• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Syekh Naim

Sekjen Hizbullah Sebut Serangan ke Rumah Netanyahu Tunjukkan Keberhasilan Intelijen yang Signifikan

October 29, 2025
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Gus Yahya

Rais Aam dan Sekjen PBNU Hingga Prabowo tidak Hadiri Harlah Ke-100 NU, Ini Penjelasan Gus Yahya

February 1, 2026
Dr.H. Dudy Imanuddin Effendi, M.Ag., MQM., Pengamat Sosial dan Wakil Dekan I Bidang Akademik FDK UIN Bandung

Meneguhkan Polri di Bawah Presiden: Kuatkan Agenda Reformasi, Bukan Degradasi Institusi

February 1, 2026
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) saat memimpin konferensi pers di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (Foto: NU Online/Syakir NF)

Ketum PBNU Tegaskan Seluruh Unsur Organisasi Kompak Hadiri Harlah Ke-100 NU

January 31, 2026
Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

Anggota Komisi XI DPR RI Eric Hermawan Sebut KEK Tembakau sebagai Model Pembangunan Ekosistem Ekonomi dari Hulu hingga Hilir

January 31, 2026
Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

Gus Baehaqi: Hasil Pleno PBNU Menunjukkan  Supremasi Syuriyah PBNU

January 30, 2026
Pondok Pesantren Miftahul Ulum menggelar kegiatan Milad ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

Pondok Pesantren Miftahul Ulum Menggelar Kegiatan Milad Ke-13, Dihadiri Walikota Jakarta Timur

January 30, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Sunday, February 1, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Internasional

Sekjen Hizbullah Sebut Serangan ke Rumah Netanyahu Tunjukkan Keberhasilan Intelijen yang Signifikan

liputan9news by liputan9news
October 29, 2025
in Internasional
A A
0
Syekh Naim

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Syekh Naim Qasim menegaskan bahwa struktur kepemimpinan Hizbullah bersifat kolektif dan berbasis musyawarah (Foto: MKPS)

495
SHARES
1.4k
VIEWS

LEBANON | LIPUTAN9NEWS
Sekretaris Jenderal Hizbullah, Syekh Naim Qasim menegaskan bahwa struktur kepemimpinan Hizbullah bersifat kolektif dan berbasis musyawarah.

“Hizbullah tidak dipimpin oleh satu orang. Setiap keputusan diambil melalui dewan dan hasil konsultasi para komandan, Saya tidak pernah merasa sendirian.” ujarnya, dikutip dari MKPS, Senin (27/10/2025).

Syekh Naim menambahkan bahwa serangan terhadap rumah Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mencerminkan “pencapaian intelijen yang signifikan”, sekaligus menunjukkan tingkat koordinasi dan kemampuan operasional Hizbullah dalam menghadapi Israel.

Dalam wawancara eksklusif dengan Jaringan Al-Manar pada Senin malam 27 Oktober, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Syekh Naim Qasim menegaskan bahwa perjuangan Hizbullah bukan hanya organisasi, melainkan jalan hidup.

BeritaTerkait:

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

Kiai Said: Bahaya Semakin Besar Ketika Umat Sibuk dengan Konflik Internal

MUI Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025

“Kami menantikan Imam Mahdi (afs). Hizbullah akan terus ada dan tidak akan lenyap selama anak-anaknya masih hidup,” tegasnya.

Ia menyebut Hizbullah berpegang pada Islam Muhammadi yang murni, dengan perlawanan sebagai napas dan arah hidup.

“Kami teguh dan pantang menyerah. Hizbullah justru semakin kuat setelah pukulan berat ini.” ucapnya.

Syekh Naim menolak pandangan bahwa kelelahan bisa mematahkan semangat Perlawanan.

“Jalan Hizbullah kokoh dan berkelanjutan. Ia melahirkan syuhada dan kekuatan baru,” katanya.

Dukungan Penuh dari Imam Ali Khamenei

Syekh Naim mengungkapkan bahwa Imam Ali Khamenei memberikan dukungan penuh dan memantau perkembangan medan tempur secara langsung.

“Imam Khamenei memantau setiap perkembangan dengan cermat. Saya sependapat dengan pernyataan Amirul Mukminin (a.s): Cukuplah Allah sebagai pelindung.” ungkapnya.

Pencapaian Intelijen: Serangan ke Rumah Netanyahu, menurut Syekh Naim, koordinasi strategis antara komando militer dan politik menjadi kunci dalam Pertempuran El-Bas Pertama.

“Menargetkan rumah Netanyahu adalah pencapaian intelijen. Serangan ke Tel Aviv merupakan keputusan politik.” paparnya.

Ia memaparkan bahwa serangan besar pada 23 September 2024 mencakup lebih dari 1.600 operasi yang menewaskan 550 orang dalam satu hari, menandai babak baru dalam dinamika kekuatan.

Setelah Syahidnya Sayyid Hasan Nasrallah gugur, sebagai respons atas syahidnya pemimpin karismatik Sayyid Hasan Nasrallah, Hizbullah menargetkan Ma’aleh Edom di Wilayah Yerusalem yang Diduduki.

“Kami mengandalkan pengalaman dan keahlian kami. Pertempuran Al-Bas membuka babak baru dengan sistem komando dan dukungan publik yang lebih matang.” harapnya.

Menurutnya, surplus kekuatan yang dibangun sejak 2006 menjadi faktor penentu pencegahan Israel. “Kami tidak perlu lagi memamerkan kekuatan; kini kami menggunakannya secara tepat.” katanya.

“Keputusan untuk mendukung Gaza 100 persen benar dan akan kami ambil lagi jika keadaan terulang,” sambungnya.

