• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Lebaran Yatim dan Urgensi Ibadah Sosial

June 29, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

September 23, 2026
Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

Anggota Komisi III DPR Slamet Ariyadi Menembus Batas Dapil: Peduli Sesama, Jenguk Warga Sakit di Kota Malang

September 23, 2026
Gus Lilur

Viral! Gus Lilur Ungkap Dugaan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Nama Nusron Wahid Disebut

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Syiar Islam

Lebaran Yatim dan Urgensi Ibadah Sosial

Oleh: Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag.

liputan9news by liputan9news
June 29, 2026
in Syiar Islam
A A
0
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

507
SHARES
1.4k
VIEWS

Naskah Kajian Sabtu Subuh dengan Lebaran Yatim dan Urgensi Ibadah Sosial disampaikan di Masjid Agung Discovery Residence Bintaro Jaya Sektor 9 Tangerang Selatan, 27 Juni 2026 M

TANGERANG | LIPUTAN9NEWS

Anjuran Menyayangi dan Membahagiakan Aank Yatim

Dalam banyak literatur berbahasa Arab, atau yang lebih dikenal dengan “Kitab Kuning” para ulama menjelaskan,

اتفق العلماء أن إصلاح اليتيم مأمور به و داخل من أعمال الخير

Ulama sepakat bahwa mengurus anak yatim (membahagiakan, menggembirakan, menyenangkan, menyayangi, menyantuni, mengasihi serta memelihara dan mengurus) mereka merupakan amal yang teramat sangat dianjurkan dan nilai kebaikannya teramat sangat luar biasa di sisi Allah subhanahu wata’aalaa. Bahkan Allah subhanahu wata’aalaa menyediakan sorga yang sangat istimewa bagi penyantun anak yatim

BeritaTerkait:

Ribuan Kali Acara Maulid, Ko Masjid Masih Sepi Jama’ah Shalat Fardhu dan Males bersholawat?

Pengikut Setia Madzhab Syafi’i Pasti Shalat Berjamaah di Masjid

Nobar dan Shobar

Kapan Sebaiknya Kita Melaksanaan Puasa Tasu’aat dan ‘Asyura Menurut Kalender Masehi 2026?

وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْيَتَٰمَىٰ ۖ قُلْ إِصْلَاحٌ لَّهُمْ خَيْرٌ ۖ وَإِن تُخَالِطُوهُمْ فَإِخْوَٰنُكُمْ ۚ

“Dan mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakalah: “MENGURUS uurusan mereka (para yatim) secara patut adalah baik, dan jika kamu bergaul dengan mereka, maka mereka adalah saudaramu” ( Al-Baqarah 220)

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا ۖ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ

Artinya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin …” (QS. An-Nisa: 36)

Dalam kitab Faidul Qadir Imam Nawawi rohimahullah mengatakan bahwa menjamu/membahagiakan anak yatim dan keluarga pada hari ‘Asyuuro tanggal 10 Muharram merupakan sunnah Nabi dan tergolong ibadah sosial yang luar biasa.

Dalam kitab Musnad imam Ahmad, 7/36: termaktub sebuah hadits

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ مَسَحَ رَأْسَ يَتِيمٍ لَمْ يَمْسَحْهُ إِلَّا لِلَّهِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ شَعْرَةٍ مَرَّتْ عَلَيْهَا يَدُهُ حَسَنَاتٌ وَمَنْ أَحْسَنَ إِلَى يَتِيمَةٍ أَوْ يَتِيمٍ عِنْدَهُ كُنْتُ أَنَا وَهُوَ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ وَفَرَّقَ بَيْنَ أُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى(رواه امام احمد)

Artinya: Diriwayatkan dari Umamah, sesungguhnya Nabi bersabda, _”Barangsiapa mengusap kepala (membahagiakan, menyantuni dan mengasihi) anak yatim semata-mata karena Allah, maka setiap rambut yang ia usap memperoleh satu kebaikan. Barangsiapa berbuat baik kepada anak yatim di sekitarnya, maka ia denganku ketika di surga seperti dua jari ini. Nabi menunjukkan dua jarinya; jari telunjuk dan jari tengahnya (saking dekatnya).(HR. Imam Ahmad) Hadits ke 212 dari kitab Tanbih al-Ghafilin).

