• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
PNIB Nilai Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati!

PNIB Nilai Deforestasi di Papua adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

June 4, 2026
Gus Rozin: Pendanaan Pesantren Merupakan Kewajiban Negara, Bukan Sekadar Bantuan

Gus Rozin: Pendanaan Pesantren Merupakan Kewajiban Negara, Bukan Sekadar Bantuan

June 4, 2026
Kiai Taufik Damas Nilai Kritik Dino Patti Djalal soal Lawatan Luar Negeri Sangat Diperlukan

Kiai Taufik Damas Nilai Kritik Dino Patti Djalal soal Lawatan Luar Negeri Sangat Diperlukan

June 3, 2026
KH Miftachul Akhyar

PBNU Akan Gelar Munas-Konbes NU di Ploso Kediri 20-21 Juni 2026

June 3, 2026
Investor China Siap Kucurkan US$50 Juta, PT Bumi Brawa Berdikari Garap Hotel Eco Green di Bali dan Labuan Bajo

Investor China Siap Kucurkan US$50 Juta, PT Bumi Brawa Berdikari Garap Hotel Eco Green di Bali dan Labuan Bajo

June 2, 2026
Prof. Dr. K.H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, S.Ag., Lc., MA., Rais Syuriyah PCNU Jakarta Pusat

Sapi Kurban Presiden untuk Rakyat: Tinjauan Syariah dan Kebijakan Publik

June 3, 2026
Labuan Bajo Bergejolak ! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

Labuan Bajo Bergejolak! Misteri Tanah 40 Hektar Hotel St. REGIST Stop Mangkrak, Erwin Bebek/Kadiman Sembunyi?

June 2, 2026
Yusuf mars

Jika Kiai Miftachul Akhyar Kembali Jadi Rais Aam PBNU, Nasib Gus Yahya Game Over?

June 2, 2026
Warga NU Gelar Mubes di Yogyakarta, Desak PBNU Kembali ke Khittah

Warga NU Gelar Mubes di Yogyakarta, Desak PBNU Kembali ke Khittah

June 1, 2026
Kiai Imjaz Bina Insan Mulia: Ketika Pesantren Berani Bertransformasi, PTN dan Beasiswa Global bukan Lagi Mimpi

Kiai Imjaz Bina Insan Mulia: Ketika Pesantren Berani Bertransformasi, PTN dan Beasiswa Global bukan Lagi Mimpi

June 1, 2026
PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

June 1, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, June 4, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

PNIB Nilai Deforestasi di Papua adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

liputan9news by liputan9news
June 4, 2026
in Nasional
A A
0
PNIB Nilai Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati!

PNIB Nilai Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati! (Foto: Nugroho/PNIB/MSN)

492
SHARES
1.4k
VIEWS

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS
Pembabatan hutan (Deforestasi) untuk kepentingan industri sudah terjadi secara masive dan terorganisir. Gambaran nyata bisa kita saksikan dalam film ‘Pesta Babi’ yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Tanah Papua sedang dijadikan target penguasaan industri perkebunan berskala Internasional. Dengan berdalih program swasembada pangan, hutan di Papua selatan dijadikan lahan perkebunan seluas lebih dari 1 juta hektar.

Ketua Umum PNIB, ormas kebhinekaan, lintas Agama, anti intoleransi dan Khilafah radikalisme Terorisne, AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal) menyampaikan penolakannya dalam sebuah wawancara bersama awak media.

“Deforestasi itu bentuk intolerasi kepada alam, budaya dan tradisi. Warga papua yang hidup dalam kearifan lokal bersama harmonisasi alam kehilangan hutan yang menjadi rumah mereka. Dibabat habis untuk kepentingan industri tanpa memperhatikan masa depan warga, adat, tradisi dan budaya adalah arogansi nyata yang dilegalkan oleh para oknum penguasa yang bekerja sama dengan oligarki” ungkap Gus Wal.

