• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
People Power Ala Reformis Gadungan

People Power Ala Reformis Gadungan

June 22, 2023
Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, 1 Oktober 2026. (Foto: Tempo/Imam Sukamto)

Istana: Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar

November 4, 2026
IMPRESI desak penyidikan menyeluruh dugaan penyadapan Presiden, telusuri aktor intelektual dan kemungkinan jaringan di baliknya.

IMPRESI: Dugaan Makar di Balik Penyadapan Presiden Harus Dibongkar, Jangan Lindungi Siapa Pun!

November 4, 2026
Menteri ATR Nusron Wahid (Foto: Kurniawan/detikcom)

Canggih! Akhirnya Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK

November 4, 2026
Kades Simpangan H. Herman Siapkan Program Jangka Pendek hingga Panjang untuk Kemajuan Desa

Kades Simpangan H. Herman Siapkan Program Jangka Pendek hingga Panjang untuk Kemajuan Desa

November 4, 2026
MUI Galang Aliansi Keumatan Global, Perkuat Kerja Sama dengan Mesir

MUI Galang Aliansi Keumatan Global, Perkuat Kerja Sama dengan Mesir

November 4, 2026
Ketua Umum Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal)

PNIB Apresiasi Polri Berbenah, Desak Kasus Penyadapan Presiden Diusut Tuntas

November 4, 2026
KH. Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah

Kiai Cholil Nafis: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim

November 4, 2026
Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2025 (Foto: Ist,/Msn)

Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ditahan di Rutan Mabes Polri

November 4, 2026
Abd. Aziz, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPP GMPK), Founder dan Senior Managing Partner Firma Hukum PROGRESIF LAW Jakarta, dan Ketua Umum Kaukus Nahdlatul Ulama (KALAM NU)

Skandal Penyadapan Presiden, Abd. Aziz Desak Bongkar Rantai Komando

November 3, 2026
Ditahan Polri, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

Ditahan Polri, Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden

November 3, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Wednesday, November 4, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

People Power Ala Reformis Gadungan

Oleh: Saiful Huda Ems

liputan9news by liputan9news
June 22, 2023
in Uncategorized
A A
1
People Power Ala Reformis Gadungan
496
SHARES
1.4k
VIEWS

Tidak ada hujan tidak ada panas, tiba-tiba reformis gadungan itu menyerukan gerakan people power untuk menjatuhkan Presiden Jokowi di sebuah acara di Solo beberapa hari lalu. Entah atas perintah siapa reformis gadungan ini melontarkan provokasinya. Yang jelas, haqul yakin reformis gadungan ini sudah mulai sadar, bahwa ia sudah tua renta dan dinyatakan oleh sejarah telah gagal mewujudkan obsesi lamanya yang ingin jadi Presiden Republik Indonesia. Maka belakangan ia nampak lebih memilih peran sebagai “Sengkuni” daripada menjadi “Raja” yang sudah mustahil baginya untuk diraih.

Amien Rais di era menjelang Reformasi ’98, memang tokoh politik yang dahulu nyaris dapat memukau banyak orang. Saya sendiri pertamakali mengamati pemikirannya sejak tahun 1989 menjelang Perang Teluk I (1990-1991), ketika Irak menginvansi Kuwait dan kemudian diserbu oleh pasukan multi nasional pimpinan Amerika Serikat. Saat itu pemikiran Amien Rais melalui opini-opini politiknya, banyak menghiasi media massa nasional dan daerah, mulai KOMPAS, Media Indonesia hingga Jawa Pos.

Namun dari situ saya sudah melihat inkonsistensinya pemikiran Amien Rais. Pertama ia menghujat Saddam Husein dengan menuduhnya sebagai politisi Syiah dan Komunis karena latar belakang Sadam yang didukung Partai Baath, akan tetapi setelah rakyat Indonesia banyak yang bersimpati pada Saddam Husein, Amien Rais tiba-tiba menjadi pendukung utama Saddam dan Irak di setiap opini politiknya.

BeritaTerkait:

Istana: Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar

IMPRESI: Dugaan Makar di Balik Penyadapan Presiden Harus Dibongkar, Jangan Lindungi Siapa Pun!

Ihwal People Power, Haidar Alwi Serukan Siap Bela Jokowi, Hadang Barisan Sakit Hati

Pemerintahan Jokowi Versus Gerakan Intoleransi

Begitupun ketika pertamakali saya bertemu dengannya di Berlin dan Nuernberg Jerman mulai tahun 1992 hingga 1993, disana ia menggebu-gebu membela rezim Soeharto, namun di tahun 1995 dia mulai melawan Soeharto, padahal di tahun 1993 ketika dia saya ajak melawan Soeharto, di hadapan almarhum Bang Imaduddin Abdurrahim yang di sampingnya ada Ilham Habibie, saya dibilangnya terlalu berbahaya. Anehnya begitu bertemu sama saya di Bandung tahun 1997, saya diajaknya melawan Soeharto.

Inkonsistensi Amien Rais juga terlihat dengan sikapnya terhadap Prabowo Subianto. Di tahun 1998 Amien Rais gencar melawan Soeharto dan seluruh keluarga Cendana, termasuk Prabowo Subianto. Maka tak heran Amien Rais pernah diancam mau dihabisi oleh Prabowo hingga batal melakukan aksi besar menjelang Reformasi ’98. Akan tetapi di Pilpres 2014 dan 2019, kita lihat bersama bagaimana Amien Rais habis-habisan mendukung Prabowo sebagai Capres.