Sebagian dari saudara kita umat Islam ada yang menjadikan hari ‘Asyura 10 Muharram sebagai Iedul Yatama (lebaran anak yatim).

Istilah Lebaran Anak Yatim merupakan TRADISI yang berkembang khususnya di Indonesia, bukan istilah yang berasal langsung dari Arab atau zaman Rasulullah SAW.

Tidak ada dalil yang secara spesifik menyebut tanggal 10 Muharram sebagai lebaran anak yatim. Namun demikian,

  1. Penyebutan istilah lebaran yatim muncul karena masyarakat menganggap hari Asyura sebagai momen istimewa untuk berbagi kepada anak yatim, membahagiakan, menggembirakan dan menyenangkan mereka sehingga dianalogikan seperti perayaan tersendiri bagi mereka. Namun bukan berarti membahagiakan anak yatim hanya pada hari tersebut
  2. Lebaran anak yatim merupakan tradisi baik yang membantu mengingatkan umat Islam untuk lebih peduli terhadap anak yatim, bukan sebagai ritual ibadah yang memiliki kedudukan khusus dalam syariat.
  3. Yang terpenting adalah substansi di balik perayaan lebaran yatim, yaitu menyantuni dan memuliakan anak yatim, sebuah amalan yang nilainya sangat besar di sisi Allah, baik dilakukan di hari Asyura maupun di hari hari lainnya sepanjang tahun.

Urgensi Ibadah Sosial

Dalam surat adzzaariyat ayat 56 Allah SWT berfirman:

 وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِیَعۡبُدُونِ

“Tidaklah Aku ciptakan Jin dan manusia kecuali hanya untuk beribadah kepadaKu”

Dari segi manfaat dan besaran pahala, ada dua kategori ibadah.Yaitu ibadah qoshiroh/fardiyyah (ibadah individual) dan ibadah muta’adiyah (ibadah sosial).

Ibadah qooshirah (individual) adalah ibadah yang manfaatnya hanya dirasakan oleh pelakunya dan pahalanya akan berakhir dengan berhentinya sang pelaku dari melaksanakan ibadah tersebut.Seperti ibadah shalat, puasa, haji dan umroh, zikir dll.

Ibadah muta’adiyah (sosial) adalah ibadah yang manfaatnya dirasakan oleh pelakunya dan orang lain.Dan selama orang lain terus menerus merasakan manfaatnya, pahalanya akan terus mengalir walaupun sang pelaku sudah tidak melaksanakan ibadah tersebut, atau wafat.Seperti mengeluarkan zakat,infaq, sedeqah, menyantuni para janda, orang-orang miskin, kaum dhu’afa’, yatim piatu.

• Ibadah Sosial (Muta’addiyah) Jauh Lebih Utama daripada Ibadah Invidual (Qoshiroh)

Dalam kaedah fiqh disebutkan : “al-Muta’addiyah afdhal min al-Qashirah” (Ibadah sosial yang berefek lebih luas itu lebih utama dari pada ibadah invidual yang berefek terbatas).

Al-Ghazali mengungkapkan :”Al-Naf’u al-muta’addi a’zham min al-naf’i al-qashir” (ibadah yang memberi MANFAAT MENYEBAR LEBIH AGUNG daripada ibadah yang membawa manfaat kepada diri sendiri), (Bidayah al-Hidayyah, halm. 34).

Indikator keutamaan ibadah muta’ddiyah (ibadah sosial) dibanding ibadah ibadah qoshiroh (individual)

Diantara sekian banyak indikator keutamaan Ibadah Sosial dibandingkan dengan ibadah individual adalah :

1. Sorga yang Allah sediakan bagi para pelaku ibadah sosial seperti menyantuni anak yatim jauh lebih berkualitas daripada sorga yg Allah sediakan bagi pelaku ibadah individual (haji mabrur)

Perhatikanlah perbedaan kedua sorga yang terdapat dalam kedua hadits berikut.

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما ، والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة )رواه البخاري ومسلم والترمذي وغيرهم.

“Dari umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada pahala baginya kecuali surga.” (HR.Bukhari, Muslim, Tirmidzi dll).

