• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Tegar Pradana, Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY.

Rupiah Melemah dan Rakyat Menjerit, BEM PTNU DIY: Jangan Anggap Krisis Ekonomi Sekadar Angka

May 20, 2026
KH. Khotimi Bahri, Katib Syuriah PCNU Kota Bogor dan Sedang Menyelesaikan Program Doktoral di SPI UNUSIA

Salafi-Wahabi Dalam Sejarah Gerakan Radikalisme Islam

June 6, 2026
Gus Salam; Inovasi Khidmah NU Sulsel Berbasis Potensi Dan Kearifan Lokal

Gus Salam: Inovasi Khidmah NU Sulsel Berbasis Potensi Dan Kearifan Lokal

June 6, 2026
Robikin Emhas, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2015-2021

Dari Rais Akbar ke Rais ’Aam: Relevansi Kepemimpinan Ulama NU di Era Modern

June 6, 2026
SIG III dan Aksi Tanam Pohon, PMII IAI Ngawi Perkuat Kaderisasi dan Kepedulian Lingkungan

SIG III dan Aksi Tanam Pohon, PMII IAI Ngawi Perkuat Kaderisasi dan Kepedulian Lingkungan

June 6, 2026
Membangun Pondasi Dan Struktur Gerakan Dari Arus Bawah (Catatan Khidmah Gus Salam di PWNU Jawa Timur). Oleh: Ahmad Samsul Rijal

Membangun Pondasi Dan Struktur Gerakan Dari Arus Bawah (Catatan Khidmah Gus Salam di PWNU Jawa Timur)

June 6, 2026
BGN Jadi Ladang Korupsi, PNIB Ngamuk

BGN Jadi Ladang Korupsi, PNIB Ngamuk

June 6, 2026
Mantan Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), di Surabaya, Rabu (03/06/2026).(Foto: kompas.com/Adhi Dwi)

Gus Salam Sebut pada Muktamar NU Ke-35 PC dan PWNU Ingin Perubahan di PBNU

June 5, 2026
KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang.

Gus Rosikh: NU Jangan Dibuat Mainan, Jangan Jadi Alat Kepentingan Antar Kelompok, NU Ora Didol, Reformasi PBNU

June 5, 2026
Prabowo Mania 08 Apresiasi Pergantian Kepala BGN Baru Naniek S. Deyang

Prabowo Mania 08 Apresiasi Pergantian Kepala BGN Baru Naniek S. Deyang

June 4, 2026
Pemberantasan Korupsi di BGN, Bukti Nyata dan Komitmen Prabowo Sesuai Amanat Reformasi 98

Pemberantasan Korupsi di BGN, Bukti Nyata dan Komitmen Prabowo Sesuai Amanat Reformasi 98

June 4, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, June 7, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Rupiah Melemah dan Rakyat Menjerit, BEM PTNU DIY: Jangan Anggap Krisis Ekonomi Sekadar Angka

liputan9news by liputan9news
May 20, 2026
in Nasional
A A
0
Tegar Pradana, Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY.

Tegar Pradana, Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY. (Foto: Nugroho/MSN)

510
SHARES
1.5k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Koordinator Wilayah BEM PTNU DIY, Tegar Pradana, menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang kembali menembus level Rp17.665 per dolar AS sebagai alarm serius terhadap kondisi ekonomi nasional yang semakin menekan masyarakat kecil.

Menurutnya, situasi tersebut tidak bisa dianggap sekadar dinamika pasar global, melainkan cerminan lemahnya ketahanan ekonomi nasional dan lambannya langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi rakyat.

Tegar menilai, anjloknya rupiah telah memicu dampak berantai di berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kenaikan harga bahan pokok, pupuk, BBM, biaya distribusi, hingga bahan baku industri menjadi bukti bahwa pelemahan rupiah tidak berhenti pada transaksi dolar semata, tetapi langsung menghantam kehidupan sehari-hari masyarakat bawah.

“Rakyat kecil memang tidak memegang dolar dalam aktivitas sehari-hari, tetapi mereka merasakan dampaknya secara langsung ketika harga sembako naik, pupuk mahal, biaya transportasi meningkat, dan penghasilan tetap stagnan. Jadi persoalan ini tidak bisa disederhanakan hanya karena masyarakat desa tidak bertransaksi menggunakan dolar,” ujar Tegar dalam keterangannya, Rabu (20/05/2026).