Belum lagi dengan inkonsistensinya Amien Rais ketika mendukung Gus Dur jadi Capres kemudian malah melengserkannya. Ini semua yang membuat saya harus menyebut Amien Rais itu Reformis Gadungan. Kita juga bisa pelajari di belakang gerakan Amien Rais dari waktu ke waktu, selalu saja ada bohir atau Konglomerat di belakangnya. Jika dahulu di belakangnya ada Fuad Bawazir kemudian Soetrisno Bahir, entah kemudian setelah itu berganti dengan konglomerat siapa lagi yang mendanai pergerakan Amien Rais ini.

Sekarang Amien Rais mulai beraksi lagi, sok-sok’an mau melakukan gerakan People Power untuk menjatuhkan Presiden Jokowi, memangnya Amien Rais itu masih mempunyai kekuatan apalagi selain bualan demi bualannya yang besar? Di usianya yang tua renta seperti sekarang, harusnya Amien Rais lebih banyak menghabiskan waktu untuk beribadah di Masjid, entah jadi imam sholat atau daftar jadi panitia penyembeli hewan kurban. Bukannya terus menerus memprovokasi orang untuk berbuat makar.

Amien Rais ini nampaknya lupa, bahwa Presiden Jokowi ini selain didukung oleh Panglima TNI, Kapolri dll. juga didukung oleh jutaan relawan pendukung militannya yang siap mempertahankan Pancasila, NKRI dan Pemerintahan Jokowi yang sah. Ada Panglima Perang Politik dari Relawan Jokowi, namanya Dr. Haidar Alwi, beliau ini mengkoordinir ratusan organ relawan militan pendukung Jokowi yang tidak dapat diremehkan.

Dan meskipun Bang Haidar Alwi (begitu biasanya kami memanggilnya) tidak terlalu di kenal di kalangan politisi, namun Bang Haidar Alwi ini sangat dikenal di kalangan aktivis pergerakan. Sumbangsihnya terhadap pertahanan negara dari serangan faham-faham radikal dan intoleran, tidak kalah dibanding dengan apa yang sudah dilakukan oleh Menteri Pertahanan. Meski demikian, Bang Haidar tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati, dan jauh dari publikasi media, kecuali kami sendiri yang berusaha memunculkannya.

Pergerakan politik Bang Haidar Alwi ini unik, beliau tidak suka koar-koar seperti Amien Rais, namun sekali bergerak pengaruhnya bisa menembus berbagai sekat-sekat perkumpulan, mulai dari kalangan aktivis pergerakan, hingga jama’ah-jama’ah habib habaib. Mulai dari ormas-ormas kepemudaan, hingga ke ormas-ormas keagamaan. Dibandingkan dengan Amien Rais yang hanya besar bicaranya, Bang Haidar Alwi jauh melampaui pengaruhnya.

Maka sudah sewajarnya Amien Rais segera bertaubat, dan jangan ikuti jejak Denny Indrayana yang sekarang jadi gelandangan di Australia. Bela-belain SBY dan AHY, menuduh Presiden Jokowi hendak menjegal Anies Baswedan sebagai Bacapres 2024, eee…ternyata begitu diiming-imingi Puan Maharani untuk jadi Cawapresnya Mas Ganjar Pranowo, AHY langsung kabur merapat ke PDIP. Jadi siapa yang mau menjegal Anies, Pak Jokowi atau tuannya Denny Indrayana yang bernama SBY?. Amien Rais dan Denny Indrayana harus faham siapa Pak Jokowi yang sesungguhnya, yang telah lama dibentengi oleh ribuan bahkan jutaan relawan militan dimana Bang Haidar Alwi menjadi Panglimanya…(SHE).

Saiful Huda Ems (SHE), Lawyer dan Pemerhati Politik.

Tags: GadunganMakarPeople powerSaiful Huda Ems.
Share198Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, 1 Oktober 2026. (Foto: Tempo/Imam Sukamto)
Nasional

Istana: Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar

by liputan9news
November 4, 2026
0

Mensesneg Prasetyo Hadi sebut kasus membahayakan kepentingan negara dan keselamatan kepala negara; proses hukum tetap menunggu hasil penyidikan

Read more
IMPRESI desak penyidikan menyeluruh dugaan penyadapan Presiden, telusuri aktor intelektual dan kemungkinan jaringan di baliknya.

IMPRESI: Dugaan Makar di Balik Penyadapan Presiden Harus Dibongkar, Jangan Lindungi Siapa Pun!

November 4, 2026
Ihwal People Power, Haidar Alwi Serukan Siap Bela Jokowi, Hadang Barisan Sakit Hati

Ihwal People Power, Haidar Alwi Serukan Siap Bela Jokowi, Hadang Barisan Sakit Hati

June 21, 2023
Pemerintahan Jokowi Versus Gerakan Intoleransi

Pemerintahan Jokowi Versus Gerakan Intoleransi

February 24, 2023
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    9 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Istana Negara, 1 Oktober 2026. (Foto: Tempo/Imam Sukamto)

Istana: Dugaan Penyadapan Presiden Mengarah ke Makar

November 4, 2026
IMPRESI desak penyidikan menyeluruh dugaan penyadapan Presiden, telusuri aktor intelektual dan kemungkinan jaringan di baliknya.

IMPRESI: Dugaan Makar di Balik Penyadapan Presiden Harus Dibongkar, Jangan Lindungi Siapa Pun!

November 4, 2026
Menteri ATR Nusron Wahid (Foto: Kurniawan/detikcom)

Canggih! Akhirnya Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK

November 4, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In