• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Ki Hadjar dan Pesona Pesantren

October 21, 2026
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Bangkit Bergerak: Pergulatan Nahdlatul Ulama Jawa Barat, Banten, dan Jakarta (1926–1941)

October 22, 2026
Barisan santri Tebuireng mengikuti upacara peringatan Resolusi Jihad dan Hari Santri Nasional di lapangan Pesantren Tebuireng (foto: dafa-kopiireng)

Ribuan Santri Tebuireng Antusias Ikuti Apel Hari Santri 2026 Bersama PBNU

October 22, 2026
Momentum Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Serukan Perlawanan terhadap Khilafah, Terorisme, Premanisme, dan Anarkisme

PNIB Ajak Santri dan Pemuda Ikrarkan Generasi Muda Anti Korupsi dan Intoleransi

October 22, 2026
Rais Syuriyah PBNU Imam Jazuli Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai

Rais Syuriyah PBNU Kiai Imjaz Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai

October 21, 2026
KH Agus Salim HS, Pengurus Idarah Aliyah JATMAN, Ketua Lembaga Dakwah PBNU Periode 2015-2021

Khususiyah Bukan Sekadar Ramainya Kehadiran Jamaah

October 21, 2026
Khalid Basalamah jadi saksi dalam sidang kasus korupsi kuota haji (Foto: Mulia/detikcom)

Khalid Basalamah Akui Setor USD554.500 ke KPK dalam Sidang Korupsi Haji

October 21, 2026
Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK (Foto: Dok Liputan9news/MSN)

KPK Sita Pengembalian Rp250 Juta dari PCNU Nias, Ada Jejak ke Muktamar ke-35 NU?

October 21, 2026
KHM. Hamdan Suhaemi, Pengajar Pesantren Ashhabul Maimanah Sampang Susukan Tirtayasa Serang, Wakil Ketua PW GP Ansor Banten, Ketua PW Rijalul Ansor Banten, Sekretaris komisi Haub MUI Banten, Sekretaris Tsani Idaroh wustho Jam’iyah Ahlith Thoriqah Mu’tabaroh An-Nahdliyah Jatman Banten, Ketua FKUB Kab Serang, dan Anggota Dewan Pakar ICMI Provinsi Banten.

NU dan Apologia Kita

October 21, 2026
Rais Syuriyah PBNU KH Imam Jazuli Bongkar Tantangan Besar Pesantren

Rais Syuriyah PBNU KH Imam Jazuli Bongkar Tantangan Besar Pesantren

October 21, 2026
Kiai Imjaz Minta Para Kiai, Gus, Alumni Pesantren Hormati Lembaga Syuriyah dan Rais Aam

5.000 Santri Shalat Istisqa, Kiai Imjaz Kobarkan Tajdid Ekologis

October 20, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Thursday, October 22, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ki Hadjar dan Pesona Pesantren

Oleh: Dr. Nurul Huda SA

liputan9news by liputan9news
October 21, 2026
in Opini
A A
0
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

498
SHARES
1.4k
VIEWS

YOGYAKARTA | LIPUTAN9NEWS

Pondok Pesantren adalah lembaga pendidikan dan sistem pendidikan terbaik, bukan menurut buku-buku pedagogik tetapi menurut pedagogik yang hidup. Anak-anaknya  selalu merasa sebagai anak rakyat, terus insyaf akan kemanusiaan, karena senantiasa hidup dalam dunia kemanusiaan (Ki Hadjar Dewantara, 1928: 370).

Pesantren merupakan  sistem  sekaligus lembaga pendidikan yang paling genuine, autentik, unik, dan fenomenal  dalam  sejarah pendidikan di nusantara. Pesantren bukan hanya dapat bertahan hingga hari ini, lebih dari itu pesantren mengalami perubahan dan perkembangan yang luar biasa hebat.

Menurut van den Berg (1886) pada abad ke-19 berdasarkan statistik resmi pemerintah kolonial Belanda, di Jawa dan Madura terdapat 15.000 pesantren dengan jumlah santri 230.000. Data statistik Kementerian Agama RI pada tahun 2008/2009 mencatat ada 24.206 pesantren di Indonesia dengan jumlah santri sebanyak 3.647.719, dengan perincian 1.953.992 santri putra dan 1.693.727 santri putri.

Kewantekan pesantren sebagai lembaga pendidikan di Indonesia membuktikan bahwa  lembaga ini mampu beradaptasi dan mengakomodasi tuntutan-tuntutan perubahan. Kategori pesantren kini jauh lebih berkembang lagi jika dilihat dari segi  keragaman kultural dan sistem pendidikannya. Pesantren yang pada mulanya hanya mengenal kategori pesantren salafiyah (tradisonal), kini telah banyak pesantren kategori khalafiyah atau ashriyah (modern), kategori campuran salafiyah-khalafiyah, hingga kategori salafi-haraki. Fakta ini menegaskan kembali bahwa pesantren adalah lembaga pendidikan asli Indonesia yang mengakar kuat dalam masyarakat.

