peringatan Hari Santri Nasional dan Sumpah Pemuda 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat ukhuwah dan membuktikan bahwa santri serta Nahdlatul Ulama selalu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” uajarnya dalam keterangan, Ahad.
Selain kirab, kegiatan juga diisi senam bersama, panggung hiburan, pembagian doorprize, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta layanan pengobatan alternatif dari PC Pagar Nusa Kota Bekasi.
Ketua PC Pagar Nusa Kota Bekasi, Ronggo Warsito, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi ulama, aparat, santri, dan masyarakat dalam memperkuat kebersamaan serta kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Umum PNIB AR Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal menegaskan bahwa Hari Santri dan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum memperkuat konsensus kebangsaan, toleransi, persatuan, dan patriotisme.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa menjaga Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta kerukunan antarumat beragama.
Gus Wal juga menegaskan komitmen PNIB untuk menolak dan melawan anarkisme, intoleransi, khilafah, terorisme, radikalisme, premanisme, serta korupsi.
Melalui kirab Merah Putih ini, PNIB, Pagar Nusa, dan MWC NU Bekasi Utara mengajak masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat cinta tanah air, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang damai dan berkeadaban.

























