• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Bukan Cuma Jualan "Bebas Riba": Menanti Gebrakan Bank Syariah di Era Ekonomi Hijau

Bukan Cuma Jualan “Bebas Riba”: Menanti Gebrakan Bank Syariah di Era Ekonomi Hijau

November 5, 2026
Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Cristin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Christin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

November 6, 2026
8 Tahun Bukan Hadiah: Ujian Kepemimpinan 154 Kepala Desa di Kabupaten Bekasi

8 Tahun Bukan Hadiah: Ujian Kepemimpinan 154 Kepala Desa di Kabupaten Bekasi

November 6, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Khutbah Jumat: Kewajiban Mentaati Pemerintah yang Sah dan Kewajiban Mencegah Perbuatan MAKAR/Mungkar Menurut Islam

November 6, 2026
Sri Sultan Sesalkan Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY: Simbol Kenegaraan Selama Masih Menjabat

Sri Sultan Sesalkan Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY: Simbol Kenegaraan Selama Masih Menjabat

November 6, 2026
Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Cristin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Cristin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

November 6, 2026
KHM Cholil Nafis

Waketum MUI Sentil Dunia Islam: Jangan Habiskan Energi untuk Konflik, Bangun Peradaban

November 6, 2026
Abd Aziz

Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy Suryo, Abd Aziz Desak Kepastian Hukum

November 6, 2026
Gus Lilur Seret Empat Nama ke KPK, Dugaan Suap Muktamar ke-35 NU Dibongkar

Gus Lilur Seret Empat Nama ke KPK, Dugaan Suap Muktamar ke-35 NU Dibongkar

November 5, 2026
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 di Hadapan Roy Suryo, Pengunjung Sidang Riuh

Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 di Hadapan Roy Suryo, Pengunjung Sidang Riuh

November 5, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Jangan Bandingkan Hidupmu dengan Hidup Orang Lain

November 5, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, November 6, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Bukan Cuma Jualan “Bebas Riba”: Menanti Gebrakan Bank Syariah di Era Ekonomi Hijau

Oleh: Zaydan Ilmi Taqiyudin

liputan9news by liputan9news
November 5, 2026
in Opini
A A
0
Bukan Cuma Jualan "Bebas Riba": Menanti Gebrakan Bank Syariah di Era Ekonomi Hijau

Bukan Cuma Jualan "Bebas Riba": Menanti Gebrakan Bank Syariah di Era Ekonomi Hijau (Foto: Ilustrasi/MSn)

492
SHARES
1.4k
VIEWS

BOGOR | LIPUTAN9NEWS

Kadang suka kepikiran, kita ini kan sering banget bangga menyandang status sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Logika paling gampangnya, apa pun bisnis yang ada embel-embel syariahnya pasti bakal laku keras. Tapi anehnya, kalau urusan naruh duit, ceritanya malah beda 180 derajat.

Coba deh cek data OJK tahun 2022 kemarin. Tingkat literasi atau melek keuangan syariah kita itu mentok di angka 9 persenan doang. Jauh banget kalau dibandingin sama literasi keuangan umum yang udah nyaris setengah dari total populasi. Imbasnya? Pangsa pasar bank syariah di Indonesia bertahun-tahun cuma jalan di tempat, asyik nongkrong di kisaran 7 sampai 8 persen.

Padahal kalau diingat-ingat, pas beberapa bank syariah milik negara digabung jadi satu entitas raksasa beberapa waktu lalu, euforianya gila-gilaan. Banyak yang mikir ini bakal jadi game changer. Tapi kok mayoritas masyarakat masih lebih milih antre di bank konvensional?

Terjebak di Zona “Ganti Istilah”

Jujur aja, ini masalah persepsi. Buat kebanyakan orang awam, bank syariah itu kesannya cuma bank biasa yang istilah-istilahnya diganti pakai bahasa Arab. Sistem kerjanya kerasa sama aja. Terus terang, kalau disuruh milih antara bank yang rajin ngasih promo diskon ngopi tiap tanggal kembar, sama bank yang cuma nawarin “ketenangan batin” karena bebas riba, nasabah rasional ujung-ujungnya pasti goyah juga.

BeritaTerkait:

Etika Bisnis Bank Syariah di Era Digital: Tolong, Jangan Cuma Jualan Slogan Bebas Riba

Kiai Cholil Nafis: Fatwa Ekonomi Syariah Harus Fleksibel

Bunga, Riba dan Dampaknya dalam Kehidupan Manusia

Mahasiswa STISNU Tangerang Terjun ke Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bekasi: PPL Sukses Bangun Ekonomi Syariah!

Apalagi kalau dihadapkan sama realita teknologi. Anak muda sekarang itu level sabarnya tipis banget. Kalau buka rekening masih harus ribet, atau aplikasi mobile banking-nya sering error pas lagi mau checkout keranjang belanjaan, ya sudah. Ditinggal. Kalau industri ini cuma ngandelin kelompok nasabah yang murni nyari pahala, pasarnya nggak akan ke mana-mana.

Anak Muda, Krisis Iklim, dan Titik Temu yang Hilang

Terus, bank syariah harus gimana biar nggak cuma jadi “ban serep”? Nah, di sinilah letak peluang emas yang ironisnya malah sering dilewatin. Kuncinya ada di Milenial dan Gen Z.

