• Latest
  • Trending
  • All
  • Politik
Abdul Muiz Ali

Niat Puasa: Setiap Malam atau Cukup Sekali dalam Sebulan?

March 21, 2023
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

Imam Jazuli Foundation Gelar Gala Dinner Pasca Muktamar, Dorong Rekonsiliasi dan Penguatan Ukhuwah Nahdliyin 

September 25, 2026
Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

Imam Jazuli Foundation Buka Workshop, Rumah Tangga Nyai Kunci Perjuangan Pesantren?

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

Ali Masykur Musa Bahas Peran Naqsyabandiyah di Forum Dunia

September 24, 2026
Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

Ali Masykur Musa Pimpin Naqshbandi Dunia

September 24, 2026
Sulaiman Djaya

Tentang Penulisan Puisi – Robert Frost dan Walt Whitman

September 24, 2026
Dr. Nurul Huda SA, Staf Pengajar Programs Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Cirebon.

Daya Pesona Perpustakaan

September 24, 2026
Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

Gus Ipul Siapkan Somasi Atas Tudingan Aliran Rp480 Miliar ke Muktamar ke-35 NU

September 23, 2026
  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang
Friday, September 25, 2026
  • Login
Liputan9 Sembilan
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Wisata-Travel
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Dunia Islam
    • Al-Qur’an
    • Ngaji Kitab
    • Muallaf
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Filantropi
    • Seputar Haji
    • Amaliah NU
    • Tasawuf
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Sejarah
    • Buku
    • Pendidikan
    • Seni Budaya
No Result
View All Result
Liputan9 Sembilan
No Result
View All Result
Home Dunia Islam Tanya-Jawab

Niat Puasa: Setiap Malam atau Cukup Sekali dalam Sebulan?

liputan9news by liputan9news
March 21, 2023
in Tanya-Jawab
A A
1
Abdul Muiz Ali

KH. Abdul Muiz Ali, Alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang sekarang sebagai Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat, Sekretaris Panitia Pengiriman Da'i Internasional Lembaga Dakwah PBNU, dan Direktur LAZISMA/Foto: Liputan9News

530
SHARES
1.5k
VIEWS

Pertanyaan:
Assalamualikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Pak Kiai apakah niat puasa itu wajib setiap malam atau cukup sekali saja dalam sebulan. Niatnya harus malam hari atau boleh disiang hari. Terima Kasih Pak Kiai. (Penanya: Nurhayati, Pamekasan)

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

BeritaTerkait:

MUI Pusat Sorot Sound Horeg, KH Abdul Muiz Ali: Terus Langgar Aturan, Lebih Baik Ditiadakan

MUI Tegaskan Hadiah Lomba Agustusan dari Uang Pendaftaran Masuk Kategori Judi

Lomba dan Karnaval dalam Rangka HUT RI Jangan Jadikan Ajang Judi dan Kampanye LGBT

Benarkah Dilarang Menikah di Bulan Maulid?

Kiai Menjawab:
Ibu Nurhayati, semoga Allah merahmatinya. Amin. Terkait dengan pertanyaan Ibu Nurhayati, perlu diperhatikan bahwa niat dalam ibadah bagian dari sesuatu yang terus melekat sekaligus menjadi barometer keluhuran dan kualitas ibadah itu sendiri. Keabsahan dan atau kadar kualitas ibadah tertentu tergantung hanya sejauh mana seorang dapat menempatkan niatnya. Niat adalah start sekaligus finish dari kualitas ibadah seseorang. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus..” (QS. Al Bayyinah: 5).

Ulama menyebutnya, niat bisa menjadi sesuatu yang sakral karena ia merupakan separuh dari Islam dan sepertiga dari ilmu. Hampir dari semua perintah dalam ajaran Islam; shalat, puasa, zakat, haji dan ibadah lainnya tidak lepas dari niat. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى

“Sesungguhnya segala amal perbuatan bergantung (hanya) pada niatnya dan sesungguhnya seseorang (hanya) akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan yang diniatkannya”. (HR. Bukhori dan Muslim).

Dalam hadis ini kata a’mal dan kalimat li kulli imri’in ma nawa sama-sama diawali dengan adat hasyr berupa Innama; yaitu amil yang berfungsi untuk membatasi yang biasa diartikan “hanya”. Artinya, dalam hadis di atas memberikan pengertian kepada kita, bahwa diterimanya amal perbuatan ibadah hanya tergantung pada niatnya dan seorang itu akan mendapat kualitas perbuatan ibadahnya hanya tergantung pula pada niatnya.

