JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Kementerian Luar Negeri memastikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir ikut dalam delegasi resmi Indonesia yang berkunjung ke Iran pekan ini. Rombongan tersebut dipimpin Menteri Luar Negeri Sugiono bersama Ketua MPR Ahmad Muzani atas penugasan Presiden Prabowo Subianto.
Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan kehadiran dua pimpinan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu menunjukkan bahwa delegasi yang berangkat merupakan representasi bangsa Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara sahabat. Selain menghadiri prosesi penghormatan terakhir kepada mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, delegasi juga mengemban misi memperkuat hubungan diplomatik Indonesia-Iran.
Dalam agenda kunjungan, Menteri Luar Negeri Sugiono dijadwalkan menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Menurut Yvonne, pertemuan tersebut bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran sekaligus memperdalam kerja sama di berbagai bidang prioritas, mulai dari politik, ekonomi, perdagangan, pendidikan, hingga sektor strategis lainnya.
Pemerintah berharap dialog itu juga dapat mempercepat koordinasi kedua negara dalam menghadapi berbagai tantangan regional maupun global, termasuk dinamika kawasan Timur Tengah dan isu-isu internasional yang menjadi perhatian bersama.
Di sisi lain, Ketua MPR Ahmad Muzani akan bertemu Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemitraan antarparlemen sekaligus memperluas kerja sama antarmasyarakat kedua negara. Diplomasi parlemen dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkokoh hubungan Indonesia dan Iran di luar jalur pemerintahan.
Kunjungan delegasi Indonesia berlangsung di tengah rangkaian prosesi penghormatan dan pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Jenazah Khamenei bersama sejumlah tokoh terdekatnya dibawa ke Masjid Agung Musalla Teheran pada 3 Juli 2026 dan disemayamkan di aula utama masjid tersebut pada 4-5 Juli. Prosesi pemakaman kemudian berlanjut pada Senin, 6 Juli 2026, di Kota Qom, disusul upacara penghormata
n di Baghdad, Karbala, dan Najaf, Irak, sebelum tahap akhir pemakaman dilaksanakan di Kota Mashhad pada Kamis, 9 Juli 2026. Rangkaian tersebut menjadi salah satu prosesi kenegaraan dan keagamaan terbesar di Iran yang turut dihadiri berbagai delegasi dari negara sahabat.
Inilah Pesan Pemimpin Tertinggi Iran di Peringatan 40 Hari Gugurnya Ayatullah Ali Khamenei

























