• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Gedung PBNU

Politik Kartelisasi AHWA

June 18, 2026
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Politik Kartelisasi AHWA

Oleh: Andi Najmi Fuaidi

liputan9news by liputan9news
June 18, 2026
in Opini
A A
0
Gedung PBNU

Gedung Pengurus Besar NahdlatulUlama (PBNU) Jalan Kramat Raya No. 164 Jakarta Pusat (Foto: MSN/ASR)

581
SHARES
1.7k
VIEWS

JAKARTA | LIPUTAN9NEWS

 ” Ahwa sejak awal didesain bukan sebagai forum pengurus harian atau mingguan yang sibuk dengan urusan birokrasi organisasi. “

Belakangan ini, sebuah wacana menarik menggelinding di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Muncul usulan agar keanggotaan Ahlul Hali wal Aqdi (Ahwa)—forum tertinggi yang bertugas menentukan arah kepemimpinan dan memilih Rais Aam—dibatasi secara ketat. Syaratnya, calon anggota Ahwa harus sedang menjabat sebagai Syuriyah NU di berbagai tingkatan. Jabatan struktural ingin dijadikan syarat mutlak.

Sepintas, usulan ini terdengar tertib secara administratif. Namun, jika kita cermati lebih dalam, restriksi ini justru berpotensi mereduksi hakikat luhur dari Ahwa itu sendiri. Ada garis batas yang tegas namun halus yang harus kita jaga “Syuriyah adalah jabatan organisasi, sedangkan ulama adalah sebuah maqam keilmuan”.

Ahwa sejak awal didesain bukan sebagai forum pengurus harian atau mingguan yang sibuk dengan urusan birokrasi organisasi. Ia adalah ruang berkumpulnya para ulama pilihan yang membawa otoritas moral serta spiritual tertinggi.

BeritaTerkait:

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

Arah Politik Ekonomi Cina di Indonesia: Antara Investasi, Instrumen Kekuasaan, dan Kedaulatan

Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

NU Abad Kedua: Otokritik yang Belum Selesai

Dalam tradisi pesantren dan NU, seorang ulama dihormati bukan karena mengantongi Surat Keputusan kepengurusan dengan stampel digdaya. Otoritas mereka lahir dari kedalaman ilmu, kejelasan sanad, keluhuran akhlak, panjangnya pengabdian, serta pengakuan tulus dari umat (legitimasi kultural). Jabatan organisasi bersifat administratif dan sementara, sedangkan maqam keilmuan dan kepemimpinan spiritual melekat sepanjang masa.

Banyak pengasuh pesantren besar, para mursyid thariqah, masyayikh kharismatik, dan ulama sepuh yang menjadi rujukan spiritual jutaan warga Nahdliyin justru memilih berada di luar struktur formal. Membatasi Ahwa hanya untuk kalangan Syuriyah berarti secara sengaja menutup pintu bagi para ulama kultural ini. Padahal, keputusan sepenting memilih Rais Aam membutuhkan kebijaksanaan kolektif yang melampaui sekat-sekat birokrasi. Jika ruang ini dipersempit, Ahwa dikhawatirkan bergeser menjadi sekadar forum internal pengurus, bukan lagi representasi utuh dari para masyayikh.

Jika kita bedah menggunakan kacamata teori pemilihan modern, upaya membatasi keanggotaan Ahwa hanya pada lingkaran elite struktural ini sangat dekat dengan fenomena “Cartel Politics” (Politik Kartelisasi) yang digagas oleh Richard Katz dan Peter Mair. Dalam teori ini, terdapat kecenderungan kuat di mana aktor-aktor yang sudah berada di dalam struktur formal membentengi diri (gatekeeping), mempersempit akses bagi aktor luar, dan memutar kekuasaan hanya di lingkaran mereka sendiri. Jika syarat Syuriyah menjadi mutlak, Ahwa rentan terjebak dalam bias kartel ini, di mana proses sirkulasi kepemimpinan tertinggi dianggap hanya berputar di kalangan elite organisasi.

Sebaliknya, Ahwa seharusnya dirawat dengan prinsip “Epistemic Democracy” (Demokrasi Epistemik). Teori kontemporer ini percaya bahwa keputusan terbaik dan paling legitimate lahir ketika sebuah sistem membuka ruang seluas-luasnya bagi konsensus para ahli yang memiliki pengetahuan mendalam (kedalaman fiqih, syariat, dan makrifat). Legitimasi hasil pilihan Ahwa tidak bersumber dari seberapa patuh mereka pada aturan birokrasi, melainkan dari seberapa luas ruang kearifan ulama yang berhasil diwadahi. Semakin inklusif Ahwa merangkul ulama kultural, semakin kokoh pula legitimasi moral dari Rais Aam yang terpilih kelak.

Selain itu, Ahwa memikul mandat besar untuk menentukan nakhoda tertinggi jam’iyyah. Oleh karena itu, independensi dari benturan kepentingan sehari-hari (conflict of interest) menjadi harga yang tidak bisa ditawar. Ulama yang tidak terikat langsung dengan dinamika politik-struktural sering kali memiliki kejernihan berpikir yang lebih objektif dalam melihat masa depan NU.

Membuka pintu Ahwa bagi ulama non-struktural juga merupakan investasi bagi masa depan organisasi. NU tidak pernah kehabisan stok ulama muda potensial dan pengasuh pesantren yang memiliki kapasitas keilmuan mumpuni serta integritas moral yang tinggi. Kebijakan yang inklusif akan memastikan terjadinya regenerasi kepemimpinan ulama yang sehat dan tidak tersumbat oleh aturan administratif yang kaku.

Pengalaman mengabdi di jajaran Syuriyah tentu merupakan nilai tambah yang sangat berharga dan patut menjadi salah satu bahan pertimbangan. Namun, menjadikannya sebagai syarat mutlak adalah sebuah kekeliruan sosiologis dan historis bagi NU.

Parameter utama untuk memilih anggota Ahwa harus tetap dikembalikan pada kualitas keulamaan, keluhuran akhlak, dan tingkat penerimaan (penerimaan jam’iyyah) oleh umat.

Mari kita biarkan aturan dan penormaan syaratsyarat Ahwa yang sudah ada berjalan sebagaimana mestinya tanpa perlu dipersempit. Biarkan Ahwa tetap menjadi forum silaturahmi spiritual, bukan sekadar panggung formalitas para pemegang jabatan. Wallahul muwaffiq ila aqwamith thariq.

Andi Najmi Fuaidi, Ketua LPBH Penguru Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) 2010-2015

AHWA dan Otoritas Keulamaan: Perspektif Akidah Nahdlatul Ulama

Tags: AhwaAndi Najmi FuaidiKartelisasiNahdlatul UlamaNUPolitikRais Aam PBNU
Share232Tweet145SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara
Opini

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

by liputan9news
September 23, 2026
0

Dinamika Demokrasi Indonesia; Dari Politik Ideologi ke Oligarki

Read more
Dr. Robi Nurhadi, Dosen Hubungan Internasional, FISIP Universitas Nasional (E: robinurhadi@yahoo.co.id)

Arah Politik Ekonomi Cina di Indonesia: Antara Investasi, Instrumen Kekuasaan, dan Kedaulatan

September 17, 2026
Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

Paradoks Kiai Imjaz dan Buku NU Abad Kedua

September 13, 2026
KH. Taufik Damas, Lc. MA., Aktiivis Muda NU & Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta.

NU Abad Kedua: Otokritik yang Belum Selesai

September 22, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In