Dalam hadits di atas Rasulullah shalallahu alaihi wasallam tidak menyebutkan tingkatan surganya melainkan disebut secara umum saja.

Sedangkan dalam hadits berikut ini,

وَعَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم :أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى، وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا .(رَوَاهُ البُخَارِيّ)

Dari Sahl Ibn Sa’ad ra. berkata : Rasulullah saw bersabda :Aku dan orang yang menanggung anak yatim dalam surga seperti ini.Beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahNya dan merenggangkan antara keduanya.(HR.Bukhori)

Hadits di atas menjelaskan bahwa sorga yg Allah subhanahu wata’aalaa sediakan bagi para penyantun anak yatim (ibadah sosial) adalah sorga yg paling berkualitas yaitu Sorganya Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Nabi Muhammad berkesempatan untuk beribadah haji sampai tiga kali, tapi beliau melaksanakannya hanya sekali saja.Beliau juga berkesempatan untuk menunaikan ibadah umrah hingga ratusan bahkan ribuan, tetapi beliau hanya melaksanakannya empat kali saja.

“Beliau hanya satu kali berhaji bukan karena tidak punya uang, melainkan karena beliau selalu menginfaqkan uangnya untuk orang-orang yang tidak mampu,”

Dalam hadis riwayat Muslim rohimahumallah di mana Qatadah bertanya kepada sahabat Anas terkait berapa kali Rasulullah haji dan umrah, sahabat Anas bin Malik menjawab, “Rasulullah naik haji satu kali dan umrah empat kali.

2. Semua indikator kemabruran haji seseorang nampak pada aspek sosial

عَنْ جَابِرِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ، قِيلَ يَا رَسُولَ اللهِ، وَمَا بِرُّهُ؟ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَطِيبُ الْكَلَامِ وفي رواية لأحمد والبيهقي إِطْعَامُ الطَّعَامِ وَإِفْشَاءُ السَّلَامِ

Dari sahabat Jabir bin Abdillah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Haji mabrur tiada balasan lain kecuali surga.” Lalu sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apa (tanda) mabrurnya?” Rasulullah SAW menjawab, “Memberikan makan kepada orang lain dan melontarkan ucapan yang baik.” (HR Ahmad, At-Thabrani, dan Al-Baihaqi).

Dari kedua hadits di atas dapat disimpulkan bahwa semua indikator kemabruran haji seseorang nampak pada aspek sosial :

1. Ith’aamuuttho’aam (إِطْعَامُ الطَّعَامِ) Berjiwa sosial tinggi

Ciri haji mabrur ketiga adalah memiliki rasa jiwa sosial tinggi, terutama kepada orang-orang di sekitar yang kurang mampu.
Contohnya, memperbanyak sedekah, berbagi makanan kepada mereka yang membutuhkan, menyantuni anak yatim serta fakir miskin. Pendek kata dia menjadi LEBIH DERMAWAN. Bahkan … bukan hanya sorga biasa

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما شيئاً

“Saya dan orang yang merawat anak yatim di surga kelak seperti ini,” seraya beliau mengisyaratkan jari tengah dan telunjuknya lalu merenggangkan keduanya.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

2. Thayyibul kalam ( ِطَيِّبُ الْكَلاَم ) Bersikap santun

Ciri haji mabrur yang pertama yaitu memiliki sikap sangat santun atau menghormati kepada siapa saja tanpa merasa dirinya paling istimewa. Indikasi mabrur bisa dilihat dengan interaksi sosialnya. Seberapa bagus komunikasinya dengan suami atau istri, orang tua, anak-anak, tetangga, dan karib kerabatnya. Seseorang yang santun ini berarti tutur katanya sopan, tidak memfitnah, tidak bersikap sombong atau arogan.

3. Ifsya’us salam (إِفْشَاءُ السَّلَامِ) Menebar kedamaian

Ciri haji mabrur berikutnya adalah sifatnya selalu ingin menebar kedamaian sehingga tidak ada rasa benci, iri, atau hal-hal lain yang mengundang pertengkaran.