Karena pentingnya niat, Imam Bukhari dan Imam An-Nawawi menempatkan bab niat pada pembahasan pertama dalam kitab hadisnya yang diawali dengan hadis riwayat Bukhari dan Muslim: Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallama bersabda:

إنَّمَا الأعمَال بالنِّيَّاتِ وإِنَّما لِكُلِّ امريءٍ ما نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُولِهِ فهِجْرَتُهُ إلى اللهِ ورَسُوْلِهِ ومَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُها أو امرأةٍ يَنْكِحُهَا فهِجْرَتُهُ إلى ما هَاجَرَ إليهِ

“Sesungguhnya segala amal perbuatan hanya bergantung pada niatnya. Setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.”(HR. Bukhari dan Muslim).

Abdurrahman bin Kamaluddin Abu Bakr bin Muhammad bin Sabiquddin, Jalaluddin al-Misri as-Suyuthi asy-Syafi’i al-Asy’ari, yang lebih dikenal dengan sebutan Imam as-Suyuthi, ketika memulai penulisan kitab kaidah fikih, al-Asybah wa al-Nazha’ir, ia memulainya dengan kaidah fikih:

الأُمُوْرُ بِمَقَاصِدِهَا

Semua perkara tergantung pada tujuannya. Kaidah ini mengadopsi dari pesan hadis di atas.

Niat dalam fikih diperlukan dalam rangka untuk membedakan antara ibadah dan kebiasaan. Menurut madzhab Hanafi, niat adalah bermaksud taat menjalani perintah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah. (Hasyiah Ibnu Abidin, I/105).

Sedangkan menurut madzhab Maliki, niat adalah bermaksudnya seorang mukallaf terhadap sesuatu yang di perintah. (Hasyiah al-Adwi, I/203). Sementara Syafi’iyah berpendapat, sebagaimana yang disampaikan Imam Al-Mawardi, niat adalah bermaksud melakukan sesuatu yang bersamaan dengan pekerjaanya.

Jika tidak bersamaan dengan pekerjaannya, maka disebut keinginan atau azam (al-Mantsur fi al-Qawaid, III/284). Madzhab Hambali mendefinisikan niat, sebagaimana yang disampaikan Imam al-Buhuti, adalah keinginan dalam hati untuk menjalankan ibadah dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah.

Niat Puasa, Harus Tabyit apa Tajdid?
Ulama dari kalangan Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali sepakat bahwa puasa tidak sah kalau tanpa niat. Hanya saja ulama berbeda pendapat, apakah niat puasa di bulan Ramadhan itu harus di malam hari (tabyit) dan apakah niat itu harus di ulang-ulang (tajdid) setiap hari?. Jumhurul Fuqoha, Madzhab Maliki, Syafi’i dan Hambali berpendapat, niat puasa Ramadhan harus di malam hari (Tabyit) sebelum masuk waktu Shubuh. Hal ini berdasarkan hadis riwayat Imam Bukhori di atas dan atsar sahabat, riwayat Sayyidah Hafshoh istri Nabi yang berkata:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

“Barangsiapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.”

Untuk soal memperbarui niat setiap hari (tajdid) ulama juga berbeda pendapat: Pertama, menurut Jumhurul Fuqoha dari madzhab Hanafi, Syafi’i dan Hambali, niat puasa Ramadhan harus dilakukan setiap hari (tajdid). Kedua, menurut madzhab Maliki niat puasa Ramadhan tidak wajib diperbarui (Tajdid) setiap hari, dengan alasan setiap ibadah yang harus dilakukan secara terus menerus atau berkesinambungan seperti halnya puasa Ramadhan, maka niat puasanya cukup satu kali pada awalnya saja.

Pendapat kedua ini bisa dijadikan langkah antisipasi oleh kita jika khawatir niat puasanya lupa pada hari-hari berikutnya. Ulama Syafi’iyah, sepetihalnya banyak dijelaskan dalam literatur fikih Syafi’i, menganjurkan agar pada malam pertama awal Ramadan niat puasanya diniatkan satu bulan penuh dengan redaksi niat; saya niat puasa fardhu di semua hari bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta’ala.

