• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gus Lilur Terus Ungkap Dugaan Suap Muktamar NU

Gus Lilur Terus Ungkap Dugaan Suap Muktamar NU

October 11, 2026
Gebyar Hari Santri 2026, Gebyar Hari Santri 2026, PCNU Jakpus Hadirkan Pembinaan Anak Yatim hingga Inovasi Pakorlas

Gebyar Hari Santri 2026, PCNU Jakpus Hadirkan Pembinaan Anak Yatim hingga Inovasi Pakorlas

October 15, 2026
Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

October 15, 2026
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Sidang Korupsi Haji

Bos Travel Ungkap Fee Percepatan Haji 5.000-6000 Dolar

October 14, 2026
Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) kembali mengantarkan puluhan santrinya melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Sebanyak 27 santri BIMA dinyatakan lolos untuk melanjutkan studi ke Kerajaan Maroko pada 2026 melalui jalur seleksi Kementerian Agama Republik Indonesia dan program beasiswa kerja sama luar negeri.

27 Santri BIMA Lolos Studi ke Maroko 2026

October 14, 2026
“Dengan segala hormat, saya mengajak keluarga besar NU mulai sekarang harus siap-siap bertarekat

Mudir JATMAN Ali Masykur Musa Serukan Warga NU Mulai Bertarekat

October 14, 2026
Abd. Aziz

Abd. Aziz Bedah Peluang Pemakzulan Gibran, Konstitusi Jadi Penentu

October 14, 2026
Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Musa Sebut Negara Butuh Kekuatan Spiritual

Harlah ke-69 JATMAN, Ali Masykur Musa Sebut Negara Butuh Kekuatan Spiritual

October 14, 2026
KPK

KPK Sita Land Cruiser Orang Kepercayaan Nusron Wahid

October 14, 2026
Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

October 13, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, October 15, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gus Lilur Terus Ungkap Dugaan Suap Muktamar NU

liputan9news by liputan9news
October 11, 2026
in Nasional
A A
0
Gus Lilur Terus Ungkap Dugaan Suap Muktamar NU
499
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS – HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur melontarkan kritik keras terkait dugaan praktik politik uang dalam proses pemilihan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dan Rais Aam PBNU pada Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang.

Dalam rilis bertajuk “Rais Aam PBNU Buruk, Ngamuk ala Cakades Terpuruk”, Gus Lilur mengungkap cerita yang menurutnya diperoleh dari percakapan dengan sejumlah pengurus NU di sebuah hotel berbintang di Jakarta. Ia mengklaim terdapat informasi mengenai pemberian uang, dugaan pengondisian pilihan, hingga permintaan pengembalian uang setelah hasil pemilihan tidak sesuai harapan.

Gus Lilur menyebut sumber ceritanya adalah dua ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan dua ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU). Namun, ia tidak menyebutkan identitas lengkap para pengurus tersebut dalam pernyataannya.

Dugaan Aliran Uang hingga Hotel di Jombang

Menurut cerita yang diterima Gus Lilur, dua ketua PCNU dari luar Pulau Jawa diduga menerima uang muka atau down payment (DP) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, kemudian menerima pelunasan di Hotel Fatma, Jombang.

BeritaTerkait:

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Habib Umar bin Hafidz Kunjungi Kantor PBNU

Gus Lilur mengaitkan dugaan pemberian uang tersebut dengan arahan agar rais syuriah di wilayah masing-masing memilih KH Miftachul Akhyar dalam paket AHWA.

Ia juga menuding Saifullah Yusuf dan Nusron Wahid terlibat dalam rangkaian pengondisian tersebut. Klaim itu disampaikan Gus Lilur berdasarkan cerita para pengurus yang menjadi sumber informasinya.

Hingga berita ini disusun, tuduhan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. Diperlukan bukti yang dapat diverifikasi serta keterangan dari pihak-pihak yang disebutkan untuk menguji kebenarannya.

Soroti Perolehan Suara AHWA

Gus Lilur turut menyoroti hasil pemilihan anggota AHWA yang menurut data dalam pernyataannya menempatkan KH Nurul Huda Djazuli di posisi pertama dengan 485 suara, disusul KH Nuruzzahri Yahya dengan 477 suara.

Sementara itu, KH Miftachul Akhyar disebut memperoleh 350 suara, berada di urutan keempat. Selisih perolehan suara antara KH Nurul Huda Djazuli dan KH Miftachul Akhyar mencapai 135 suara.

Bagi Gus Lilur, hasil tersebut menjadi bagian penting dari cerita yang ia terima mengenai dugaan ketidaksesuaian antara arahan pemberian uang dan pilihan dalam pemilihan AHWA.

Namun, perbedaan hasil suara itu sendiri tidak membuktikan adanya praktik suap. Dugaan tersebut membutuhkan bukti tambahan untuk memastikan apakah benar terjadi pemberian uang yang dimaksud dan apakah pemberian itu berkaitan dengan pilihan peserta.

Klaim Kotak Suara Dibuka Kembali

Gus Lilur juga menyampaikan informasi bahwa setelah pemilihan Rais Aam selesai, tim KH Miftachul Akhyar diduga diperintahkan membuka kembali kotak suara pemilihan AHWA untuk memeriksa pilihan peserta.