BeritaTerkait:

Karakteristik Dasar Bank Syariah: Konsep, Penerapan, dan Perbandingan dengan Perbankan Konvensional

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Lemah itu Taktis

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

Ia juga menyentil narasi sejumlah pejabat negara yang dinilai terlalu normatif dan kurang mencerminkan keresahan masyarakat di tengah situasi ekonomi yang sulit. Menurutnya, pernyataan pemimpin negara seharusnya mampu menghadirkan ketenangan sekaligus solusi konkret, bukan justru memberi kesan bahwa persoalan ekonomi rakyat dapat dianggap sepele.

“Ketika rupiah melemah, yang pertama kali terkena dampak adalah rakyat kecil. Petani mengeluhkan harga pupuk, pelaku UMKM kesulitan membeli bahan baku, biaya pendidikan naik, dan daya beli masyarakat terus menurun. Negara tidak boleh hanya hadir lewat pernyataan optimisme tanpa langkah nyata,” terangnya.

BEM PTNU DIY menilai bahwa pelemahan rupiah saat ini merupakan alarm keras yang harus direspons dengan kebijakan luar biasa dan terukur. Pemerintah didorong untuk tidak hanya mengambil langkah reaktif, tetapi segera memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui stabilisasi harga kebutuhan pokok, penguatan cadangan devisa, pengendalian impor, perlindungan sektor pertanian, serta keberpihakan nyata kepada UMKM dan ekonomi desa.

Tegar menegaskan bahwa mahasiswa akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak kepada rakyat kecil dan tidak terjebak pada pendekatan ekonomi yang elitis serta jauh dari realitas sosial masyarakat.

“Kalau kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya ekonomi yang terdampak. Ketimpangan sosial bisa semakin melebar, angka kemiskinan meningkat, dan kepercayaan publik terhadap pemerintah ikut tergerus. Ini bukan hanya ancaman krisis ekonomi, tetapi juga krisis kepercayaan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas ekonomi tidak cukup dijaga melalui narasi politik semata, melainkan membutuhkan keberanian mengambil kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat di akar rumput.

“Mahasiswa akan tetap menjadi pengingat moral bagi pemerintah. Sebab ketika ekonomi melemah, rakyat kecil tidak punya ruang perlindungan sebesar para elite. Mereka yang pertama terkena dampak dan paling lama menanggung akibatnya,” pungkas Tegar.

(WLY)

Tags: BEM Nusantara DIYBEM PTNU DIYEkonomiRupiahRupiah melemahTegar Pradana
Share204Tweet128SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Karakteristik Dasar Bank Syariah: Konsep, Penerapan, dan Perbandingan dengan Perbankan Konvensional
Opini

Karakteristik Dasar Bank Syariah: Konsep, Penerapan, dan Perbandingan dengan Perbankan Konvensional

by liputan9news
May 21, 2026
0

BOGOR | LIPUTAN9NEWS Bank syariah hadir sebagai solusi alternatif bagi masyarakat yang mendambakan perbankan yang dijalankan berdasarkan prinsip-prinsip Islam. Salah...

Read more
Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

Rupiah Terjun Bebas, PNIB Nilai Alarm Keras Kegagalan Pemerintah menjaga Stabilitas Ekonomi, Korbanya Rakyat Desa dan Kota

May 19, 2026
Yudhie Haryon (CEO Nusantara Centre) dan Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Rupiah Lemah itu Taktis

May 19, 2026
Muhammad Ikhsanurrizqi, Ketua BEM PTNU Se-Nusantara.

Ketua BEM PTNU Sentil Pernyataan Presiden soal Rupiah: Rakyat Kecil Tetap Jadi Korban

May 18, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2579
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

759
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KH. Khotimi Bahri, Katib Syuriah PCNU Kota Bogor dan Sedang Menyelesaikan Program Doktoral di SPI UNUSIA

Salafi-Wahabi Dalam Sejarah Gerakan Radikalisme Islam

June 6, 2026
Gus Salam; Inovasi Khidmah NU Sulsel Berbasis Potensi Dan Kearifan Lokal

Gus Salam: Inovasi Khidmah NU Sulsel Berbasis Potensi Dan Kearifan Lokal

June 6, 2026
Robikin Emhas, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2015-2021

Dari Rais Akbar ke Rais ’Aam: Relevansi Kepemimpinan Ulama NU di Era Modern

June 6, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In