JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Penampilan gemilang Emil Audero di bawah mistar Rayo Vallecano membuat pelatih Espanyol, Manolo Gonzalez, kecewa. Ia menilai timnya seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol saat menghadapi Rayo.
Espanyol harus pulang tanpa poin setelah kalah 1-2 dari Rayo Vallecano pada jornada keenam Liga Spanyol 2026-2027 di Butarque, Rabu (16/09/2026) dini hari WIB.
Rayo langsung tampil agresif dan mencetak dua gol melalui Alvaro Garcia pada menit ke-3 serta Adria Pedrosa pada menit ke-26.
Gonzalez mengakui permainan Espanyol pada babak pertama sangat buruk.
“Di babak pertama, kami tidak kompak, pressing terlambat, terlalu jauh dari lawan, dan kami kerap kehilangan bola,” kata Gonzalez, dikutip dari Union Rayo.
Espanyol kemudian bangkit pada babak kedua. Roberto Fernandez memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54.
Menurut Gonzalez, gol tersebut seharusnya menjadi momentum untuk menyamakan kedudukan. Namun, peluang-peluang Espanyol kembali digagalkan Emil Audero.
Kiper Timnas Indonesia itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk tiga saves beruntun pada menit ke-58 hingga 63. Audero menggagalkan peluang Bryan Zaragoza dan Marcos Fernandez.
“Kami benar-benar tampil berbeda di babak kedua. Kami menekan mereka dengan keras dan bermain bagus,” ujar Gonzalez.
“Kami menciptakan sejumlah peluang bagus. Namun, sangat disayangkan kami hanya mencetak satu gol tersebut.”
Gonzalez menilai Espanyol memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan, tetapi ketangguhan Audero membuat usaha mereka berakhir sia-sia.
Kemenangan ini membuat Rayo Vallecano mengamankan tiga poin, sementara Espanyol harus menerima kekalahan setelah gagal memaksimalkan peluang di babak kedua.

