Menurut cerita yang ia terima, sejumlah pihak kemudian disebut mengembalikan uang muka setelah diketahui tidak memasukkan nama KH Miftachul Akhyar dalam paket AHWA.

Jika benar terjadi, klaim tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kerahasiaan suara, kebebasan memilih, dan kepatuhan terhadap tata tertib Muktamar. Akan tetapi, kebenaran peristiwa pembukaan kotak suara maupun dugaan permintaan pengembalian uang masih perlu diverifikasi secara independen.

Gus Lilur bahkan menduga selisih suara 135 suara dapat berkaitan dengan banyaknya pengurus yang menerima uang tetapi tidak mengikuti arahan. Ia memperkirakan jumlahnya bisa melampaui 100 PCNU, tetapi tidak menyertakan bukti terverifikasi yang memastikan jumlah tersebut.

Desak Dugaan Diusut KPK

Dalam pernyataannya, Gus Lilur meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan aliran uang yang ia kaitkan dengan proses pemilihan AHWA dan Rais Aam. Ia menyebut Hotel Fatma di Jombang dan sebuah posko Muktamar di Jalan Teuku Cik Ditiro, Jombang, sebagai lokasi yang perlu ditelusuri berdasarkan informasi yang diterimanya.

Gus Lilur juga menduga uang yang disebut dalam ceritanya bersumber dari tindak pidana korupsi yang dikaitkan dengan Nusron Wahid. Tuduhan mengenai sumber uang tersebut merupakan klaim serius yang memerlukan pembuktian dan tidak dapat diperlakukan sebagai kesimpulan hukum.

Ia mengaku bersedia mempertanggungjawabkan pernyataannya dan meyakini para pengurus yang menjadi sumber informasi akan memberikan keterangan apabila dimintai keterangan oleh KPK.

“Jika terdapat dugaan pemberian uang untuk memengaruhi pilihan dalam Muktamar, aparat penegak hukum perlu menelusurinya,” demikian pokok desakan Gus Lilur dalam pernyataannya.

Minta Pertanggungjawaban Jika Terbukti

Gus Lilur menilai persoalan tersebut bukan sekadar persaingan dalam pemilihan pimpinan organisasi, melainkan menyangkut integritas, moralitas, dan tata kelola jam’iyah NU.

Ia meminta agar dugaan pelanggaran ditangani melalui mekanisme organisasi dan proses hukum yang berlaku apabila ditemukan bukti yang cukup.

Pada akhir pernyataannya, Gus Lilur menyerukan agar Rais Aam yang menurut tuduhannya terpilih melalui proses suap diturunkan dari jabatannya. Seruan itu merupakan sikap dan tuntutan pribadi Gus Lilur, bukan keputusan resmi organisasi maupun kesimpulan hukum.

Kasus ini memerlukan verifikasi terhadap sumber informasi, dokumen transaksi, pihak yang diduga menyerahkan dan menerima uang, serta mekanisme pemilihan yang dipersoalkan. Klarifikasi dari KH Miftachul Akhyar, Saifullah Yusuf, Nusron Wahid, pihak-pihak lain yang disebut, dan KPK penting agar publik memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

Sebagai disclaimer bahwa seluruh pernyataan dalam berita ini bersumber dari keterangan Gus Lilur dan belum dapat diperlakukan sebagai fakta yang terbukti. Konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebutkan serta verifikasi bukti menjadi bagian penting sebelum menarik kesimpulan.

Sebagai konteks tambahan, KPK telah menyatakan sedang menelaah dan menganalisis laporan PCNU Sekadau mengenai dugaan politik uang dalam Muktamar ke-35 NU. Di sisi lain, Gus Ipul sebelumnya menyatakan proses pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU berlangsung transparan dan sesuai ketentuan.

HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Gus Lilur), Warga NU, Kiai Kampung, dan pegiat antikorupsi.

(Ai/MSN)

Tags: Gus IpulGus LilurRais Aam PBNU
Share200Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas
Nasional

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

by liputan9news
October 15, 2026
0

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas Gus Lilur Siap Laporkan Lima Pihak ke KPK, Desak Prabowo Reshuffle Nusron dan Gus...

Read more
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

Bongkar Dugaan Suap Pemilihan Rais Aam PBNU, Gus Lilur Lapor KPK

October 13, 2026
Kunjungan Sayyidil Habib Umar bin Hafidz ke Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Habib Umar bin Hafidz Kunjungi Kantor PBNU

October 13, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Gebyar Hari Santri 2026, Gebyar Hari Santri 2026, PCNU Jakpus Hadirkan Pembinaan Anak Yatim hingga Inovasi Pakorlas

Gebyar Hari Santri 2026, PCNU Jakpus Hadirkan Pembinaan Anak Yatim hingga Inovasi Pakorlas

October 15, 2026
Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

Perang Laporan Suap Muktamar NU Memanas

October 15, 2026
Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

Gus Ipul Resmi Laporkan Tiga Penuduh Suap Muktamar NU

October 15, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In