Dengan model niat dan taqlid kepada Imam Malik seperti ini, maka puasanya tetap dihukumi sah misalnya lupa tidak niat dihari-hari berikutnya. Akan tetapi, agar tetap mendapat pahala yang berlipat, kalau kita masih ingat untuk niat dimalam hari, maka kita wajib niat sebagaimana yang diatur dalam tuntunan puasa Ramadhan dalam madzhab Syafi’i. Wallahu A’lam

Penanya: Nurhayati, Pamekasan
Penjawab: KH. Abdul Muiz Ali, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat

Tags: KH. Abdul Muiz AliNiat PuasaPuasa RamadlanTanya-Jawab
Share212Tweet133SendShare
liputan9news

liputan9news

Media Sembilan Nusantara Portal berita online yang religius, aktual, akurat, jujur, seimbang dan terpercaya

BeritaTerkait

KH Abdul Muiz Ali atau Kiai AMA
Nasional

MUI Pusat Sorot Sound Horeg, KH Abdul Muiz Ali: Terus Langgar Aturan, Lebih Baik Ditiadakan

by liputan9news
September 12, 2026
0

MUI Pusat Sorot Sound Horeg, Kiai Muiz Ali: Terus Langgar Aturan, Lebih Baik Ditiadakan

Read more
Abdul Muiz Ali

MUI Tegaskan Hadiah Lomba Agustusan dari Uang Pendaftaran Masuk Kategori Judi

August 8, 2026
Abdul Muiz Ali (Kiai AMA)

Lomba dan Karnaval dalam Rangka HUT RI Jangan Jadikan Ajang Judi dan Kampanye LGBT

August 7, 2026
Foto: Ilustrasi

Benarkah Dilarang Menikah di Bulan Maulid?

August 6, 2026
Load More

Comments 1

  1. finessa says:
    7 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gus Yahya

PBNU Respon Rais Am JATMAN yang telah Demisioner dan Teken Sendirian Surat Perpanjangan Kepengurusan

November 26, 2024
Akhmad Said Asrori

Bentuk Badan Hukum Sendiri, PBNU: JATMAN Ingin Keluar Sebagai Banom NU

December 26, 2024
Jatman

Jatman Dibekukan Forum Mursyidin Indonesia (FMI) Dorong PBNU Segera Gelar Muktamar

November 22, 2024
Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

Al-Qur’an Surat Yasih Arab-Latin dan Terjemahnya

2632
KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

KBRI Tunis Gelar Forum Peningkatan Ekspor dan Investasi di Sousse, Tunisia

760
KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

KA Turangga vs KA Commuter Line Bandung Raya Tabrakan, Apa Penyebabnya?

143
Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

Hilman Latief Ungkap Istilah “Tendangan Tanpa Bayangan” dalam Sidang Korupsi Kuota Haji

September 25, 2026
MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

MUSPIMNAS BEM PTNU 2026: Dorong Stabilitas Nasional, Ekonomi Kerakyatan, dan Tata Kelola Organisasi

September 25, 2026
Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

Mantan Mensos Bachtiar Chamsyah Meninggal Dunia

September 25, 2026
Logo Liputan9
Logo Liputan9.id

Tentang Kami

  • Iklan
  • Kontak
  • Legalitas
  • Media Sembilan Nusantara
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Tentang

Alamat dan Kontak

Alamat: Jl. Antara No.12, RT 07/RW 01, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
Telepon: (021) 3506766
WA : 081212711146

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Media Sembilan Nusantara

Copyright © 2024 Liputan9news.

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
  • Artikel
    • Opini
    • Resensi
    • Download
  • Ekonomi
    • Wisata-Travel
    • Bisnis
    • Karir
    • UMKM
    • Lowongan Kerja
  • Politik
    • Pilkada
    • Pilpres
  • Kesehatan
  • Dunia Islam
    • Filantropi
    • Amaliah NU
    • Al-Qur’an
    • Tasawuf
    • Muallaf
    • Sejarah
    • Ngaji Kitab
    • Khutbah
    • Tanya-Jawab
    • Ramadan
    • Seputar Haji
    • Syiar Islam
  • Lainnya
    • Agenda
    • Pendidikan
    • Sejarah
    • Buku
    • Tokoh
    • Seni Budaya

Copyright © 2024 Liputan9news.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In