• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Zakat yang Tertolak

Nyawer Qori atau Qoriah, Pantaskah?

January 8, 2023
Risalah Kempek Cirebon

Risalah Kempek Cirebon: Pengurus PBNU Tersangka Wajib Segera di Pecat, Haram di Pertahankan

January 19, 2026
Syafrudin Budiman, SIP, Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta)

Mempelajari Ideologi Liberalisme

January 19, 2026
Mencari Cermin yang Jernih dari Kasus Korupsi

Mencari Cermin yang Jernih dari Kasus Korupsi

January 18, 2026
Risalah Kempek Cirebon: Bekerjasama dengan Zionis Haram, Gus Yahya Harus Legowo dipecat

Risalah Kempek Cirebon: Bekerjasama dengan Zionis Haram, Gus Yahya Harus Legowo dipecat

January 18, 2026
KH. Cholil Nafis, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Menata Poligami Tanpa Kriminalisasi, Respon Terhadap Polemik Pemidanaan Nikah Siri

January 18, 2026
BEM PTNU DIY Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

BEM PTNU DIY Tolak Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

January 18, 2026
Gus Aiz, Terperiksa KPK dalamkasus dugaan Korupsi Tambahan Kuota Haji Khusus tahun 2024 (Foto: Antara/MSN)

KPK Dalami Tujuan Gus Aiz Terima Uang Rasuah Kuota Haji

January 17, 2026
Optimalisasi Kinerja Jaringan Komputer dalam Era Digital

Optimalisasi Kinerja Jaringan Komputer dalam Era Digital

January 17, 2026
Islah Bahrawi (Gus Islah)

Islah Bahrawi Bongkar Peran Yaqut dan Jokowi Dibalik Kasus Korupsi Kuota Haji 2024

January 17, 2026
Rumi

Rumi

January 17, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Tuesday, January 20, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Nyawer Qori atau Qoriah, Pantaskah?

Oleh: KH. A. Muzaini Aziz, Lc, MA.

liputan9news by liputan9news
January 8, 2023
in Uncategorized
A A
0
Zakat yang Tertolak
545
SHARES
1.6k
VIEWS

Saking pentingnya adab, dalam ranah apapun, sampai-sampai sebuah adagium mengatakan:

ألأدب فوق العلم

Adab itu di atas ilmu

BeritaTerkait:

Kultural Fungsional Nahdliyin

Khutbah Jumat: Ramadan Bulan Al-Quran

Sekjen LADISNU Ajak Umat Doakan Kesembuhan Buya Said Aqil Siroj yang Sedang Dirawat

Buka MTQ Ke-56, Pj Bupati Dedy Supriyadi: Ajang Munculkan Qori-qoriah Berprestasi Level Nasional

Atau, dalam adagium lain dikatakan:

ألأدب فوق الكل

Adab di atas segalanya

Dalam Hilyatul Awliyâ’ dikisahkan bahwa Malik bin Anas pernah berkata:

تعلم الأدب قبل أن تتعلم العلم

Pelajarilah adab sebelum engkau pelajari ilmu.

Saat orang tua kita, guru kita, atasan atau pimpinan kita sedang berbicara dengan kita, sikap normal kita tentu: Lisan kita diam dan telinga kita mendengarkannya. Itu adalah adab yang standar.

Lalu bagaimana jika Tuhan yang menciptakan kita, yang menciptakan semesta alam, yang serba Maha, sedang berbicara dengan kita melalui firman-Nya?

Yang perlu kita sadari bahwa al-Qur’an adalah Kalâmullâh, Perkataan Allah, atau biasa kita sebut dengan Firman Allah. Diam dan mendengarkan, itulah adab standar yang Allah tuntut dari kita:

وَاِذَا قُرِئَ الْقُرْاٰنُ فَاسْتَمِعُوْا لَهٗ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah, agar kamu mendapat rahmat._ (QS. Al-A’raf: 204)

Asbâb an-nuzûl (sebab turunnya) ayat di atas memang terkait dengan shalat. Namun, sebuah kaidah mengatakan:

العبرة بعموم اللفظ لا بخصوص السبب

Ibrah (pelajaran) diambil dari keumumam redaksi, bukan dari kekhususan sebab yang melatarbelakangi.

