• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang.

Gus Rosikh Ajak Muktamar NU Ke-35 Kembalikan PBNU Sesuai Khittoh 1926, Bukan Menjadi Stempel Agenda Global

May 21, 2026
KPK NU serahkan bukti dugaan money politic di Muktamar ke-35 NU kepada KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

KPK NU Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, Desak KPK Usut Nusron Wahid

September 25, 2026
PNIB, Banser dan Pagar Nusa Salurkan 135 Ribu Liter Air di Grobogan

PNIB, Banser dan Pagar Nusa Salurkan 135 Ribu Liter Air di Grobogan

September 25, 2026
Kronik Aktivis GMPK: Merdeka dari Penjajah, Terjajah oleh Serakah

Kronik Aktivis GMPK: Merdeka dari Penjajah, Terjajah oleh Serakah

September 25, 2026
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Berita Nasional

Gus Rosikh Ajak Muktamar NU Ke-35 Kembalikan PBNU Sesuai Khittoh 1926, Bukan Menjadi Stempel Agenda Global

liputan9news by liputan9news
May 21, 2026
in Nasional
A A
0
KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang.

KH Achmad Rosikh Roghibi atau Gus Rosikh, Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang. (Foto: Ist./MSN)

506
SHARES
1.4k
VIEWS

REMBANG | LIPUTAN9NEWS
Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi As-Syar’iyati (MIS) Sarang Rembang, KH Achmad Rosikh Roghibi, menegaskan bahwa momentum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama harus dijadikan titik balik untuk mengembalikan PBNU pada Khittoh 1926 sebagai organisasi perjuangan ulama dan umat, bukan justru terseret menjadi alat legitimasi agenda global yang dinilai menjauh dari ruh perjuangan Nahdliyin.

Menurut Gus Rosikh, NU sejak awal berdiri memiliki fondasi perjuangan yang kuat dalam menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah, mempertahankan kedaulatan bangsa, serta membela kaum tertindas di berbagai belahan dunia, termasuk perjuangan rakyat Palestina. Karena itu, ia mengingatkan agar PBNU tidak kehilangan arah, akibat berbagai kepentingan geopolitik internasional yang berpotensi menyeret organisasi ke dalam pusaran agenda asing.

Ia menyoroti adanya berbagai dinamika yang berkembang di tubuh PBNU belakangan ini, termasuk indikasi pembentukan jejaring strategis global yang dinilai perlu dikaji secara kritis agar tidak mengaburkan identitas dan garis perjuangan organisasi. Dalam dokumen analisis yang beredar, disebutkan adanya indikasi normalisasi kepentingan global dan upaya menjadikan PBNU sebagai kekuatan baru dalam jejaring kemitraan strategis internasional.

“Muktamar ke-35 harus menjadi momentum muhasabah besar. PBNU jangan sampai hanya menjadi stempel agenda global yang bertentangan dengan cita-cita para muassis NU. Organisasi ini lahir untuk menjaga agama, bangsa, dan umat, bukan untuk menjadi kendaraan kepentingan elit global,” ujar Gus Rosikh dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (20/05/2026)

BeritaTerkait:

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

Ia juga menekankan pentingnya mengembalikan supremasi Syuriyah sebagai pemegang otoritas tertinggi dalam arah perjuangan organisasi. Menurutnya, penguatan peran ulama menjadi sangat penting agar NU tidak mudah diarahkan oleh kepentingan politik maupun geopolitik sesaat.

Dalam dokumen refleksi kritis yang menjadi bahan pembahasan sejumlah kalangan Nahdliyin, terdapat dorongan untuk mengembalikan marwah Syuriyah sebagai pengendali tertinggi organisasi serta mencegah manuver geopolitik sepihak. Selain itu, juga terdapat seruan untuk menghentikan aliansi yang dinilai merugikan garis perjuangan Palestina serta melakukan evaluasi terhadap forum-forum strategis yang dianggap bermasalah.

Gus Rosikh menilai, NU harus tetap menjadi rumah besar perjuangan umat Islam Indonesia yang independen, berdaulat, dan tidak tunduk pada tekanan kekuatan global mana pun. Ia mengingatkan bahwa kekuatan utama NU selama hampir satu abad terletak pada kedekatannya dengan rakyat, pesantren, ulama kampung, serta tradisi keilmuan yang mandiri.

“Kalau NU kehilangan independensinya, maka yang hilang bukan hanya marwah organisasi, tetapi juga kepercayaan umat. Jangan sampai nama besar NU dipakai untuk membungkus kepentingan yang justru melukai hati warga Nahdliyin sendiri,” terangnya.

Selain itu, Gus Rosikh juga mendorong adanya pembenahan kaderisasi di internal organisasi agar tetap berpijak pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dan tidak terpengaruh oleh ideologi yang dinilai menyimpang dari garis perjuangan NU. Dalam dokumen tersebut juga disebutkan pentingnya membersihkan ruang kaderisasi elit organisasi dari pengaruh kurikulum maupun narasumber yang dianggap membawa infiltrasi ideologi tertentu.

Di akhir pernyataannya, Gus Rosikh berharap Muktamar ke-35 NU benar-benar menjadi forum konsolidasi moral dan ideologis untuk mengembalikan PBNU kepada Khittoh 1926, memperkuat persatuan warga Nahdliyin, serta meneguhkan NU sebagai benteng keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan yang tetap berpihak kepada rakyat kecil dan perjuangan umat Islam dunia.

“NU harus kembali menjadi jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang berkhidmat untuk umat, bukan sibuk menjadi bagian dari percaturan agenda global yang menjauh dari amanah para pendiri,” pungkasnya.

(WLY)

Tags: Gus RosikhKembali Ke Khittoh 1926Khittoh NU 1926Muktamar NU Ke-35Nahdlatul UlamaPBNU
Share202Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 
Agenda

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

by liputan9news
September 25, 2026
0

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Read more
Ada satu prinsip yang semestinya tidak boleh ditawar dalam penyusunan kepengurusan PBNU hasil Muktamar ke-35 NU: integritas.

PBNU 2026-2031 Harus Bersih dari Praktik Korupsi

September 15, 2026
Gus Lilur

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Gus Lilur Kembali Lempar Kritik Usai Muktamar NU ke-35

September 14, 2026
Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

September 13, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
KPK NU serahkan bukti dugaan money politic di Muktamar ke-35 NU kepada KPK (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

KPK NU Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, Desak KPK Usut Nusron Wahid

September 25, 2026
PNIB, Banser dan Pagar Nusa Salurkan 135 Ribu Liter Air di Grobogan

PNIB, Banser dan Pagar Nusa Salurkan 135 Ribu Liter Air di Grobogan

September 25, 2026
Kronik Aktivis GMPK: Merdeka dari Penjajah, Terjajah oleh Serakah

Kronik Aktivis GMPK: Merdeka dari Penjajah, Terjajah oleh Serakah

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In