BeritaTerkait:

Rais Syuriyah PBNU Kiai Imjaz Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai

Perlawanan dari Pesantren

Penyegelan Ponpes Darun Naim Bogor Tuai Sorotan, KH Imaduddin Sampaikan Keberatan

Kampung Bahari Jadi Kampung Santri, KH Misbahul Munir Siap Merawat Legasi Jenderal Suyudi

Ki Hadjar Dewantara pada tahun 1928, di majalah Wasita Jilid 1 No. 2 Bulan November juga mengakui bahwa pondok pesantren merupakan sistim nasional, dan karena alasan itu pula Perguruan Taman Siswa mengadopsi sistem pendidikan pondok pesantren. Selain karena keunikan sistem pendidikannya yang menyatukan tempat tinggal dan kehidupan guru-murid sehingga proses pengajaran dan pendidikan terbangun secara baik.Tentu kita harus memahami konteks zamannya, bahwa pada tahun-tahun tersebut gerakan perlawanan terhadap kolonial memasuki era baru setelah momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Sumpah pemuda 1928 dengan kumandang Indonesia Raya pada 1928 itu merupakan pemerdekaan Indonesia secara simbolik dan mental. Istilah Hindia Belanda di dekonstruksi dan direkonstruksi menjadi Indonesia. Ki Hadjar yang telah bertahun-tahun aktif dalam gerakan politik kebangsaan sedang berbalik arah melalui jalur pendidikan pembebasan.

Sejarah mencatat bahwa kaum santri yang di gembleng di pesantren tidak pernah alpa melawan penjajah dalam memperjuangkan kemerdekaan. Mereka yang belajar di pesantren pun menurut temuan Nancy K Florida (1996) bukan hanya dari masyarakat kebanyakan, tetapi juga dari kaum bangsawan, dan intelektual keraton, termasuk para penulis babad abad XVII-XIX di Kraton Surakarta. Pangeran Diponegoro adalah salah satu bangsawan yang belajar di pondok pesantren serta mendapatkan derajat mujahidin dalam melawan Belanda, yang di kenal dengan sebutan Perang Diponegoro.

Kaum santri telah mewakafkan jiwa dan raganya untuk melawan penjajah demi kemerdekaan dengan beragam cara; politik, ekonomi, sosial, budaya, pendidikan, termasuk perang fisik. Ki Hadjar Dewantara dengan menyaksikan sendiri wajah revolusioner kaum santri dari pesantren dalam memerangi kaum penjajah itulah yang menjadi alasan paling mendasar, mengapa sistem pesantren diterapkan di Taman Siswa.

Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon. Menyelesaikan Pendidikan sarjana dan magister di UIN Sunan Kalijaga. Mendapatkan gelar  Doktor Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) dari Universitas Negeri Yogyakarta. Anggota Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI). Alumni Pondok Pesantren Al-Qur’aniyy Mangkuyudan Solo dan Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta. Salah satu pendiri  Pondok Pesantren Bumi Cendekia dan Pondok Pesantren Inovasi Bangsa Yogyakarta.

Tags: Ki Hadjar DewantaraNurul Huda SAPesantren
Share199Tweet125SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

Rais Syuriyah PBNU Imam Jazuli Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai
Kesehatan

Rais Syuriyah PBNU Kiai Imjaz Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai

by liputan9news
October 21, 2026
0

Rais Syuriyah PBNU Imam Jazuli Dorong Edukasi Seks dan Kesehatan Mental bagi Ibu Nyai

Read more
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Perlawanan dari Pesantren

October 16, 2026
KH-Imaduddin-Utsman-al-Bantani-

Penyegelan Ponpes Darun Naim Bogor Tuai Sorotan, KH Imaduddin Sampaikan Keberatan

October 7, 2026
KH Misbahul Munir

Kampung Bahari Jadi Kampung Santri, KH Misbahul Munir Siap Merawat Legasi Jenderal Suyudi

October 6, 2026
Load More

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Amsar A. Dulmanan, NU dan Politik Transaksional: Telaah Kritis atas Relasi Ulama dan Negara

Bangkit Bergerak: Pergulatan Nahdlatul Ulama Jawa Barat, Banten, dan Jakarta (1926–1941)

October 22, 2026
Barisan santri Tebuireng mengikuti upacara peringatan Resolusi Jihad dan Hari Santri Nasional di lapangan Pesantren Tebuireng (foto: dafa-kopiireng)

Ribuan Santri Tebuireng Antusias Ikuti Apel Hari Santri 2026 Bersama PBNU

October 22, 2026
Momentum Hari Santri dan Sumpah Pemuda, Gus Wal Serukan Perlawanan terhadap Khilafah, Terorisme, Premanisme, dan Anarkisme

PNIB Ajak Santri dan Pemuda Ikrarkan Generasi Muda Anti Korupsi dan Intoleransi

October 22, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In