BeritaTerkait:

PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

PNIB: Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia

Kondisi tanah Papua yang sedang digunduli hutannya menjadi pembicaraan yang ramai di publik. Kebijakan industrialisasi di tanah adat tidak hanya di tanah Papua, tapi bisa terjadi dimana saja demi menuruti kepentingan konglomerat bisnis.

“Hari ini Papua besok bisa di Sulawesi, lusa bisa saja tanah adat suku di Nusa Tenggara atau Maluku. Kepentingan bisnis tidak peduli tempat dan waktu. Dimana ada tanah kosong mereka tinggal tunjuk untuk dijadikan lokasi industri. Ini yang harus kita pikirkan bersama untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, tanah adat, budaya dan tradisi saat dihabisi oleh industri yang dholim terhadap masa depan warga” imbuh Gus Wal.

Kegelisahan Gus Wal dan PNIB menjadi keresahan yang sama dengan masyarakat adat lainnya. Menurutnya, penguasa hanya akan kalah dengan persatuan dan kesatuan rakyat.

“Kita yang sedang terancam intoleransi industri sudah waktunya bersatu. Jangan pernah mau dipecah belah dengan iming-iming materi, namun akhirnya tidak punya lagi jati diri di tanah sendiri. Penguasa hanya segelintir orang yang memiliki pangkat dan jabatan. Kita ribuan, puluhan ribu, ratusan ribu, jutaan bahkan ratusan juta jumlahnya apabila bersatu akan menjadi sebuah kekuatan atas dasar nasib yang sama” lanjutnya.

Konglomerat industri menurut Gus Wal adalah jargon kapitalis dan kolonialis asing yang harus dilawan.

“Para pendiri bangsa berhasil menumpas kongsi dagang VOC yang menjadikan kita negara jajahan. Hari ini mereka datang lagi dalam bentuk lain. Jangan sampai kita dijajah kepentingan dagang lagi, Kekayaan SDA Indonesia untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran bangsa adalah harga mati, Indonesia Not For Sale, Dan Indonesia Menolak Khilafah Radikalisme Terorisme Sampai Kiamat” pungkas Gus Wal.

(WLAY)

Tags: deforestasiIntoleransiPapuaPNIB
Share197Tweet123SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon
Nasional

PNIB: Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme yang Bukan Omon-Omon

by liputan9news
June 1, 2026
0

SURABAYA | LIPUTAN9NEWS Para pendiri bangsa membangun negara bernama Indonesia melalui proses yang panjang. Dimulai dari meletakkan pondasi bangsa bernama...

Read more
PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

PNIB: Momentum Idul Adha Refleksikan Pengorbanan untuk Toleransi, Kepedulian dan Persatuan Seluruh Umat Beragama

May 29, 2026
PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

PNIB Tolak Impor Tabung CNG China, Berdayakan Produk Anak Bangsa, Kedaulatan Energi Harga Mati

May 23, 2026
PNIB: Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia

PNIB: Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Teguhkan Indonesia Negeri Pancasila Pusat Kesetaraan dan Toleransi Dunia

May 21, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2577
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
PNIB Nilai Deforestasi di Papua Adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk kesejahteraan rakyat dan kemakmuran Bangsa Harga Mati!

PNIB Nilai Deforestasi di Papua adalah Bentuk Intoleransi Kepada Alam, Tolak Neo VOC, Kekayaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

June 4, 2026
Gus Rozin: Pendanaan Pesantren Merupakan Kewajiban Negara, Bukan Sekadar Bantuan

Gus Rozin: Pendanaan Pesantren Merupakan Kewajiban Negara, Bukan Sekadar Bantuan

June 4, 2026
Kiai Taufik Damas Nilai Kritik Dino Patti Djalal soal Lawatan Luar Negeri Sangat Diperlukan

Kiai Taufik Damas Nilai Kritik Dino Patti Djalal soal Lawatan Luar Negeri Sangat Diperlukan

June 3, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In