Anak-anak muda zaman now itu punya kepedulian yang ampun-ampunan tingginya soal isu lingkungan hidup. Mereka itu generasi yang rela bayar kopi lebih mahal asal sedotannya bukan dari plastik. Mereka berani memboikot brand fesyen besar kalau ketahuan bayar buruhnya murah atau buang limbah sembarangan ke sungai. Di dunia bisnis, gaya hidup peduli lingkungan dan sosial ini punya nama keren: ESG (Environmental, Social, and Governance).

Menariknya, kalau kita mau jujur dan bedah dalem-dalem, konsep ekonomi syariah itu dari sananya emang udah sangat pro-lingkungan alias ESG banget! Aturan main utamanya jelas: uang nasabah di bank syariah itu haram hukumnya dipakai buat modalin bisnis yang ngerusak alam, mengeksploitasi manusia, atau membahayakan kehidupan.

Masalahnya, nilai jual sekeren ini jarang banget dipakai buat marketing. Kampanye bank syariah rata-rata masih berkutat di kalimat, “Ayo nabung di sini biar berkah dan bebas riba.” Kesannya agak kaku dan kadang bikin sebagian orang ngerasa lagi diceramahin.

Coba bayangin kalau narasinya dirombak total. Bayangin ada billboard atau iklan di media sosial dari bank syariah yang nulis gini: “Uang yang Anda tabung di sini 100 persen aman. Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun yang dipakai buat mendanai korporasi perusak hutan atau industri batu bara yang bikin polusi.”

Wah, itu pasti ngena banget. Pesan kayak gini kerasa jauh lebih fresh, universal, dan langsung menjawab kegelisahan anak muda hari ini soal krisis iklim. Bahkan, orang yang bukan muslim pun sangat mungkin tertarik buat buka rekening kalau tahu uangnya nggak dipakai buat ngerusak bumi.

Bumikan Bahasanya, Eksekusi Aksinya

Tentu saja, punya narasi keren harus dibarengi sama perombakan cara komunikasi. Nggak semua orang itu lulusan ekonomi Islam yang paham bedanya mudharabah sama musyarakah. Kalau tujuannya mau merangkul orang banyak, bahasanya wajib dibumikan. Pakai aja istilah sehari-hari kayak “investasi patungan”, “sistem bagi hasil yang adil”, atau “titipan aman”. Esensinya tetep syariah kok, cuma bungkusnya aja yang dibikin lebih renyah.
Selain itu, bank syariah juga harus mulai berani unjuk gigi di lapangan. Mulailah agresif ngasih modal atau kredit murah buat bisnis masa depan. Misalnya, modalin startup anak muda yang ngurusin daur ulang sampah plastik, kasih kemudahan cicilan buat kendaraan listrik, atau support UMKM yang jual makanan organik.

Udah bukan zamannya lagi bank syariah main aman dan cuma ngincar pasar orang-orang yang pengin hijrah. Ini tuh momen emas buat ngebuktiin kalau sistem keuangan Islam itu bisa jadi solusi nyata buat ngeberesin masalah bumi dan ketimpangan sosial.

Sekarang tinggal pilihannya aja: mau berani ambil panggung dan memimpin revolusi ekonomi hijau ini, atau tetep asyik jalan di tempat sambil ngeliatin bank konvensional terus-terusan lari maraton di depan mata.

Zaydan Ilmi Taqiyudin, Mahasiswa Akuntansi Syariah di Universitas TAZKIA Bogor

Tags: Ekonomi HijauEkonomi SyariahRiba
Share197Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Etika Bisnis Bank Syariah di Era Digital: Tolong, Jangan Cuma Jualan Slogan "Bebas Riba"
Opini

Etika Bisnis Bank Syariah di Era Digital: Tolong, Jangan Cuma Jualan Slogan Bebas Riba

by liputan9news
November 5, 2026
0

Etika Bisnis Bank Syariah di Era Digital: Tolong, Jangan Cuma Jualan Slogan "Bebas Riba"

Read more
Waketum MUI KH M Cholil Nafis saat saat memberikan pengarahannya dalam Rapat Pleno DSN-MUI Ke-61 Tahun 2026 yang diselenggarakan di Novotel Jakarta Pulomas, Selasa (29/9/2026). (Foto: Fachri/ MUI Digital)

Kiai Cholil Nafis: Fatwa Ekonomi Syariah Harus Fleksibel

September 30, 2026
Muhammad Ihsan Adz-Dzikra, Mahasiswa STMIK Tazkia Bogor, Semester 2 - Prodi Teknik Informatika

Bunga, Riba dan Dampaknya dalam Kehidupan Manusia

April 13, 2026
Mahasiswa STISNU Tangerang Terjun ke Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bekasi: PPL Sukses Bangun Ekonomi Syariah!

Mahasiswa STISNU Tangerang Terjun ke Dinas Koperasi dan UKM Kab. Bekasi: PPL Sukses Bangun Ekonomi Syariah!

March 31, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Cristin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Jabar ke Cikarang Barat, Christin Novalia Simanjuntak Serap Keluhan Warga

November 6, 2026
8 Tahun Bukan Hadiah: Ujian Kepemimpinan 154 Kepala Desa di Kabupaten Bekasi

8 Tahun Bukan Hadiah: Ujian Kepemimpinan 154 Kepala Desa di Kabupaten Bekasi

November 6, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Khutbah Jumat: Kewajiban Mentaati Pemerintah yang Sah dan Kewajiban Mencegah Perbuatan MAKAR/Mungkar Menurut Islam

November 6, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In