• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Masrunih Abdul Madjid

Peringatan Maulid di Pondok Pinang Berujung Ricuh, Kiai Masruhin: Syiar Islam Tak Boleh Ganggu Warga

October 5, 2026
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

Wafat! Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

October 17, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 17, 2026
Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

Tokoh Agama dan Ormas Kemang Soroti Narasumber Toleransi

October 16, 2026
Nusron Wahid

Dua Kali Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Nusron Wahid

October 16, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

PNIB Apresiasi Kapolri, Pelaku Intoleransi Jadi Tersangka

October 16, 2026
Foto: Ilustrasi

Khutbah Jumat: Pentingnya Mengonsumsi Makanan dan Minuman Bersertifikat Halal

October 16, 2026
Ade Muzaini Aziz

Khutbah Jumat: Hari Santri dan Cinta Negeri

October 15, 2026
Buka Gebyar Hari Santri 2026, Arifin dorong kolaborasi NU dan pemerintah untuk memperkuat kesehatan warga, kebersihan lingkungan, serta akses pendidikan.

Wali Kota Jakpus Gandeng NU Perangi Stunting dan Sampah

October 15, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Saturday, October 17, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Peringatan Maulid di Pondok Pinang Berujung Ricuh, Kiai Masruhin: Syiar Islam Tak Boleh Ganggu Warga

liputan9news by liputan9news
October 5, 2026
in Nasional
A A
0
KH Masrunih Abdul Madjid

KH Masrunih Abdul Madjid, Ketua Lembaga Dakwah PWNU DKI Jakarta (Foto: NU Online Jakarta)

525
SHARES
1.5k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, berujung kericuhan pada Sabtu (03/10/2026) dini hari. Keributan dipicu oleh protes warga sekitar yang terganggu dengan nyala petasan dan kembang api nonstop hingga mendekati pukul 01.00 WIB.

Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (LD PWNU) DKI Jakarta, KH Masruhin Abdul Majid, menyayangkan insiden tersebut. Ia mengingatkan para dai dan penyelenggara kegiatan keagamaan agar tidak menggunakan syiar Islam sebagai alasan untuk mengabaikan ketertiban umum.

“Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW itu adalah sesuatu yang baik untuk meningkatkan mahabbah kepada junjungan kita. Namun, apa pun kegiatannya—mau Maulid Nabi, atau bahkan salat Idulfitri dan Iduladha—kalau sampai mengganggu atau menutup jalan secara total, itu bertentangan dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin,” ujar Kiai Masruhin.

Insiden berawal dari kekesalan warga sekitar yang terganggu suara ledakan petasan di tengah kawasan permukiman padat. Salah seorang warga, Amanda Andono, membagikan pengalamannya melalui akun Threads miliknya. Amanda mengungkapkan bahwa kebisingan petasan yang dinyalakan sekitar pukul 23.30 WIB membuat anaknya yang memiliki kebutuhan khusus terbangun dalam kondisi ketakutan hebat.

BeritaTerkait:

No Content Available

“Si bontot yang kebutuhan khusus sampai kebangun ketakutan hebat, ngeri dia jadi kejang terus harus masuk UGD,” tulis Amanda dalam unggahannya, seperti dilansir NU Online Jakarta.

Didorong rasa geram, Amanda mendatangi lokasi acara yang berjarak kurang dari 400 meter dari rumahnya untuk melayangkan protes. Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, tampak aksi saling dorong dan adu mulut antara warga dan pihak penyelenggara di lokasi kejadian.

“Jangankan petasan, tadarus atau dzikir aja harusnya tidak perlu pakai speaker sepanjang malam. Kebisingan model begitu jelas bukan syiar atau ibadah yang benar,” kritik Amanda.

Menanggapi insiden tersebut, Kiai Masruhin menekankan bahwa penggunaan petasan dalam perayaan keagamaan maupun umum bukanlah tradisi yang patut dipertahankan.

Ia menilai anggaran untuk petasan jauh lebih bermanfaat jika dialihkan ke kegiatan sosial.

“Kalau uang buat beli petasan dijadikan berkat, itu sudah nasi pakai rendang semua. Jadi mubadzir banget,” tegas Kiai Masruhin.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk mengeluarkan panduan atau imbauan resmi terkait penggunaan petasan dalam kegiatan masyarakat, sebagaimana aturan pengeras suara yang sudah diatur sebelumnya.

Selain masalah petasan, LD PWNU DKI Jakarta menyoroti beberapa poin penting bagi penyelenggara acara keagamaan di ruang publik:

  1. Akses JalanJangan menutup akses jalan secara total. Panitia wajib menyisakan jalur untuk warga dengan kebutuhan darurat, seperti ambulans, warga bersalin, atau musibah.
  2. Sikap Saat Diprotes: Jika ada warga yang keberatan saat acara masih berlangsung, panitia harus legawa untuk menghentikan kegiatan.
  3. Minta Maaf, Jika acara telah selesai namun memicu gangguan, panitia sepatutnya meminta maaf kepada warga sekitar.
  4. Tidak Mengandalkan Status Mayoritas, Umat Islam diimbau tidak bertindak sewenang-wenang hanya karena menjadi kelompok mayoritas di suatu wilayah.

“Jangan mentang-mentang mayoritas terus kita seenaknya. Kalau kita mayoritas seenaknya, nanti umat Islam yang minoritas di daerah lain bisa diperlakukan semena-mena juga,” tegasnya.

Mengakhiri keterangannya, Kiai Masruhin mengimbau seluruh dai dan penceramah NU di Jakarta untuk terus mengedepankan dakwah yang ramah, santun, dan menyejukkan tanpa mencederai hak-hak masyarakat di sekitarnya.

(HAZAT)

Tags: Cara MualidKetua LD PWNU DKI JakartaKH Masruhin Abdul MadjidPetasan
Share210Tweet131SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

No Content Available
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

Jangan Cuma Sibuk Sidak! Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Ditantang Kawal Tuntas Proyek Jalan Milyaran Rupiah

October 17, 2026
Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

Wafat! Puluhan Ribu Warga Antar Tuan Guru Bagu ke Peristirahatan Terakhir

October 17, 2026
Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur: Wahai Para Penyuap Jangan Berpura-pura soal Dugaan Suap Muktamar NU

October 17, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In