• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
BEM PTNU Se-Nusantara Minta Pemerintah Serius Perangi Oligarki dan Tegakkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

BEM PTNU Se-Nusantara Minta Pemerintah Serius Perangi Oligarki dan Tegakkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

June 19, 2026
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

BEM PTNU Se-Nusantara Minta Pemerintah Serius Perangi Oligarki dan Tegakkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

liputan9news by liputan9news
June 19, 2026
in Nasional
A A
0
BEM PTNU Se-Nusantara Minta Pemerintah Serius Perangi Oligarki dan Tegakkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

BEM PTNU Se-Nusantara Minta Pemerintah Serius Perangi Oligarki dan Tegakkan Amanat Pasal 33 UUD 1945

497
SHARES
1.4k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS
BEM PTNU Se-Nusantara mendesak pemerintah untuk mengambil langkah nyata dan serius dalam memerangi praktik oligarki yang dinilai semakin mengancam keadilan sosial, demokrasi, dan kedaulatan ekonomi bangsa. Desakan tersebut disampaikan oleh Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, sebagai bentuk komitmen mahasiswa dalam mengawal arah pembangunan nasional agar tetap berpihak kepada rakyat.

Menurut Rifqi, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga jalannya pemerintahan tetap sesuai dengan cita-cita reformasi dan amanat konstitusi. Karena itu, mahasiswa harus tetap menjadi agent of change yang independen, bukan alat legitimasi kekuasaan maupun kepentingan kelompok tertentu.

“BEM PTNU Se-Nusantara meminta pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap menguatnya praktik oligarki yang selama ini mengonsolidasikan kekuatan politik dan ekonomi di tangan segelintir elite. Negara harus hadir dan menunjukkan keberpihakan yang jelas kepada rakyat,” tegas Rifqi.

Ia menjelaskan bahwa oligarki tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga berpengaruh terhadap proses pengambilan kebijakan publik. Dalam kondisi tersebut, demokrasi berisiko kehilangan substansinya karena keputusan-keputusan strategis lebih banyak dipengaruhi kepentingan pemilik modal dibandingkan kebutuhan masyarakat luas.

BeritaTerkait:

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

81 Tahun Indonesia Merdeka, BEM PTNU Se-Nusantara Soroti PR Besar Pemerintah ke Depan

BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan

BEM PTNU Se-Nusantara Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Pasokan Batu Bara PLTU

BEM PTNU Se-Nusantara menilai bahwa persoalan bangsa saat ini bukan terletak pada minimnya sumber daya, melainkan pada ketimpangan distribusi manfaat pembangunan. Di tengah kekayaan alam yang melimpah dan pertumbuhan ekonomi yang terus berjalan, masih banyak masyarakat yang belum menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata.

Oleh karena itu, pemerintah didorong untuk kembali menegakkan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. BEM PTNU menilai pasal tersebut merupakan landasan utama untuk mencegah penguasaan sumber daya strategis oleh segelintir kelompok yang hanya berorientasi pada akumulasi keuntungan.

Dalam pernyataannya, BEM PTNU Se-Nusantara juga menyoroti pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang saat ini dinilai tengah menghadapi ujian besar untuk membuktikan keberpihakannya kepada rakyat. Pemerintah diminta berani mengambil kebijakan yang mampu membatasi dominasi oligarki serta memastikan kekayaan nasional dikelola untuk kepentingan masyarakat luas.

“BEM PTNU Se-Nusantara meminta Presiden dan seluruh jajaran pemerintah untuk serius memerangi oligarki dalam segala bentuknya. Keberpihakan kepada rakyat tidak cukup diwujudkan melalui pidato dan janji politik, tetapi harus dibuktikan melalui kebijakan yang berani dan berpihak kepada kepentingan publik,” lanjut Rifqi.

Meski demikian, BEM PTNU menegaskan bahwa sikap tersebut bukan bentuk penolakan terhadap investasi maupun dunia usaha. Sebaliknya, organisasi mahasiswa tersebut mendukung pembangunan dan investasi yang berjalan sesuai koridor konstitusi, transparan, berkeadilan, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

Selain mendesak pemerintah, BEM PTNU Se-Nusantara juga menyerukan kepada seluruh mahasiswa agar tetap menjaga independensi gerakan. Kampus harus menjadi ruang lahirnya gagasan kritis dan pengawasan terhadap kekuasaan, bukan menjadi alat reproduksi kepentingan elite politik maupun ekonomi.

Menurut BEM PTNU, perjuangan melawan oligarki merupakan agenda konstitusional yang harus menjadi perhatian seluruh elemen bangsa. Selama ketimpangan ekonomi masih terjadi dan kebijakan publik belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat, mahasiswa akan terus berada di garis depan untuk mengawal jalannya pemerintahan dan memastikan amanat konstitusi benar-benar terlaksana.

Melalui pernyataan sikap tersebut, BEM PTNU Se-Nusantara mengajak pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih adil, berdaulat, dan sejahtera, dengan memastikan bahwa kekayaan bangsa digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan hanya dinikmati oleh segelintir elite.

(WLY)

Tags: BEM PTNU se-NusantaraOligarkiPerang
Share199Tweet124SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara
Opini

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

by liputan9news
September 23, 2026
0

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

Read more
81 Tahun Indonesia Merdeka, BEM PTNU Se-Nusantara Soroti PR Besar Pemerintah ke Depan

81 Tahun Indonesia Merdeka, BEM PTNU Se-Nusantara Soroti PR Besar Pemerintah ke Depan

August 17, 2026
BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan demi Perkuat Kepercayaan Publik

BEM PTNU Se-Nusantara Desak DPR RI Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Kejaksaan

July 12, 2026
BEM PTNU Se-Nusantara Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Pasokan Batu Bara PLTU

BEM PTNU Se-Nusantara Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi dan TPPU Terkait Pasokan Batu Bara PLTU

July 9, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In