Seperti kasus di luar konteks shalat yang tercantum di dalam _ad-Durr al-Mantsûr fî at-Tafsîr al-Ma’tsûr_ yang lazim disingkat dengan Tafsîr As-Suyûthiy:

وأخرج أبو الشيخ عن عثمان بن زائدة، أنه كان إذا قرئ عليه القرآن غطى وجهه بثوبه، ويتأول من ذلك قول الله {وإذا قرئ القرآن فاستمعوا له وأنصتوا} فيكره أن يشغل بصره وشيئا من جوارحه بغير استماع

Diriwayatkan oleh Abu as-Syeikh dari Utsman ibn Zaidah bahwa jika al-Qur’an sedang dibacakan di hadapannya maka ia menutup wajahnya dengan pakaiannya, sebagaimana yang ia pahami dari ayat {Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah…}, karena ia tidak suka matanya serta seluruh anggota tubuhnya disibukkan oleh sesuatu selain mendengarkan (ayat yang sedang dibacakan).

Maka menjadi abnormal dan niradab (tidak beradab) ketika firman Tuhan dibacakan, dan sikap kita justru jauh dari adab diam dan mendengarkan, alih-alih berupaya untuk memahami artinya dan menyelami maknanya, untuk kemudian mentaati setiap perintah dan larangan yang termuat di dalamnya dan berakhlaq mulia sesuai tuntunannya.

Seperti yang saat ini sedang heboh: Nyawer qari’/qari’ah yang sedang membaca al-Qur’an. Sambil diselingi suara-suara riuh tawa dan sejenisnya. Meski atas nama budaya manapun, sikap seperti itu sudah mengkhianati adab standar yang diajarkan oleh al-Qur’an itu sendiri.

Di dalam Al-Burhân fî ‘Ulûm al-Qur’ân dikatakan:

استماع القرآن والتفهم لمعانيه من الآداب المحثوث عليها، ويكره التحدث بخضور القرآن. قال الشيخ أبو محمد بن عبد السلام: والإشتغال عن السماع بالتحدث بما لا يكون أفضل من الاستماع سوء الأدب على الشرع

Fokus menyimak (bacaan) al-Qur’an dan berupaya untuk memahami kandungan maknanya adalah termasuk dari adab yang ditekankan. Dan berbicara saat al-Qur’an dibacakan adalah hal yang dibenci. Syeikh Abu Muhammad ibn Abdus Salam berkata: Sibuk berbicara tentang hal-hal yang tidak lebih baik dibanding mendengarkan (al-Qur’an) adalah adab yang buruk terhadap syariat.

Demikianlah, semoga fenomena nyawer qari’/qari’ah tidak menjadi tradisi yang justru mengkhianati al-Qur’an dan menghilangkan keberkahan bacaan al-Qur’an itu sendiri.

KH. A. Muzaini Aziz, Lc, MA, Penulis adalah Ketua Bidang Pendidikan, Kaderisasi dan Riset PP LADISNU (Pimpinan Pusat Lajnah Dakwah Islam Nusantara), Lajnah Falaqiyah PWNU Banten, Wakil Katib Syuriah PWNU Jakarta, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Kota Tangerang, salah satu Hakim MTQ-LPTQ Kota Tangerang, Ketua Yayasan Al-Mu’in Kota Tangerang, Pengasuh Majelis Khayr Ummah Kota Tangerang dan lainnya.

Tags: KH. Ade Muzaini AzizLADISNUqoriQoriahSawer
Share218Tweet136SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

NU Kultural
Opini

Kultural Fungsional Nahdliyin

by liputan9news
April 21, 2025
0

Bandung | LIPUTAN9NEWS Saya sudah pernah menulis tentang keterbatasan posisi di struktur organisasi NU guna menampung puluhan juta nahdliyin. Hampir...

Read more
Ade Muzaini Aziz

Khutbah Jumat: Ramadan Bulan Al-Quran

March 13, 2025
Kiai Said: Tasawuf adalah Revolusi Ruh (Tsaurah Ruhaniyah)

Sekjen LADISNU Ajak Umat Doakan Kesembuhan Buya Said Aqil Siroj yang Sedang Dirawat

March 8, 2025
MTQ Ke-56

Buka MTQ Ke-56, Pj Bupati Dedy Supriyadi: Ajang Munculkan Qori-qoriah Berprestasi Level Nasional

October 1, 2024
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2518
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

141
Risalah Kempek Cirebon

Risalah Kempek Cirebon: Pengurus PBNU Tersangka Wajib Segera di Pecat, Haram di Pertahankan

January 19, 2026
Syafrudin Budiman, SIP, Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Ilmu Politik Universitas Nasional Jakarta)

Mempelajari Ideologi Liberalisme

January 19, 2026
Mencari Cermin yang Jernih dari Kasus Korupsi

Mencari Cermin yang Jernih dari Kasus Korupsi

January 18, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In