Namun sayang, mayoritas ummat Islam lebih mengutamakan ibadah individual seperti haji dan umroh berkali-kali dibanding ibadah sosial (mengasihi yatim) yg keutamaannya juah lebih besar dibanding ibadah individual.Pertanyaannya adalah apakah kita yang berkali-kali menunaikan ibadah haji lebih mulia daripada Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam yang hanya sekali seumur hidup menunaikan ibadah haji ?

3. Ibadah individual menjadi tidak bermakna manakala pelakunya melanggar norma-norma kesalehan sosial.

وقال صلى الله عليه وسلم ما امن بي من با ت شبعان وجاره جائع الى جنبه وهو يعلم

*“Tidak beriman kepadaku orang yang makan kenyang, sementara tetangganya kelaparan”,

وَعَنْ جُبَيْرِ بْنِ مُطْعِمٍ – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – – لَا يَدْخُلُ اَلْجَنَّةَ قَاطِعٌ – يَعْنِي: قَاطِعَ رَحِمٍ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Dari Jubair bin Muth’im radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturahim.” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 2984 dan Muslim, no. 2556]

Dalam al-Qur’an, Allah subhanahu wata’aalaa mencap orang-orang yang tidak peduli terhadap nasib fakir miskin sebagai ”pendusta agama”.

أَرَءَیۡتَ ٱلَّذِی یُكَذِّبُ بِٱلدِّینِ ۝ فَذَ ٰ⁠لِكَ ٱلَّذِی یَدُعُّ ٱلۡیَتِیمَ ۝ وَلَا یَحُضُّ عَلَىٰ طَعَامِ ٱلۡمِسۡكِینِ ۝ (QS. Al-Ma’un: 1-3),

_”Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?. Mereka adalah orang yang menelantarkan anak yatim dan tidak peduli terhadap nasib orang miskin

Prof. Dr. Hamka-Allah yarhamhu-memaknai “pendusta agama” adalah orang yang mendustai agama, yaitu mendustai shalatnya, mendustai zakatnya, mendustai puasanya, juga mendustai ibadah hajinya. Karena ibadah spiritual yang ia lakukan (shalat, zakat, puasa, dan haji) tidak berdampak baik pada kesolehan sosialnya, yaitu tidak peduli terhadap nasib anak yatim dan orang miskin.

4. Ganjaran/Pahala amal kebajikan dalam bidang sosial kemasyarakatan lebih besar daripada ibadah sunnah.

السَّاعِي عَلَى الأَرْمَلَةِ وَالمِسْكِينِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوِ القَائِمِ اللَّيْلَ و الصَّائِمِ النَّهَارَ

“Orang-orang yang bekerja keras untuk membantu meringankan beban para janda dan orang miskin, adalah seperti pejuang di jalan Allah, dan seperti orang yang terus menerus salat malam dan terus menerus puasa”(HR. Bukhari & Muslim).

Wallahu a’lam bisshowab

Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Domisili: Thali’a Clauster (Ps. Ceger) Jl. Musholla Nurul Huda No.1, blok B12Jurang Mangu Barat, Kec. Pd. Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten 15222 HP/WA +62852-1737-0897.

Tags: 1 Muharram 1448 HHasan Yazid Al-PalimbangyIbadah SosialLebaran Yatim
Share203Tweet127SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Foto: Ilustrasi Hasan Yazid
Syiar Islam

Ribuan Kali Acara Maulid, Ko Masjid Masih Sepi Jama’ah Shalat Fardhu dan Males bersholawat?

by liputan9news
August 15, 2026
0

Ribuan Kali Acara Maulid, Ko Masjid Masih Sepi Jama'ah Shalat Fardhu dan Males bersholawat?

Read more
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Pengikut Setia Madzhab Syafi’i Pasti Shalat Berjamaah di Masjid

July 17, 2026
Hasan Yazid Al-Palimbangy, M.Ag., Juru Da’wah (da’i/muballigh). Khatib dan narasumber pengajian mingguan, bulanan di masjid-masjid perumahan dan kantor dan penulis buku-buku agama Islam.)

Nobar dan Shobar

July 5, 2026
Foto: Ilustrasi Hasan Yazid

Kapan Sebaiknya Kita Melaksanaan Puasa Tasu’aat dan ‘Asyura Menurut Kalender Masehi 2026?

June 22, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 24, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In