“Tidak ada seorang pun selain kami yang akan menyerahkan bendera kepada Penguasa Zaman (a.f.s).” imbuhnya.

Lebih lanjut, Syekh Naim menggambarkan para pejuang Hizbullah sebagai barisan yang “menghentikan 75.000 tentara Israel dengan iman dan keberanian”. Ia menegaskan, kekuatan sejati tidak terletak pada senjata, tetapi pada iman dan tekad.

Ia menambahkan bahwa Pasukan Radwan merupakan tulang punggung kekuatan Hizbullah.

“Mereka telah berkorban besar, namun tetap berdiri. Iman dan tekad mereka adalah sumber kekuatan.” jelasnya.

Keteguhan yang Menginspirasi Dunia

Syekh Naim menyebut pengorbanan para pejuang Hizbullah telah “memukau dunia”. “Mereka adalah mercusuar masa depan. Dari peluncur roket hingga operator drone, semuanya membentuk sistem yang membuat Israel lumpuh di lapangan.”

Beliau menegaskan bahwa dukungan rakyat menjadi fondasi utama: “Rakyat adalah prinsip dan nomor satu. Bersama rakyat, jalan ini semakin kuat.”

“Kami tidak mengobarkan perang, kami membela diri dari musuh yang ingin menghancurkan kami,” ujar Syekh Naim.

“Jika kami diam, Israel akan berkembang dan menghancurkan generasi mendatang. Martabat Kawasan ini hanya ada melalui restu Perlawanan.” lanjutnya.

Lalu, Syekh Naim menegaskan hubungan yang sangat baik dengan Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri, dan menyebut koordinasi antara Hizbullah dan Gerakan Amal berada pada “tingkat tertinggi”.

Ia juga menyinggung kerja sama positif dengan Perdana Menteri Nawaf Salam dan Panglima Tentara Joseph Aoun.

“Kami siap bekerja sama. Jika satu langkah diambil, kami akan melangkah sepuluh kali lipat.” turunya.

“Kami siap membela diri, tapi tidak berniat memulai perang. Jika perang dipaksakan kepada kami, bahkan hanya dengan sehelai papan kayu, kami tidak akan membiarkan Israel lewat.” ucapnya.

Ia menekankan bahwa keteguhan iman menjadi sumber keberanian.Mereka yang beriman tidak akan menyimpang dari jalan ini.

Amerika dan Israel: Akar Permasalahan

Syekh Naim menyebut Amerika dan Israel sebagai sumber ketidakstabilan. Mereka berusaha mencapai lewat politik apa yang gagal mereka capai melalui perang. Namun kini, ada pencegahan yang membuat Israel tak mampu mencapai tujuannya. Kita punya hak untuk mempertahankan diri

“Memiliki senjata adalah hak sah untuk mempertahankan Tanah Air,” tegasnya.

Katanya, tentara Lebanon tidak bisa menghadapi musuh sendiri; maka harus ada perlawanan rakyat yang terkoordinasi.

Ia juga menegaskan keselarasan pandangan dengan Iran dalam perjuangan melawan pendudukan.

“Keputusan kami adalah membela dan melawan sampai akhir.” katanya.

Hizbullah Tidak Akan Lenyap, menutup wawancaranya, Syekh Naim Qasim menegaskan kembali semangat abadi Perlawanan:

“Kami adalah kelompok yang menantikan Imam Mahdi (semoga Allah mempercepat kedatangannya). Hizbullah akan terus berlanjut dan tidak akan lenyap selama anak-anaknya masih hidup.” semangtanya.

Dikutip dari redaksi MKPS poros perlawan mencatat bahwa wawancara ini menegaskan upaya Hizbullah menjaga kesinambungan ideologis dan struktural di tengah guncangan kepemimpinan.

Pernyataan Syekh Naim Qasim menunjukkan dua hal:

Kematangan kelembagaan, pergeseran dari kepemimpinan karismatik menuju struktur kolektif.
Konsistensi strategi deterrence, penggunaan kekuatan secara terukur untuk mempertahankan status quo regional.

Di tengah ketegangan yang terus meningkat di Kawasan, pesan utama Hizbullah tampak jelas: mereka tidak sedang mencari perang, namun siap menghadapi perang bila perang datang dan dipaksakan kepada mereka.

(Ai/Msn)

Tags: AmerikaGazaHizbullahIntelijenIsraelLebanonNetanyahuPalestina
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Cholil Nafis-MUI
Nasional

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

by Yuzep Ahmad
February 1, 2026
0

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump saling melempar senyum, saat menandatangani piagam Board of...

Read more
KH. Abdussalam Shohib (Gus Salam), Pengasuh PP Mamba’ul Ma’arif, Denanyar Jombang Jawa Timur

Tinjau Ulang Keanggotaan Indonesia Di BoP dan NU Harus Tegas Mengingatkan

February 1, 2026
Kiai Said dalam International Conference on Muslim Unity and Palestine, Selasa (20/01/2026) di Selangor-Malaysia

Kiai Said: Bahaya Semakin Besar Ketika Umat Sibuk dengan Konflik Internal

January 21, 2026
MUI Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025

MUI Tolak Atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025

October 11, 2025
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2522
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

758
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

142
BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

BEM PTNU Wilayah DKI Jakarta Apresiasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

February 1, 2026
Hodri Ariev

Pesan Metafora Harlah Satu Abad NU: Mampukah Marwah Pesantren Menjadi Kompas Kepemimpinan Jam’iyah?

February 1, 2026
Cholil Nafis-MUI

MUI Minta Presiden Prabowo Menarik Diri dari BoP

February 1, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In